Perkuat Koalisi, Gerindra Intensifkan Komunikasi Dengan Partai Lain

Meski sudah mendapatkan angin segar dari PAN, PKS dan PPP, Gerindra tetap membuka peluang kepada partai-partai lain untuk bergabung. Partai Gerindra terus melakukan komunikasi untuk mencari mitra koalisi baru. Koalisi yang kuat dan didukung oleh banyak partai sangat diperlukan untuk memenangkan Capres dari Gerindra Prabowo Subianto. “Kita masih membuka diri dan terus berkomunikasi dengan partai-partai yang belum bergabung, seperti Golkar, Demokrat dan Hanura,” jelas Fadli Zon Wakil Ketua Umum Partai Partai Gerindra.

Menurut Fadli Zon dalam berkoalisi Partai Gerindra juga belum menentukan posisi Wakil Presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto. “Kita belum menentukan wapres pastinya siapa, kalau sudah terdaftar di KPU baru ketahuan, siapa namanya, nanti akan dibicarakan dengan mitra koalisi.” Jelas Fadli. Dalam berkoalisi yang terpenting adalah adanya kesamaan visi dan misi untuk membangun bangsa ke depan,” ujar Fadli. Karena koalisi yang dibangun oleh Partai Gerindra bukanlah koalisi bagi-bagi kursi. Namun koalisi untuk mengintegrasikan semua potensi untuk membangun bangsa.

Sejauh ini komunikasi yang dibangun dengan partai Golkar juga berjalan dengan mulus. Gerindra berharap proses komunikasi terus berjalan. “ Proses terus berjalan, kita kan masih ada waktu beberapa hari ke depan,” jelas Fadli. Apalagi Prabowo Subianto sudah bertemu dengan Aburizal Bakrie dua kali. Golkar adalah partai yang sarat pengalaman dan memiliki SDM yang baik. Sehingga Gerindra berharap bisa mendapatkan dukungan dari Partai Golkar. Sedangkan dengan Hanura, proses komunikasi juga terus berjalan.” Kita ingin melihat ke depan, jadi tidak ada masalah dengan Pak Wiranto,” tambah Fadli Zon. Prabowo Subianto sendiri sudah bertemu dengan Wiranto tiga kali.

Komunikasi juga dijalin Partai Gerindra dengan Partai Demokrat. Selama ini hubungan antara Prabowo Subianto dengan Susilo Bambang Yudhoyono berlangsung hangat dan akrab. Dalam waktu dekat keduanya akan mengadakan pertemuan, untuk membicarakan berbagai permasalah bangsa. “ Dua tokoh yakni Pak Susilo dan Pak Prabowo akan melakukan pertemuan, untuk membicarakan berbagai persoalan,” jelas Fadli Zon.

Gerindra berharap Demokrat, Golkar dan Hanura juga bergabung dalam barisan koalisi yang dibangun.“ Gerindra mengucapkan terima kasih kepada PAN, PKS dan PPP yang telah memberikan sinyal yang sangat positif untuk mencapreskan Prabowo Subianto dan kepada partai lain yang belum mendukung, kami selalu terima dengan tangan terbuka,“ pungkas Fadli Zon.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Gerindra Dukung MK Dalam Upaya Penyelesaian Sengketa Pemilu Legislatif

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menetapkan pengajuan gugatatan sengketa pemilu 3×24 jam sejak Komisi Pemilihan Umum mengumumkan rekapitulasi suara nasional Pemilu Legislatif pada Jumat, 9 Mei 2014 pukul 23.51 WIB. Artinya hari ini, 12 Mei 2014 pukul 23.51 adalah batas terakhir pengajuan gugatan sengketa pemilu.

Setelah seluruh laporan masuk, MK memiliki waktu enam hari untuk menyerahkan salinan laporan ke KPU. Selain itu, MK juga akan mempublikasikan laporan tersebut ke media massa dan mengunggah ke situs resmi MK. Setelah itu seluruh laporan tersebut akan diproses se lama kurun waktu maksimal 30 hari seperti aturan perundang-undangan.

