Calon wakil presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik terhadap sistem ekonomi pemerintah saat ini yang disebutnya tidak bisa mencegah kebocoran kekayaan nasional Indonesia. Dia mengajak masyarakat bersama-sama mengadakan perubahan dan mengoreksi sistem itu untuk menghentikan kebocoran, atau tetap lanjutkan bila tidak menginginkan perubahan.
Kritik tersebut diutarakan Prabowo saat berdialog dengan ratusan distributor jamu, penjual jamu gendong, dan pengecer jamu di Pabrik PT Sido Muncul di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/6). Prabowo datang didampingi tim sukses Mega-Pro, antara lain Tjahjo Kumolo, Fadli Zon, dan Muchdi Pr.
“Kekayaan nasional kita bocor. Lari ke luar negeri, tidak tinggal di Indonesia. Akibatnya tidak cukup uang berputar. Kalau ini tidak diubah rakyat, tetap tidak akan sejahtera. Tidak cukup uang untuk sekolah, rumah sakit, atau menaikkan gaji pegawai negeri sipil atau swasta,” ujarnya.(Kompas.com)