Jokowi Funbike Bareng Pendukung di Senayan

Jakarta Mengenakan kemeja kotak-kotak merah kebanggaannya, calon gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) bersepeda santai (funbike) bersama pendukung setianya di Senayan, Jakarta. Funbike ini dalam rangka mengisi masa kampanye Pilkada DKI yang dipusatkan Jokowi di kawasan Senayan.

Pantauan detikcom di komplek Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (1/7/2012), sekitar 500 simpatisan dan relawan Jokowi yang sudah mengenakan kemeja dan kaos kotak-kotak tampak siap dengan sepedanya. Jokowi baru tiba di Senayan sekitar pukul 07.45 WIB.

Funbike bertema kotak-kotak ini akan start di depan Parkir Timur Senayan. Rute funbike dari Parkir Timur Senayan menuju Jl Jenderal Sudirman, Jl MH Thamrin, Bundaran HI, balik menuju Jl MH Thamrin, Jl Jenderal Sudirman, Patung Pemuda, dan finish di Parkir Timur Senayan.

“Karena sudah siang, ayo kita berangkat,” kata Jokowi mengajak peserta funbike memulai acara bersepeda bersama. Jokowi berada di barisan terdepan tanpa Ahok.

Di lokasi yang sama, erobik mengenakan kaos kotak-kotak sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB tadi. Aerobik digelar di sepanjang jalan melingkar di luar Stadion GBK utamanya di pintu Plaza Timur Senayan.

Sementara karnaval mengenakan kemeja kotak-kotak akan dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Acara ini melibatkan langsung Jokowi, Ahok, dan tim kampanyenya. Dengan pengisi acara artis Ibukota seperti Alexa, Titans, Zivillia. Tarian Nusantara, Tarian Shuffle juga meramaikan acara ini.

Sepanjang kampanye Jokowi-Ahok di Senayan juga diramaikan dengan lesehan pedagang kali lima yang menjual beragam makanan nusantara.


Prabowo Turun ke Jalan Ramaikan Kampanye Jokowi.


Jakarta Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto ikut memeriahkan kampanye pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, Jokowi-Ahok. Prabowo bersama sekitar lima puluh pemain marching band corps drum band Gerindra berjalan menunju Senayan.

Dari pantauan detikcom di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/7/2012), Prabowo mengenakan baju berwarna putih dan celana panjang berwarna putih. Sementara itu pemain marching band mengenakan seragam berwarna merah bertuliskan Gerindra.

Bersama rombongan tersebut, sekitar sepuluh orang pendukung Jokowi yang mengenakan baju kaos dengan lengan kotak-kotak. Selain itu tampak terlihat pendukung Jokowi membawa bendera kotak-kotak dengan bertuliskan nomor urut 3.

Selama perjalanan menuju Senayan, sontak para warga yang sedang beraktifitas di sekitar jalan yang dilalui rombongan, meminta foto bersama dengan Prabowo Subianto. Prabowo bersama anggota marching band berjalan dari depan Hotel Mandarin, mengelilingi Bundaran HI, dan menuju Senayan.

Akibat kampanye tersebut arus lalu lintas di sepanjang jalan Husni Thamrin terjadi kepadatan khususnya pada lajur TransJakarta menjadi tersendat. Namun arus seiring berjalan rombongan marching band corps Gerindra, jalur TransJ mulai berangsur normal, tidak terjadi penumpukan bus TransJ di lajur menuju senayan.


Hemat Biaya, Jokowi-Ahok Batal Kampanye di GBK

JAKARTA – Pasangan cagub nomor urut 3, Jokowi-Ahok tidak jadi menggunakan stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan sebagai venue kampanye terbuka tanggal 1 Juli 2012. Pasangan cagub yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra itu memilih lapangan Parkir Timur Senayan sebagai lokasi kampanye.

“Kita pakai Parkir Timur Senayan saja, nanti di sana ada festival kotak-kotak. Ada PKL, pedagang, dan nanti ada festival budaya,” kata Jokowi saat ditemui di sela-sela kegiatan kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (29/6).

Jokowi mengungkapkan beberapa alasan batalnya penggunaan GBK untuk kampanye. Alasan pertama, politisi PDIP itu tidak ingin mengerahkan massa dalam jumlah besar. Kedua, karena tidak ingin menghabiskan biaya besar.

