Ingin Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Helmalia Putri Siap Berjuang Bersama Gerindra

Berawal dari syuting film Laskar Anak Pulau yang berlokasi di Pulau Akar, Kepulauan Riau, Helmalia Jelita Putri mengetahui secara langsung kondisi pulau tersebut yang kekurangan air bersih dan juga kekurangan pasokan listrik. Melihat kondisi tersebut, Helmalia tergerak untuk melakukan perubahan di wilayah Kepulauan Riau.

“Saat di lokasi syuting film Laskar Anak Pulau saya banyak berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat sekitar untuk lebih mendalami peran sebagai warga di wilayah tersebut. Masyarakat di Pulau Akar bercerita bahwa mereka kekurangan stok air bersih, bahkan ada sebuah keluarga yang harus membayar 3 juta rupiah perbulan hanya untuk air bersih. Di Pulau tersebut juga banyak anak yang putus sekolah. Saya juga kemudian mengetahui bahwa tidak ada aparat pemerintahan setempat yang merespon keluhan warga. Saya kemudian merasa harus melakukan sesuatu. Namun saya bingung harus melakukan apa.”

Perempuan yang dikenal sebagai aktris film dan sinetron ini kemudian menyadari bahwa cara untuk melakukan perubahan yang nyata adalah dengan terjun secara langsung di bidang politik. “Saya awalnya tidak tahu sama sekali mengenai politik, namun ada satu pernyataan dari Bapak Hashim Djojohadikusumo bahwa jika orang-orang baik tidak ada yang masuk dunia politik maka dunia politik akan dikuasai oleh orang jahat. Untuk melakukan perubahan memang harus terjun langsung ke dunia politik. Dengan menjadi anggota legislatif saya bisa menyuarakan aspirasi rakyat secara langsung.

Saya kemudian memilih bergabung dengan Partai Gerindra. Awalnya saya melihat Gerindra sebagai partai yang bersih dan berkomitmen penuh terhadap pemberantasan korupsi. Saya juga kagum dengan sosok Bapak Prabowo Subianto yang tegas dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap bangsa dan negara. Hal lain yang tak kalah penting adalah Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai visi misi yang jelas dan terukur. Hal tersebut ditunjukkan dengan 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra.

Helmalia menjelaskan bahwa sebagai caleg, kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi secara langsung dengan warga sekitar. “Saya banyak melakukan kegiatan kunjungan untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat. bahkan pernah dalam sehari saya mengunjungi 9 pulau sekaligus. Hal tersebut saya lakukan agar dapat berinteraksi secara luas dan intensif. Sebagai caleg, perhatian terbesar saya adalah di bidang pendidikan. Salah satu kegiatan yang saya lakukan adalah dengan membuat perpustakaan keliling. Alhamdulillah respon dari masyarakat sangat baik. Saya sangat yakin bahwa kemajuan bangsa ini ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Saya siap berjuang bersama Gerindra untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” tegasnya.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Caleg dan Kader Gerindra Melanggar Hukum Dipecat

Palu – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tengah masih menunggu hasil pemeriksaan atas Agus Mouzer yang tertangkap tangan oleh Satuan Narkoba Kepolisan Resor Palu menyimpan tidak kurang 95 gram sabu-sabu. Jika terbukti dan kemudian dihukum, Gerindra pasti memecat Pengurus Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria), organisasi sayap dari partai berlambang kepala Garuda ini.

Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Drs. H. Longkoi Djanggola, M.Si, Jumat, 14 Februari 2014.

“Kita mendorong dan mendukung aparat kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk memproses yang bersangkutan atau juga kader-kader Gerindra lainnya yang melanggar hukum sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” tekan Longki.

Terkait dengan posisinya sebagai calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulteng dari daerah pemilihan Parigi Moutong sudah tidak bisa lagi diganti karena sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dalam daftar calon tetap (DCT).

“Namun tentu masyarakat sudah bisa melihat sendiri bagaimana rekam jejak yang bersangkutan. Yang bersangkutan secara otomatis sudah mendapat sanksi sosial dari masyarakat. Tidak mungkin lagi dia dipilih. Lagi pula bila sudah dipecat partai tentu dia akan gugur dengan sendirinya,” sebut Gubernur Sulteng ini.

Longki menegaskan pula bahwa tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Agus Mouzer tentu tidak ada kaitannya dengan Partai Gerindra.

“Itu adalah tindakan pribadi. Terkait moralitas individu yang bersangkutan. Dan kita serahkan sepenuhnya ke tangan aparat yang berwenang untuk menyelesaikannya,” tandas Longki.

Ia mengimbau kepada seluruh caleg dan kader untuk menjaga nama baik, kehormatan dan wibawa Partai Gerindra.

