Gerindra Lampung Usulkan Lima Calon Gubernur

Gerindra Lampung Usulkan Lima Calon Gubernur

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Lampung sudah memiliki lima kandidat yang akan diusulkan menjadi calon gubernur (cagub) pada Pilkada Lampung 2018.

Ada empat nama dari eksternal, yakni, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Walikota Bandarlampung Herman HN, dan mantan Sekda Lampung Arinal Djunaidi.

Di luar nama tersebut, partai ini mengusulkan dua nama kader internal ke DPP Partai Gerindra di Jakarta. Yakni Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim sebagai cagub. Serta sekretarisnya, Pattimura Danial, sebagai calon wakil gubernur (cawagub).

“Sudah diusulkan ke DPP tak lama setelah rapat koordinasi dan buka puasa bersama bersama Sekjen DPP Gerindra (Ahmad Muzani) beberapa waktu lalu,” kata Wakil Ketua III DPD Partai Gerindra Lampung, Elly Wahyuningsih, Jumat (30/6), seperti dilansir dari JPNN.

Elly menuturkan sejumlah pertimbangan dalam mengusulkan nama-nama tersebut. Ridho dan Bachtiar sebagai cagub incumbent sudah tentu punya pengalaman memimpin Lampung. Keduanya juga merupakan ketua partai. Ridho adalah ketua DPD Partai Demokrat serta Bachtiar ketua DPW PAN Lampung.

Pun demikian dengan Arinal. Kini dia menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Lampung. Sebagai pensiunan pegawai negeri sipil dengan jabatan terakhir sebagai sekretaris provinsi, Gerindra menilai bahwa Arinal memiliki pengalaman mumpuni di dunia birokrasi.

Sedangkan, Gerindra menilai bahwa Herman HN memiliki hasil kerja pembangunan selama menjabat sebagai walikota selama dua periode. Yang terpenting, kata dia, seluruh cagub harus memiliki survei elektabilitas tinggi. Dari syarat ini, saat ini Ridho dan Herman yang memiliki peluang tersebut.

“Ridho tinggi elektabilitasnya. Herman juga elektabilitasnya tinggi. Sedangkan pilgubnya masih jauh. Maka, rekomendasi dari DPP bisa keluar last minute, bisa berubah tergantung penilaiannya. Apakah hasil elektabilitas itu selamanya mampu bertahan?” terangnya.

Elly mengatakan, Gerindra memang menekankan hasil survei dalam memberikan rekomendasi. Selain menggunakan lembaga survei profesional, partai besutan Prabowo Subianto ini juga memiliki tim yang akan turun ke lapangan. Tim akan melihat kinerja para cagub tersebut.

“Kinerja dan elektablitasnya dilihat. Bukan hanya popularitas, elektabilitas, loyalitas, kan juga harus diiringi dana operasional. Cost politic harus dipersiapkan. Jangan hanya kemauan besar, tapi kemampuan tidak ada. Bagaimana mau bertarung?” ucap anggota DPRD Lampung ini.

Terkait nama Gunadi dan Pattimura yang masuk dalam bursa pilgub, Elly mengatakan, saat ini adalah momen yang sangat baik untuk maju sebagai calon di eksekutif.

 

Sumber


Sudah 33 Balon Kada Mendaftar Lewat Gerindra Jabar

Sudah 33 Balon Kada Mendaftar Lewat Gerindra Jabar

Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (BAPPDA) Gerindra Jawa Barat membuka penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota se-Jawa Barat serta bupati dan wakil bupati di Jabar.

“Kami sudah membuka pendaftaran sejak 5 Juni hingga 3 Juli 2017 mendatang. Bagi putera- puteri Tanah Air yang ingin mendaftarkan diri bisa datang ke kantor Sekretariat DPD Gerindra Jawa Barat,” ujar Wakil Ketua BAPPDA Gerindra Jabar, Anggawira di Jakarta.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta antara lain, wajib merupakan warga negara Indonesia (WNI)  yang berusia 25 tahun ke atas. Setia pada UUD 1945 dan Pancasila, memiliki ijazah SMA atau sederajat, dan sehat  baik jasmani maupun rohani.

“Dan yang tidak kalah penting calon harus memiliki komitmen terhadap kebijakan dan program- program partai. Kemudian, wajib menyusun visi, misi, program kerja serta gagasan untuk memajukan daerah secara kualitatif dan kuantitatif,” jelas Anggawira.

