• Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Tolak Calon Tunggal, Gerindra Segera Deklarasikan Prabowo Capres

pengundian-nomor-urut-peserta-pemilu-2019_20180219_004643

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak ambil pusing dengan langkah politik yang dilakukan sejumlah tokoh dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang.

Termasuk safari politik yang dilakukan Agus Harimurti Yudhoyono(AHY), yang terakhir menemui Joko Widodo.

“Kita menghargai hak masing-masing partai politik untuk mengambil langkah politiknya. Sebagaimana juga kami Gerindra punya hak untuk menentukan langkah politik kami sendiri. Jadi presiden mau bertemu dengan siapapun dengan partai manapun,” katanya.

“Kami menghargai bahwa itu menjadi ikhtiar presiden karena secara konstitusi pak Jokowi masih memiliki hak satu kali maju. Jadi kami menghargai. Demikian juga Partai Demokrat untuk bertemu siapapun,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (7/3/2018).

‎Hanya saja partai Gerindra menurut Muzani akan menentang keras bila komunikasi-komunikasi politik sekarang ini mengarah pada Calon tunggal Pilpres 2019.

“Gerindra tidak ingin ini jadi satu calon tunggal itu saya kira apa yang kita bangun sebagai proses demokrasi selama sekian tahun berujung pada kesimpulan ini saja,” katanya.

Oleh karena itu Gerindra menurut Muzani pasti akan mengusung calon Presiden dalam Pemilu 2019.

Gerindra akan mengusung Prabowo Subianto yang akan dideklarasikan sebelum Pilkada.

“Insyaallah dalam waktu yang pendek, pak Prabowo akan segera menyampaikan jawaban bahwa beliau memenuhi permintaan kader. Sebelum pilkada Insyaallah,” katanya.

 

Sumber

 

 

 


Sekjen PSI Cuit ‘Tukang Buat Hoax’, Gerindra: Jangan Cari Sensasi

gerindra

Sekjen PSI sempat mencuitkan soal ‘tukang buat hoax’ di akun Twitter-nya, walaupun dia mengelak cuitan tersebut untuk Waketum Gerindra Fadli Zon. Pernyataan Toni dikritik Wasekjen Gerindra Andre Rosiade.

“Pernyataan ini kan sangat kita sayangkan. Terkesan lempar batu sembunyi tangan. Begitu di-mention Fadli Zon, dia bilang tidak me-mention Fadli Zon,” ujar Andre saat dihubungi, Senin (5/3/2018).

Ia pun meminta Toni tidak menambah kegaduhan politik serta mencari sensasi demi mendongkrak elektabilitas partainya. Andre berharap Toni bisa bersikap dewasa dalam berpolitik.

“Saya minta Raja Juli Antoni jangan menambah kegaduhan baru. Jangan mencari-cari sensasi untuk menaikkan eletabiltas partainya. Lalu jadi politisi itu harus berani mempertanggungjawabkan omongannya. Belajarlah berpolitik sesuai etika. Ada sopan santun dan kenegarawanan,” sebutnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial Twitter gambar admin sindikat penyebar hoax admin Muslim Cyber Army (MCA) berfoto bareng Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Waketum Gerindra Fadli Zon berlanjut. Sekjen PSI Raja Juli Antoni, ikut berkomentar.

“Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @anandasukarlan. Yang setuju RT pls!” tulis Toni, Jumat (2/3).

Tweet Toni ini kemudian ditanggapi Fadli Zon. Dia mempertanyakan siapa yang dimaksud Toni sebagai ‘tukang buat hoax’.

“Apakah Bro @AntoniRaja sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Sy perlu memastikan twit anda,” tulis Fadli Zon.

Toni mengelak jika dikatakan pernyataan yang ditulisnya di Twitter ditujukan untuk Fadli Zon.

“Saya kan nggak (sebut) Pak Fahri Hamzah atau Pak Fadli atau MCA atau Saracen. Saya nggak bilang kan,” kata Toni di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3).

Ramai-ramai ini berawal dari Fadli Zon yang mengungkapkan niat mempolisikan Ananda Sukarlan karena menyebarkan hoax soal Fadli berfoto dengan admin MCA. Padahal orang yang disebut sebagai admin MCA itu, menurut Fadli, sebenarnya pendukung Anies-Sandi.

