• Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Gerindra Belum Pertimbangkan Anies Sebagai Cawapres

anies-baswedan-_170717185131-854

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum dipertimbangkan oleh Partai Gerindra untuk dijagokan sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, pasalnya kader Partai Gerindra masih menginginkan sosok Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai capres.

“Saya kira kalau bagi Gerindra kita solid akan mendukung Pak Prabowo untuk menjadi calon presiden,” kata Fadli di Komplek Parlemen Senayan, Senin (26/2).

Selain itu, Wakil Ketua DPR tersebut mengatakan saat ini hanya ada dua nama yang berpotensial menjadi capres berdasarkan hasil survey, yaitu Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Sedangkan nama-nama lain selain dua tokoh tersebut menurut Fadli lebih kepada nama-nama yang berpotensi menjadi cawapres.

Terkait nama Anies Baswedan yang diisukan menjadi cawapres, Fadli mengaku masih belum mengetahui hal tersebut. Menurutnya hal itu perlu dibicarakan dengan partai mitra koalisi.

“Artinya kan ada calon dari PKS, PAN, atau dari calon partai lain dan juga yang dari luar itu. Ini pasti didudukan bersama,”katanya.

Menurut Fadli, dalam politik kemungkinan bisa saja terjadi. Ia menambahkan, Partai Gerindra tetap akan melihat secara rasional terutama untuk mencalonkan presiden harus ada 20 persen presidential treshold.

“Tidak ada satu pun partai termasuk Partai Gerindra yang bisa mengusung capres-cawapres sendiri, sehingga perlu adanya kesepakatan dengan partai mitra koalisi,” ujarnya.

 

Sumber


Terkait Pilpres 2019, Fadli Zon: Yang Mau Jadi Cawapres Prabowo Cukup Banyak

fadlizon

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menanggapi hal terkait kesiapan Prabowo untuk maju dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2019.

Fadli mengatakan secara informal bursa nama calon wakil presiden Prabowo Subianto sudah banyak muncul. Hanya saja, ia enggan menyebutkannya.

“Kalau secara informal sudah ada, lobi secara informal juga cukup banyak. Yang mau jadi cawapres juga cukup banyak,” kata Fadli, pada Senin (26/02/2018) kemarin.

Saat ditanya kriteria cawapres, ia belum mau menyebutkannya. Sebab, saat ini masih persiapan dan ancang-ancang melalui komunikasi politik. Termasuk melakukan komunikasi dengan mitra koalisi soal kriteria cawapres.

“Bahkan nanti kalau waktunya sudah pas, mungkin nama-namanya siapapun harus kesepakatan bersama,” kata Fadli.

Menurutnya, saat ini belum ada penggodokan maupun penyaringan nama cawapres. Sebab, penentuan cawapres dianggap masih jauh.

“Belum, belum, saya kira kami masih punya waktu beberapa bulan,” pungkasnya.

 

Sumber

 

 


DPD Gerindra Banten deklarasi Prabowo capres 2019

DPD Gerindra Banten deklarasi Prabowo capres 2019

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Banten pada hari ini akan melakukan deklarasi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

Acara tersebut akan dilakukan Di kantor DPD Partai Gerindra Banten di Kompleks Depag, Blok B No 9, Lingkungan Ciwaru, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten pada pukul 11.00 WIB, Sabtu (24/2).

“Acara internal Gerindra Banten untuk mendukung pak Prabowo, Dipimpin oleh ketua DPD Banten Pak Desmon,” ujar Andra Soni Pengurus DPD Partai Gerindra Banten ketika dikonfirmasi.

Andra mengungkapkan, DPD Gerindra Banten mendukung Prabowo maju di pilpres 2019 karena sosok Prabowo sangat tepat untuk menjadi Presiden RI pada saat ini.

“Dia adalah pemimpin kami di partai, dan kami sudah merasakan dipimpin beliau,” ujar Andra.

Andra mengatakan, deklarasi dukungan terhadap Prabowo menjadi Capres 2019 juga dilakukan oleh DPD Partai gerindra di wilayah lain.

 

Sumber


Anies Tidak Melanggar Perda

Anies Tidak Melanggar Perda

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Mohamad Taufik mengaku mendukung penuh kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang ingin melegalkan becak kembali beroperasi di Jakarta.

Dia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sama sekali tak melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang melarang becak beroperasi di Jakarta.

“Nggak (melanggar Perda),” tegasnya kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/2).

Pasalnya, menurut dia, sekalipun ada Perda yang melarang, pada kenyataannya becak masih saja beroperasi di jalanan kampung di Jakarta.

“Sekarang kenapa anda nggak tanya, itu melanggar Perda nggak kalau sekarang? Sekarang kan ada, ya nggak pernah diributin. Begitu kita kasih dan bagus juga anda ribut,” ketusnya.

Meski demikian, untuk mendapatkan kepastian  hukum, anak buah Prabowo Subianto ini mengatakan bahwa Perda yang melarang beroperasinya becak di ibu kota perlu dirubah.
“Nanti Perda-nya bisa diubah,” tukasnya.

 

Sumber


Pilgub Sumsel, Gerindra sebut Aswari-Irwansyah bidik pemilih muda

Pilgub Sumsel, Gerindra sebut Aswari-Irwansyah bidik pemilih muda

Wasekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Jojon Novandri mengatakan pasangan calon gubernur Aswari Rivai dan wakil Gubernur Muhammad Irwansyah telah menyiapkan strategi untuk menyisir pemilih pemuda di pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumsel 2018. Satu diantaranya adalah mengubah cara pandang pemuda terhadap citra negatif politik yang lekat saat ini.

Seperti halnya korupsi dan anggapan tidak adanya kapabilitas dari seorang politisi. Ia melanjutkan, paslon nomor urut dua yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS ini memiliki kandidat termuda diantara paslon lain, yaitu Irwansyah. Menurutnya, Irwansyah yang baru berusia 34 tahun ini merupakan aset untuk Sumatera Selatan.

“Irwansyah merupakan kontestan termuda dalam pilkada sumsel kali ini dan sudah menyelesaikan tugasnya sebagai Wali Kota Pangkalpinang,” ungkap Ahmad, Jumat (23/2).

“Sejak awal beliau mengungkapkan memang di Pangkalpinang hanya satu periode saja. Karena keinginannya juga mengabdi di kampung halaman sang Nenek. Ayahnya juga Pak Sofyan Rebuin mantan sekretaris daerah Sumsel. Jadi baginya Sumsel bukan hal baru,” sambungnya.

Kemudian, menurut pembina satria Gerindra ini, meski Aswari tidak semuda Irwansyah, ia memiliki semangat yang tidak kalah besarnya seperti Irwansyah. Keduanya menjadi kombinasi terbaik, sebab tidak hanya menjadi paslon yang muda, tetapi mereka telah membuktikan sejumlah prestasinya saat memimpin menjadi kepala daerah.

“Aswari memang tidak muda lagi. Tetapi semangatnya masih muda. Beliau juga pernah memimpin Lahat dua periode dan banyak membawa perubahan signifikan,” kata Ahmad.

 

Sumber


835 Pages« First...10...192021...30...Last »