Ketua Badan Pemenangan Nasional Pemilu Legislatif 2014 (BAPNAS Pileg 2014) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Moekhlas Sidik mengatakan bahwa tugas MK dalam penyelesaian sengketa pemilu bukanlah hal yang mudah, “Terlebih lagi MK hanya memiliki waktu 30 hari untuk menyelesaikan persoalan sengketa pemilu.”

“Kita bisa lihat sendiri dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif kali ini banyak laporan mengenai kecurangan baik yang dilakukan oleh perorangan, parpol, maupun penyelenggara pemilu itu sendiri. Tentunya hal ini akan memperberat tugas MK. Apakah dengan 9 orang hakim dan waktu satu bulan MK dapat menyelesaikan seluruh sengketa? Tanpa bermaksud skeptis, tentu saja upaya penyelesaian sengketa pemilu yang dilakukan MK harus didukung sepenuhnya. Gerindra berharap MK melakukan upaya yang maksimal agar seluruh sengketa yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.” tutup Moekhlas

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Gerindra Dukung Upaya Kemendikbud Ambil Alih Pengelolaan Sekolah Kedinasan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana untuk melakukan fungsi kewenangan yang lebih besar dalam pengelolaan Sekolah Kedinasan. Merujuk pada UU 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi (Dikti), saat ini sedang digodok peraturan pemerintah (PP) pengelolaan sekolah kedinasan. Peran yang diambil alih oleh Kemendikbud adalah, kegiatan pembinaan. Selama ini, pembinaan sekolah kedinasan ada di kementerian atau instansi terkait.

Hal tersebut dilakukan oleh Kemendikbud sebagai akibat dari maraknya kasus kekerasan di sekolah kedinasan, salah satunya adalah aksi kekerasan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, yang menyebabkan salah satu mahasiswa STIP meninggal dunia. STIP berada dibawah naungan Kementerian Perhubungan

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prof. Dr. Suhardi menyambut baik rencana Kemendikbud untuk menarik kewenangan atas pengelolaan sekolah kedinasan, “Gerindra mendukung langkah Kemendikbud dalam pengelolaan sekolah kedinasan. Menurut hemat kami, memang diperlukan suatu kontrol dan pengawasan terhadap sekolah kedinasan. Sekolah Kedinasan tidak bisa terus menerus berjalan sendiri”

“Hal tersebut sangat penting mengingat banyaknya kasus kekerasan yang terjadi sekolah kedinasan seperti STIP dan IPDN, jangan sampai kampus-kampus yang berlabel kedinasan justru malah memakan korban lebih banyak. Budaya kekerasan yang identik dengan sekolah kedinasan harus segera dihentikan, jangan sampai anak-anak bangsa menjadi korban karena negara tidak bisa melindungi mereka yang sedang menuntut ilmu.” tegas Prof. Suhardi.

Prof. Suhardi juga menambahkan bahwa perlu adanya sosok pemimpin yang berani, jujur, tegas, dan amanah agar di kemudian hari tidak ada lagi kasus kekerasan di sekolah kedinasan dan sekolah-sekolah lainnya. “Sosok pemimpin tersebut ada pada Bapak Prabowo Subianto yang kami usung dalam pilpres mendatang.” tandasnya.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Gerindra Ingin Jadikan Perusahaan Asing Mitra Bisnis Yang Sejajar

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa jika mendapat mandat dari rakyat untuk memimpin negara ini, Calon Presiden dari partai Gerindra Prabowo Subianto berencana untuk menjadikan perusahaan asing sebagai mitra bisnis yang sejajar.

“Pada dasarnya kami menganggap perusahaan asing sebagai mitra bisnis, oleh karena itu jika nantinya Prabowo mendapat kepercayaan dari rakyat untuk memimpin negeri ini maka perusahaan asing tetap dapat beroperasi di Indonesia.” tutur Hashim.

