Gerindra Siap Usung Rachel Maryam di Pilkada Bandung

Partai Gerindra menyiapkan kadernya, Rachel Maryam, untuk maju ke Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung tahun depan. Mantan model dan aktris yang saat ini sebagai anggota DPR tersebut menjadi pertimbangan Gerindra untuk diusung.

Selain Rachel, ada nama lain yaitu mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Penanggulangan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat.

“Ada beberapa nama, ada Rachel Maryam, Jumhur Hidayat yang akan kita pertimbangkan untuk maju juga,” kata Wakil Ketua DPP Gerindra, Ferry Juliantono, kepada wartawan, Rabu 7 Juni 2017.

Meski nama Rachel dikantongi untuk maju di Pilwalkot Bandung, Gerindra tetap memperhitungkan Oded Muhammad Danial sebagai bakal calon wakil walikota. Oded merupakan kader PKS untuk diusung di Pilwalkot Bandung.

“Tentu kita akan berkoordinasi dengan PKS karena pak Oded kan sekarang jadi Wakil Walikota, itu harus jadi pertimbangan kita juga,” lanjutnya.

Ferry menegaskan sejauh ini Gerindra masih mempertimbangkan dan belum memastikan nama calon yang diusung. Termasuk peta koalisi dengan parpol lain untuk Pilkada Kota Bandung.

“Apakah nanti bersama PKS mendukung pak Oded menjadi Wali Kotanya atau lain sebagainya. Jadi ini masih sangat cair, masih sangat memungkinkan pembicaraan-pembicaraanya di tingkat akar rumput maupun elitnya,” lanjut dia

 

Sumber


Pilgub Jabar, Gerindra Pertimbangkan Serius Deddy Mizwar

Pilgub Jabar, Gerindra Pertimbangkan Serius Deddy Mizwar

DPP Partai Gerindra memberikan perhatian khusus terhadap sosok Deddy Mizwar karena Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut dinilai sebagai salah seorang kandidat potensial untuk calon kepala daerah pada Pilgub Jabar 2018. “Untuk Pak Deddy Mizwar akan dipertimbangkan serius oleh kami, jadi perhatian utama lah terkait Pilgub Jawa Barat 2018,” kata Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Ferry J Juliantono, di Bandung, Selasa (6/6).

Menurut dia, Partai Gerindra dan partai lain mungkin akan memandang sosok Deddy Mizwar sebagai tokoh potensial karena pengalamannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat. “Pengalaman tersebut bisa menjadi modal sebagai gubernur dan popularitas Pak Deddy Mizwar kalau dilihat dari survei kedua Indobarometer, tinggi, rasanya popularitas Pak Deddy mizwar paling tinggi mengingat latar belakang sebagai artis dan wakil kepala daerah,” kata dia.

Selain itu, lanjut Ferry, Partai Gerindra juga mendorong kadernya untuk bisa maju sebagai calon kepala daerah pada Pilgub 2018 seperti mendorong Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi. Lebih lanjut ia mengatakan, besar kemungkinan koalisi Partai Gerindra dengan PKS pada Pilkada DKI Jakarta 2017 akan kembali terjadi dalam Pilgub Jawa Barat 2018. “Untuk koalisi, insya Allah masih dengan PKS.”

 

Sumber


Saya Dibesarkan oleh Gerindra

Saya Dibesarkan oleh Gerindra

Bakal calon wakil Gubernur NTT,Drs. Christian Rotok mengakui ,selama ini dirinya sudah dibesarkan oleh Partai Gerindra.

Chris mengatakan hal ini kepada Pos Kupang di Rumah PAN NTT, Senin (5/6/2017).

Menurut Chris, dirinya berkiprah dalam politik dan sempat dibesarkan oleh Gerindra.

“Saya ini dibesarkan oleh Partai Gerindra dan banyak hal yang saya dapat dari Partai Gerindra” kata Chris.

 

Sumber


Gerindra Bandung Tak Ingin Kader Abal-abal

gerindra-bandung-tak-ingin-kader-abal-abal_m_134945

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Bandung masih menjaring kader terbaiknya untuk maju dalam Pilwalkot 2018. Dari penjaringan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan apakah maju nomor satu atau dua.