 

Sumber


Gerindra Belum Pertimbangkan Anies Sebagai Cawapres

anies-baswedan-_170717185131-854

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum dipertimbangkan oleh Partai Gerindra untuk dijagokan sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, pasalnya kader Partai Gerindra masih menginginkan sosok Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai capres.

“Saya kira kalau bagi Gerindra kita solid akan mendukung Pak Prabowo untuk menjadi calon presiden,” kata Fadli di Komplek Parlemen Senayan, Senin (26/2).

Selain itu, Wakil Ketua DPR tersebut mengatakan saat ini hanya ada dua nama yang berpotensial menjadi capres berdasarkan hasil survey, yaitu Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Sedangkan nama-nama lain selain dua tokoh tersebut menurut Fadli lebih kepada nama-nama yang berpotensi menjadi cawapres.

Terkait nama Anies Baswedan yang diisukan menjadi cawapres, Fadli mengaku masih belum mengetahui hal tersebut. Menurutnya hal itu perlu dibicarakan dengan partai mitra koalisi.

“Artinya kan ada calon dari PKS, PAN, atau dari calon partai lain dan juga yang dari luar itu. Ini pasti didudukan bersama,”katanya.

Menurut Fadli, dalam politik kemungkinan bisa saja terjadi. Ia menambahkan, Partai Gerindra tetap akan melihat secara rasional terutama untuk mencalonkan presiden harus ada 20 persen presidential treshold.

“Tidak ada satu pun partai termasuk Partai Gerindra yang bisa mengusung capres-cawapres sendiri, sehingga perlu adanya kesepakatan dengan partai mitra koalisi,” ujarnya.

 

Sumber


Terkait Pilpres 2019, Fadli Zon: Yang Mau Jadi Cawapres Prabowo Cukup Banyak

fadlizon

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menanggapi hal terkait kesiapan Prabowo untuk maju dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2019.

Fadli mengatakan secara informal bursa nama calon wakil presiden Prabowo Subianto sudah banyak muncul. Hanya saja, ia enggan menyebutkannya.

“Kalau secara informal sudah ada, lobi secara informal juga cukup banyak. Yang mau jadi cawapres juga cukup banyak,” kata Fadli, pada Senin (26/02/2018) kemarin.

Saat ditanya kriteria cawapres, ia belum mau menyebutkannya. Sebab, saat ini masih persiapan dan ancang-ancang melalui komunikasi politik. Termasuk melakukan komunikasi dengan mitra koalisi soal kriteria cawapres.

“Bahkan nanti kalau waktunya sudah pas, mungkin nama-namanya siapapun harus kesepakatan bersama,” kata Fadli.

Menurutnya, saat ini belum ada penggodokan maupun penyaringan nama cawapres. Sebab, penentuan cawapres dianggap masih jauh.

“Belum, belum, saya kira kami masih punya waktu beberapa bulan,” pungkasnya.

 

Sumber

 

 


DPD Gerindra Banten deklarasi Prabowo capres 2019

DPD Gerindra Banten deklarasi Prabowo capres 2019

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Banten pada hari ini akan melakukan deklarasi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

Acara tersebut akan dilakukan Di kantor DPD Partai Gerindra Banten di Kompleks Depag, Blok B No 9, Lingkungan Ciwaru, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten pada pukul 11.00 WIB, Sabtu (24/2).

“Acara internal Gerindra Banten untuk mendukung pak Prabowo, Dipimpin oleh ketua DPD Banten Pak Desmon,” ujar Andra Soni Pengurus DPD Partai Gerindra Banten ketika dikonfirmasi.

Andra mengungkapkan, DPD Gerindra Banten mendukung Prabowo maju di pilpres 2019 karena sosok Prabowo sangat tepat untuk menjadi Presiden RI pada saat ini.

“Dia adalah pemimpin kami di partai, dan kami sudah merasakan dipimpin beliau,” ujar Andra.

Andra mengatakan, deklarasi dukungan terhadap Prabowo menjadi Capres 2019 juga dilakukan oleh DPD Partai gerindra di wilayah lain.

 

Sumber


825 Pages« First...8910...20...Last »