Anggawira menyatakan sudah saatnya Jabar memiliki pemimpin daerah yang mengerti permasalahan krusial terutama dalam masalah pemerataan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulilah hingga saat ini sudah lebih dari 33 orang mendaftarkan diri dan untuk masuk tahap seleksi,” ujar Anggawira.

 

Sumber


Gerindra Siap Usung Rachel Maryam di Pilkada Bandung

Partai Gerindra menyiapkan kadernya, Rachel Maryam, untuk maju ke Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung tahun depan. Mantan model dan aktris yang saat ini sebagai anggota DPR tersebut menjadi pertimbangan Gerindra untuk diusung.

Selain Rachel, ada nama lain yaitu mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat.

“Ada beberapa nama, ada Rachel Maryam, Jumhur Hidayat yang akan kita pertimbangkan untuk maju juga,” kata Wakil Ketua DPP Gerindra, Ferry Juliantono, kepada wartawan, Rabu 7 Juni 2017.

Meski nama Rachel dikantongi untuk maju di Pilwalkot Bandung, Gerindra tetap memperhitungkan Oded Muhammad Danial sebagai bakal calon wakil walikota. Oded merupakan kader PKS untuk diusung di Pilwalkot Bandung.

“Tentu kita akan berkoordinasi dengan PKS karena pak Oded kan sekarang jadi Wakil Walikota, itu harus jadi pertimbangan kita juga,” lanjutnya.

Ferry menegaskan sejauh ini Gerindra masih mempertimbangkan dan belum memastikan nama calon yang diusung. Termasuk peta koalisi dengan parpol lain untuk Pilkada Kota Bandung.

“Apakah nanti bersama PKS mendukung pak Oded menjadi Wali Kotanya atau lain sebagainya. Jadi ini masih sangat cair, masih sangat memungkinkan pembicaraan-pembicaraanya di tingkat akar rumput maupun elitnya,” lanjut dia

 

Sumber


Pilgub Jabar, Gerindra Pertimbangkan Serius Deddy Mizwar

Pilgub Jabar, Gerindra Pertimbangkan Serius Deddy Mizwar

DPP Partai Gerindra memberikan perhatian khusus terhadap sosok Deddy Mizwar karena Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut dinilai sebagai salah seorang kandidat potensial untuk calon kepala daerah pada Pilgub Jabar 2018. “Untuk Pak Deddy Mizwar akan dipertimbangkan serius oleh kami, jadi perhatian utama lah terkait Pilgub Jawa Barat 2018,” kata Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Ferry J Juliantono, di Bandung, Selasa (6/6).

Menurut dia, Partai Gerindra dan partai lain mungkin akan memandang sosok Deddy Mizwar sebagai tokoh potensial karena pengalamannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat. “Pengalaman tersebut bisa menjadi modal sebagai gubernur dan popularitas Pak Deddy Mizwar kalau dilihat dari survei kedua Indobarometer, tinggi, rasanya popularitas Pak Deddy mizwar paling tinggi mengingat latar belakang sebagai artis dan wakil kepala daerah,” kata dia.

Selain itu, lanjut Ferry, Partai Gerindra juga mendorong kadernya untuk bisa maju sebagai calon kepala daerah pada Pilgub 2018 seperti mendorong Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi. Lebih lanjut ia mengatakan, besar kemungkinan koalisi Partai Gerindra dengan PKS pada Pilkada DKI Jakarta 2017 akan kembali terjadi dalam Pilgub Jawa Barat 2018. “Untuk koalisi, insya Allah masih dengan PKS.”

 

Sumber


Saya Dibesarkan oleh Gerindra

Saya Dibesarkan oleh Gerindra

Bakal calon wakil Gubernur NTT,Drs. Christian Rotok mengakui ,selama ini dirinya sudah dibesarkan oleh Partai Gerindra.

Chris mengatakan hal ini kepada Pos Kupang di Rumah PAN NTT, Senin (5/6/2017).

Menurut Chris, dirinya berkiprah dalam politik dan sempat dibesarkan oleh Gerindra.

“Saya ini dibesarkan oleh Partai Gerindra dan banyak hal yang saya dapat dari Partai Gerindra” kata Chris.

 

Sumber


75 Pages« First...234...10...Last »