Ketua DPC Gerindra Kota Bandung Edi Heriyadi mengatakan, hasil penjaringan tergantung dari elektabilitas calon yang mendaftar ke Partai Gerindra. Sebab, kata dia, partainya tidak mau memiliki kader partai yang abal-abal.

Menurutnya, pihaknya mencari calon yang elektabilitas melebihi kandidat yang akan diusung PKS atau mitra koalisi. “Selain itu kita juga akan melihat keunggulan dari tiap kader yang akan mendaftar,” ungkap Edi, Jumat (2/6).

Edi menyampaikan bahwa elektabilitas yang tinggi dari hasil lembaga survei yang sama, akan membuat keputusan tersebut bersifat netral.

“Kita akan mencoba itu. Kita memberikan waktu sampai Agustus. Artinya, para calon nanti pada September atau Oktober sebelum kita memproses ke Jakarta untuk mendapatkan pengesahan atau rekomendasi dari Jakarta. Mudah-mudahan selesai di Oktober,” ungkapnya.

Dia mengatakan, akan bekerjasama dengan lembaga survei dan menghitung calon-calon yang daftar ke Gerindra. Setelah itu, kata dia, akan dilakukan survei untuk mengetahui mana yang paling baik dari antara calon-calom tersebut.

“Nanti kita pelajari juga dari fakta-fakta integritasnya dan data-data pendukungnya. Mungkin dari masukan-masukan juga akan dipertimbangkan. Masukan-masukan daripada PAC, Ranting yang kita miliki di Gerindra. Dan itu yang akan menjadi pertimbangan kita. Dan pasti akan ada satu orang yang layak jadi WaliKota,” pungkasnya

 

Sumber


Ramai Peminat, Gerindra Perpanjang Masa Pendaftaran Balon Wali Kota

Ramai Peminat, Gerindra Perpanjang Masa Pendaftaran Balon Wali Kota

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar Arif Bahagiawan mengatakan, akan memperpanjang masa pendaftaran bakal calon wali kota Makassar satu pekan kedepan. Hal tersebut dikatakan Arif Bahagiawan saat dikonfirmasi di Sekretariat DPC Gerindra, Jalan Nuri, Kecamatan Mamajang, Makassar, Selasa (2/5/2017) kemarin.

“Kita akan perpanjang 1 Minggu pendaftaran calon wali kota Makassar karena DPD akan melakukan survey secara serentak di 12 kabupaten,” ungkapnya kepada KABAR.NEWS.

Arif Bahagiawan membeberkan alasan partainya memperpanjang masa pendaftaran. Dikatakan oleh Arif, Partai Gerindra lebih awal membuka pendaftaran untuk menjaring bakal calon wali kota yang bakal diusung pada kontestasi Pilkada Serentak 2018 mendatang.

“Partai Gerindra lebih awal membuka pendaftaran, kita start awal,” kata Arif usai Haris YL mengambil formulir pendaftaran yang saat itu diwakili oleh LO-nya, Andi Sugeng Mappanyompa.

Partai Gerindra tercatat sebagai partai yang pertama kali membuka daftar penjaringan bakal calon (Balon) wali kota Makassar. Pendaftaran dibuka Sejak tanggal 10 April hingga 10 Mei melalui Desk Pilkada.

Sejauh ini, desk pilkada telah menjaring 6 nama bakal calon untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut melalui tahapan yang sudah ditentukan oleh partai, kemudian selanjutnya akan diserahkan ke DPD sebelum akhirnya dikirim ke tingkat DPP.

Adapun calon yang telah mengambil formulir di desk pilkada DPC Gerindra Makassar yakni, Hj Nunung Dasniar (kader Partai Gerindra), Andi Mustaman (Direktur STIE Wirabhakti), Irman Yasin Limpo (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel), Andi Rachmatika Dewi (Ketua DPC Partai NasDem Makassar), Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (Wali Kota Makassar) dan Haris Yasin Limpo (Direktur PDAM Kota Makassar).

 

Sumber


75 Pages« First...234...10...Last »