“Kejadian ini harus jadi pelajaran bagi kita semua untuk dapat berbuat baik bagi bangsa, negara, agama, daerah dan masyarakat. Saya tidak mau lagi mendengar ada caleg dan kader yang melukai hati masyarakat apalagi melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” tutup Longki.


Gerindra: Walau Majikan Erwiana Bebas dari Tahanan, Hukum Harus Tetap Ditegakkan

Law Wan Tung yang merupakan mantan majikan Erwiana Sulistyaningsih bebas dari tahanan setelah membayar uang jaminan sebesar 1 juta dollar Hongkong. Law menjadi tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Erwiana Sulistyaningsih, Tenaga Kerja Indonesia yang saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sragen.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Irawan Ronodipuro mengatakan bahwa adanya pembayaran uang jaminan dari mantan majikan Erwiana bukan berarti statusnya bebas dari dakwaan. “Bebas dari tahanan dengan membayar uang jaminan bukan berarti benar-benar bebas. Yang bersangkutan masih dikenai status wajib lapor. Oleh karena itu jangan sampai ada kesalahpahaman bahwa mantan majikan Erwiana benar-benar bebas dari segala tuntutan hukum.”

Irawan mengatakan bahwa dalam sistem pengadilan Hongkong diperbolehkan seorang tersangka bebas dari tahanan dengan memberikan uang jaminan,”Kami menghormati sistem hukum yang berlaku di Hongkong tersebut. Perlu diketahui juga bahwa proses pengadilan sendiri sebenarnya belum berjalan. Saat ini masih berlangsung pengusutan tahap awal kasus tersebut.”
“Saat ini kami terus memonitor kasus ini dan juga menunggu kesembuhan Erwiana untuk melanjutkan proses peradilan ke tahap selanjutnya. Kami terus mendukung Pemerintah untuk melakukan pengusutan melalui KJRI Hongkong. Pemerintah sendiri telah menyatakan berkomitmen penuh dalam penyelesaian kasus ini begitu juga dengan pihak PJTKI yang akan bertanggung jawab sepenuhnya,” lanjut Irawan.

Irawan menegaskan walaupun status penahanan mantan majikan Erwiana ditangguhkan, keadilan harus ditegakkan, “Hukum harus ditegakkan, kebenaran harus diperjuangkan. Hal ini penting supaya menjadi pembelajaran bagi pihak-pihak yang mempekerjakan tenaga kerja asal Indonesia agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.”

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Gerindra Ucapkan Belasungkawa Atas Wafatnya KH Sahal Mahfudz

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Mohammad Ahmad Sahal Mahfudz, meninggal dunia pukul 01.05 WIB dini hari tadi, Jumat 24 Januari 2014. KH Sahal wafat dalam usia 78 tahun.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof. Dr. Suhardi mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya KH Sahal. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, Partai Gerindra turut berduka cita atas wafatnya KH Sahal Mahfudz. Semoga Allah SWT memberikan yang terbaik.”

Rencananya jenazah KH Sahal akan dimakamkan di Kompleks Pesantren Mathali’ul Falah pada Jumat pagi, pukul 9.00 WIB.

KH Mohammad Ahmad Sahal Mahfudz lahir di Pati,pada 17 Desember 1937 silam. Beliau memimpin Pondok Pesantren Maslakul Huda di Kajen Margoyoso, Pati, Jawa Tengah sejak tahun 1963.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.


Gerindra Dukung Penghentian Impor Garam

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan bahwa stok garam konsumsi nasional sebanyak 387.693 ton sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional. Oleh karena itu impor garam untuk tahun 2014 tidak diperlukan.

Saat ini luas tambak garam nasional mencapai 31 juta hektare, dengan tingkat produksi rata-rata per hektare mencapai 68,16 ton per hektare sampai 96,82 ton per hektare. Dengan teknologi geo membran produksinya bisa mencapai tiga kali lipat.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prof. Dr. Suhardi mengatakan bahwa Gerindra menyambut baik rencana pemerintah untuk menghentikan impor garam. “Stok garam sudah mencukupi kebutuhan nasional. Kami sangat mendukung kebijakan penghentian impor garam.”

“Sungguh ironis bahwa Indonesia sebagai negara agraris dengan laut yang luas dan garis pantai terpanjang kedua di dunia masih mengimpor garam. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, negara ini sangat bisa untuk memenuhi kebutuhan garam nasional, jika perlu ekspor garam ke negara lain. Menurut saya impor garam adalah sebuah kesalahan besar.” tegas Prof. Suhardi.

Prof Suhardi juga mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan dan kemandirian pangan bangsa. “Indonesia adalah negara yang kaya dengan hasil bumi, seharusnya negara ini dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh rakyat.”

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.