Menurut Hashim dalam era globalisasi seperti saat ini tidak mungkin jika nasionalisasi perusahaan asing dilakukan, “Indonesia sebagai bagian dari perdagangan dunia tentunya tidak mungkin berdiri sendiri. Kita harus menjalin hubungan yang baik dengan negara-negara lain termasuk dalam bidang ekonomi.”

“Namun perlu diperhatikan akan adanya kesempatan yang sama bagi pekerja Indonesia untuk dapat bekerja di perusahaan asing tersebut. Dengan demikian perusahaan asing juga dapat menyerap tenaga kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia.” tutur Hashim.

Hashim juga mengatakan bahwa perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia wajib untuk memperhatikan masalah lingkungan, “Banyak kasus pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah pabrik yang termasuk di dalamnya adalah pabrik milik perusahaan asing. Jangan sampai keberadaan perusahaan asing justru merugikan bagi lingkungan di wilayah kita. Hal lain yang yang harus diperhatikan oleh perusahaan asing adalah perlu adanya transfer teknologi yang diterapkan oleh mereka kepada negara ini.”

Jika Calon Presiden yang diusung oleh Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto mendapat amanah dari rakyat untuk memimpin negeri ini, hal tersebut justru akan menguntungkan perusahaan asing itu sendiri karena adanya jaminan prosedur yang tepat dari pendirian usaha serta penerapan pajak yang adil sehingga perusahaan asing tersebut terbebas dari segala macam pungutan liar. Hal tersebut tentunya hanya bisa terwujud jika adanya kepemimpinan yang bersih, tegas, jujur, dan amanah, yaitu kepemimpinan seorang Prabowo Subianto.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Facebook Prabowo Terbesar di Indonesia, Gerindra: Rakyat Menaruh Harapan Besar Pada Prabowo

Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat belakangan ini, media sosial menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam politik di negeri ini. Tokoh dan dan partai politik memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk berinteraksi maupun menyampaikan gagasan kepada masyarakat, terutama dalam situasi Pemilu seperti sekarang ini.

Salah satu tokoh dan partai politik yang memanfaatkan media sosial dengan baik adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ketua Umum Partai Gerindra, Prof. Dr. Suhardi menyatakan bahwa media sosial memegang peranan yang sangat penting dalam kampanye Gerindra dan Prabowo Subianto pada masa Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden mendatang.

“Saat ini Facebook Gerindra mempunyai lebih dari 2,5 juta anggota, bahkan Facebook Prabowo Subianto mempunyai jumlah anggota lebih besar yaitu sebanyak 4,9 juta anggota. Facebook Gerindra dan Prabowo Subianto merupakan Facebook partai politik dan tokoh politik terbesar di Indonesia. Berdasarkan riset lembaga SocialBakers.com Prabowo Subianto bahkan masuk 10 besar Facebook tokoh politik terbesar di dunia dan terbesar di Asia Tenggara.” tutur Prof. Suhardi.

Prof. Suhardi mengatakan bahwa banyaknya anggota dalam Facebook Prabowo Subianto menunjukkan besarnya dukungan rakyat Indonesia kepada Prabowo Subianto sebagai calon pemimpin, “Banyaknya anggota dalam Facebook Prabowo tentu saja sangat positif bagi kami. Artinya rakyat menaruh harapan yang besar kepada Prabowo Subianto yang kami usung dalam pilpres mendatang.”

“Namun tentunya kami tak akan berpuas diri, pilpres yang semakin dekat merupakan tantangan bagi kami untuk meyakinkan rakyat Indonesia bahwa negara ini butuh sosok pemimpin yang dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Perubahan tersebut dapat diwujudkan apabila sosok tersebut merupakan sosok yang berani, jujur, tegas, dan amanah. Sosok itu ada dalam diri Prabowo Subianto.” tutup Prof. Suhardi.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


22 Pages« First...234...10...Last »