Sedangkan alasan ketiga, Jokowi tak ingin kampenyenya sampai merusak rumput di stadion GBK. “Kita tidak ambil di GBK karena kita tidak ingin mengerahkan massa yang besar,” terang Wali Kota Solo itu.

Jokowi mengungkapkan, dirinya tidak akan berorasi saat kampanye terbuka di Parkir Timur Senayan. Kampanye Jokowi-Ahok akan diisi dengan kegiatan budaya dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya juga tidak akan orasi atau ceramah. Kita isi dengan hal-hal seperti itu saja, memperkenalkan budaya dan berdayakan masyarakat,” pungkasnya. (dil/jpnn)


Jokowi kampanye pakai strategi “jemput bola”

Yang butuh kita, kita membutuhkan rakyat. Rakyat membutuhkan kita di lapangan, bukan mengundang ke gedung-gedung.

Jakarta (ANTARA News) – Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi menggunakan strategi “jemput bola” dengan menemui warga dari kampung ke kampung untuk mengampanyekan rencana programnya sebagai calon gubernur.

“Kampanye safari jalan kaki, jemput bola, tidak mengundang. Yang butuh kita, kita membutuhkan rakyat. Rakyat membutuhkan kita di lapangan, bukan mengundang ke gedung-gedung,” kata Jokowi saat ditemui di sela kegiatan kampanyenya di Megaria, Jakarta Pusat, Senin.

Ia mengatakan, kegiatan kampanye semacam itu membuat dia tak hanya bisa menyampaikan program kepada warga tapi bisa melihat langsung kondisi di lapangan serta mendengarkan langsung keinginan dan keluhan warga.

“Contoh tadi ada yang sakit sudah lima bulan, tidak bisa masuk rumah sakit. Ada juga yang anaknya baru putus sekolah, kita dengar juga. Kader-kader posyandu, pingin diberikan anggaran tambahan, kita dengarkan, nanti kita buat kebijakan,” kata Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak khasnya.

(nta)


Gerindra Sebut Perjalanan Pilgub Jabar Kurang Menarik

Bandung – Partai Gerindra menyebut perjalanan menjelang pelaksanaan Pilgub Jabar 2013 kurang menarik. Sebab semua parpol terlihat sangat hati-hati dalam mengambil sikap yang berhubungan dengan pilgub.

“Perjalanan pilgub ini kurang menarik. Semua partai hati-hati dalam menentukan koalisi dan calonnya. Ibarat sepakbola, ini tidak ada yang nendang bola duluan,” ujar Ketua Tim Penjaringan Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra dalam konferensi pers di RM BMC, Jalan Aceh, Senin (18/6/2012).

Untuk itu, Gerindra ingin mengambil langkah lebih dulu dari parpol lain. Sebelum masa tahapan pilgub dimulai pada Juli mendatang, minimal Gerindra diharapkan sudah menentukan siapa calon yang akan diusungnya.

“Kita minta ke DPP untuk memutuskan siapa calon (wagub) yang kita usung sebelum tahapan pilgub. Kita mintanya pada 10 Juli sudah ada keputusan,” ucap Sunatra.

Ia mengatakan, jika Gerindra sudah menentukan siapa calonnya pada 10 Juli mendatang, diyakini hal itu akan merubah ritme yang ada. “Itu sebagai bagian dari mengubah ritme pilgub yang kurang menarik ini,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memberikan pelajaran politik bagi masyarakat. “Pilgub ini salah satu media untuk mencerdaskan masyarakat di bidang politik. Karena kalau seperti ini terus tingkat melek politik masyarakat akan degradasi” tandas Sunatra.

Namun Sunatra membantah jika Gerindra disebut tidak percaya diri dalam bursa pilgub. “Justru dengan mengusung posisi wagub, kita sangat percaya diri,” tegasnya.

Sementara dalam rapat pleno tersebut diserahkan hasil verifikasi faktual para bakal calon dan hasil penilaian visi-misi para balon. “Semua hasilnya diserahkan ke DPP,” ucapnya.

Selanjutnya hasil tersebut akan ditindaklanjuti DPP, termasuk untuk menentukan siapa calon yang akan diusung pada pilgub nanti. “Dan sekarang posisi kita sedang menunggu keputusan DPP,” tandas Sunatra. (bandung.detik.com)


73 Pages« First...10...666768...70...Last »