• Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Tiga Diva Digaet Gerindra Jadi Jurkam

Tak mau kalah dengan manuver partai lain, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) telah menggaet tiga artis papan atas ( 3 Diva ) yakni Krisdayanti, Titi DJ dan Ruth Sahanaya menjadi juru kampanye (jurkam) Gerindra .

Kepastian digaetnya tiga diva yang disebut-sebut bertarif Rp 2 miliar sekali manggung itu, disampaikan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.

“Betul, tiga diva itu jadi jurkam Gerindra. Kita sengaja mengajak mereka karena popularitasnya demikian tinggi dan kebetulan ketiganya bersedia menjadi jurkam,” ungkap Muzani.

Dengan tiga diva ini, Muzani optimistis, partainya bisa meraup suara dari kalangan masyarakat perkotaan, pemilih pemula seperti pelajar dan mahasiswa yang selama ini berpotensi menjadi golput.

“Mereka populer di masyarakat kota dan kelas menengah. Selain itu, para pelajar dan mahasiswa yang suka golput mudah-mudahan bisa tertarik dan memilih Gerindra pada pemilu nanti,” kata Muzani.

Selain itu, sejumlah artis juga telah direkrut menjadi calon legislatif (caleg), yakni, artis dangdut Djaja Miharja, Rachel Mariam, dan Djamal Mirdad, Megi Z dan Mega Mustika.

“Djaja Mirhaja dicalegkan di daeral pemilihan Jawa Barat, Rahel Mariam di Bandung, sedangkan Jamal Mirdad di dapil Jateng,” ungkap bekas politisi PBR ini.

Dipasangnya para seleberitis tersebut, kata Muzani, atas dasar permintaan para pengurus Gerindra daerah serta kecenderungan masyarakat yang lebih memilih figur artis dalam pemilu mendatang.

“Jadi ini bukan sikap latah terhadap fenomena belakangan ini, tetapi murni karena permintaan daerah dan masyarakat di sana,” kilahnya. (berpolitik.com)


Bakti Sosial Korban Kebakaran Tambora

Fadli Zon & Halida Hatta selaku pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra memberikan bantuan untuk meringankan korban kebakaran di Jalan Duri Dua, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

[nggallery id=2]


Prabowo Subianto resmi jadi anggota Partai GERINDRA

Setelah mengadakan pemikiran yang mendalam, demi untuk memperjuangkan kepentingan kaum tani,    nelayan,   dan buruh,  serta  seluruh rakyat Indonesia,  maka  pada  hari  Sabtu,  12 Juli 2008 , H. Prabowo Subianto  resmi menyatakan dirinya keluar dari Partai Golkar dan bergabung berjuang bersama  partai yang bernomor urut ‘5’,  Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA).
Pernyataan bergabungnya Prabowo, tokoh yang terkenal tegas dan cerdas tersebut disampaikan dihadapan ratusan pengurus DPP, DPD dan DPC Partai Gerindra, saat syukuran lolosnya partai berlambang kepala burung garuda itu menjadi peserta pemilu 2009, di Gunungputri, Bogor.

Bergabungnya jendral berbintang tiga tersebut langsung disambut dengan teriakan ‘hidup Prabowo, hidup Gerindra !!  Tidak hanya membuat pernyataan, Prabowo juga langsung mengisi formulir kartu tanda anggota partai dan mendapatkan nomor anggota  AA.05.000008.07.08. dari DPC Jakarta Selatan. (MAM)


Dinasti Politik, Regenerasi yang Tidak Tepat

Kalangan parpol yang sudah menyiapkan strategi regenerasi penyusunan calon legislatif (caleg) pada pemilu 2009 dari keluarganya sendiri dinilai pengamat politik Arbi Sanit sebagai regenerasi yang tidak tepat. Menurut dia, fenomena ini adalah dinasti politik yang terlalu banyak kelemahan dibanding keuntungannya.

Fenomena yang sedang trend di kalangan para politisi  saat ini adalah tidak sedikit dari mereka yang memasukkan anak atau keluarganya dalam daftar caleg sebagai investasi politik jangka panjang. Sekaligus penerus kiprah mereka di pentas politik nasional.

Antara lain tercatat, Partai Demokrat yang akan mencalonkan Putra SBY, Edi Baskoro sebagai caleg dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta. Demikian halnya, PDIP yang turut mencalonkan putri Megawati, Puan Maharani. Serta Partai Golkar yang tengah menyiapkan generasi lapis kedua dari elitenya, Dave laksono yang merupakan putra Agung Laksono.

Kondisi seperti ini, menurut Arbit Sanit bukan merupakan fenomena baru dalam kancah perpolitikan dunia.

“Dinasti politik itu biasa dalam dunia perpolitikan. Dan itu mengandung banyak kerugian yang melekat di dalamnya,” ujar Arbi saat dihubungi okezone melalui telepon, Kamis (10/7/2008).

Arbi mencontohkan langkah politik George Bush dan JF Kennedy di Amerika, yang sama-sama menerapkan dinasti politik.

“Keuntungannya mereka mempunyai peluang membangun kepemimpinan secara pasti. Dan dalam jangka panjang mereka telah siap dan dipersiapkan,” imbuhnya.

Namun demikian, Arbi menyatakan dinasti politik terlalu banyak pelapukan-pelapukan dalam regenerasinya. Meskipun Arbi mengaku dinasti ini tidak sepenuhnya busuk jika ada dinasti alternatif.

“Jadi yang kemudian berkembang dalam politik itu tidak hanya satu dinasti. Dengan begitu Demokrasi tetap akan bisa berjalan,” katanya lagi.

Secara tegas Arbi menyangkal jika fenomena elit politik sekarang itu dinilai sebagai regenerasi poltik. “Kalau dikatakan regenerasi itu waktunya terlalu pendek, minimal butuh tenggang waktu 25 tahun untuk sebuah regenerasi,” pungkasnya. (okezone.com)


Konsolidasi Nasional Partai Gerindra se-Indonesia

Setelah dinyatakan berhak mengikuti Pemilu 2009, seluruh jajaran pengurus Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) ditingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Indonesia mengadakan konsolidasi di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta.

Konsolidasi yang diadakan dari tanggal 11 Juli sampai 13 Juli 2008 ini diadakan untuk memantapkan dan menyatukan misi dan visi partai yang bernomor 5 itu.

Dalam kesempatan itu pula diadakan semacam pembekalan tentang Manifesto Perjuangan Partai, Arah kebijakan Partai, tata cara Pemilu dan Pemenangan Pemilu 2009, yang akan diisi oleh jajaran DPP dan para ahlinya. Ketika berita ini ditulis berbagai DPD dan DPC dari Kaltim, Jateng, Kalsel, Yogya, Jatim, Sumbar, Bali, NTB, NTT, Gorontalo, Sumsel sudah pada berdatangan ke Asrama Haji Pondok Gede.

Esok harinya rencananya akan diadakan syukuran atas lolosnya partai berlambang kepala garuda itu menjadi peserta Pemilu 2009.(Ardi)


802 Pages« First...10...798799800...Last »