Gubernur Jakarta Sekarang Tak Mengerti Seni dan Budaya

Gubernur Jakarta Sekarang Tak Mengerti Seni dan Budaya

Pemusik Ahmad Dhani menyebut Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tak paham mengenai seni dan budaya.

“Permasalahannya (di DKI Jakarta), gubernur yang sekarang nggak ngerti seni dan budaya. Dia nggak mungkin bisa mengembangkan seni dan budaya karena gubernurnya sekarang nggak ngerti. Musik aja nggak ngerti, apalagi yang lebih tinggi seni dan budaya,” ujar Ahamd Dhani di kediamannya di Jalan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam.

Saat itu, bersama delapan RT di wilayah tempat tinggalnya, Ahmad Dhani menggelar acara deklarasi dukungan bagi pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Acara tersebut dihadiri Sandiaga Uno, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, sejumlah ketua RT, dan warga setempat.

Pada malam itu, sekaligus digelar pula Deklarasi Komitmen Anies-Sandi untuk Seni Budaya.

Suami Mulan Jameela itu berharap jika menang nanti, Sandiaga Uno bersama Anies dapat meningkatkan kebudayaan dan kesenian di Jakarta.

“Kedatangan Mas Sandi di sini juga dalam usahanya untuk meyakinkan kami bahwa Mas Sandi berkomitmen tidak hanya di bidang UKM, tapi juga dalam kesenian dan kebudayaan. Berharap kalau Mas Sandiaga Uno nanti berhasil memenangkan pilkada, selain nanti menyejahterakan UKM, Mas Sandi juga mengusahakan hadirnya kesenian dan kebudayaan di Jakarta ini,” terang Dhani.

“Saya nggak yakin gubernur satunya akan bisa meningkatkan kebudayaan dan kesenian di Jakarta. Karena Jakarta ini adalah ibu kota negara, kesenian dan kebudayaan tetap harus dinomorsatukan. Jangan sampai ditinggalkan dan dilupakan seperti yang terjadi sekarang ini,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga Uno mengungkapkan pihaknya punya beberapa terobosan terkait festival kreasi seni.

Jika terpilih, dia dan Anies akan menggelar banyak festival seni budaya serta musik-musik terbaik karya anak bangsa.

“Harapan kami perhatian lebih terhadap seni dan budaya bisa terwujud di Jakarta lima tahun ke depan. Kami ingin tercipta pelaku-pelaku usaha di bidang musik, film, kebudayaan dan mudah-mudahan banyak Ahmad Dhani lain di Jakarta,” papar Sandi.

 

Sumber


Fadli Zon Sambut Baik Dukungan Ahmad Dhani ke Anies-Sandi

Fadli Zon Sambut Baik Dukungan Ahmad Dhani ke Anies-Sandi

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon turut hadir dalam deklarasi dukungan musisi Ahmad Dhani terhadap pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, di kawasan Pangkal Pinang, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Maret 2017.

Ia menyambut baik dukungan dari Dhani tersebut. Deklarasi ini juga dianggapnya sebagai bentuk dukungan kepada Anies-Sandi, untuk membuat Jakarta lebih maju dalam bidang seni dan budaya.

“Kami tentu sangat bergembira ada dukungan tokoh seniman, budayawan, musisi untuk kemenangan Mas Anies dan Mas sandi. Saya kira, kita semua punya komitmen untuk memajukan Jakarta termasuk di bidang seni dan budaya,” kata Fadli.

Menurutnya, kesenian dan kebudayaan adalah cerminan karakter bangsa. Keduanya membuat masyarakat lebih beradab.

“Kalau kita mau jadi bangsa beradab kita harus jadi bangsa berbudaya, kalau misalnya tidak berbudaya lihat lah ngomongnya kasar, marah-marah, kata-kata tidak dipilih, itu menunjukkan dia enggak beradab dan berbudaya,” ujarnya.

Menurut dia, pasangan Anies-Sandi yang diusung oleh partainya, dapat mewujudkan program pembangunan yang tidak hanya mementingkan infrastruktur namun juga aspek lain seni dan budaya daerah di Ibu Kota.

“Untuk itu kita harus punya pemimpin yang berbudaya dan beradab. Saya kira Anies-Sandi kalau terpilih jadi gubernur akan menjadikan Jakarta jauh lebih beradab dan berbudaya,” katanya.

 

Sumber


Ahmad Dhani Serahkan Waktunya untuk Menangkan Paslon Gubernur DKI Jakarta Ini

Ahmad Dhani Serahkan Waktunya untuk Menangkan Paslon Gubernur DKI Jakarta Ini 1

Musikus Ahmad Dhani mengatakan, hingga 19 April 2017, waktunya dipersembahkan untuk Partai Gerindra, khususnya demi memenangkan pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua mendatang.

“Pokoknya, dari hari ini sampai tanggal 19 April itu saya menyerahkan waktu saya kepada Partai Gerindra,” ujar Ahmad Dhani ketika ditemui di kediamannya di Jalan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam.

“Jadi, sampai 19 April nanti, waktu saya untuk Partai Gerindra, khususnya tentunya untuk pemenangan Anies dan Sandi. Sampai 19 April, saya nggak ke mana-mana, untuk perjuangan Jakarta lebih bermartabat,” lanjut suami penyanyi Mulan Jameela itu.

Ahmad Dhani juga mengaku siap untuk turut turun langsung ke tengah warga atau blusukan dalam rangka memenangkan Anies-Sandi.

“Iya, dong (akan terjun langsung ke tengah masyarakat). Saya tergantung perintah Mas Fadli, nih. Mas Fadli perintahkan saya blusukan, ya, saya lakukan,” ucap ahmad Dhani.

Saat itu, bersama delapan RT di wilayah tempat tinggalnya, Ahmad Dhani memang tengah menggelar acara deklarasi dukungan bagi pasangan calon Anies-Sandi.

Acara deklarasi itu dihadiri pula oleh calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon mengatakan Ahmad Dhani tentu bakal diminta untuk turun langsung ke tengah warga sebagai bentuk dukungannya terhadap Anies-Sandi.

“Mas Ahmad Dhani nanti kami akan minta turun langsung ke masyarakat, datang ke rumah-rumah, ke kampung-kampung, ke perumahan. Kemudian, kalau nanti bertemu warga dan sebagainya, kami akan minta Beliau dan kawan-kawan untuk ikut mendukung,” tutur Fadli Zon.

 

Sumber


Gerindra Berharap Dukungan Keluarga Cendana Signifikan untuk Anies

Gerindra Berharap Dukungan Keluarga Cendana Signifikan untuk Anies

Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mendukung Anies-Sandi meski partainya adalah pendukung Ahok-Djarot. Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad berharap dukungan keluarga Cendana yang diwakili Titiek Soeharto bisa signifikan untuk Anies.

“Kita harap dukungan dari (keluarga) cendana memperkaya dukungan yang ada. Karena kita tahu (keluarga) cendana punya pendukung sendiri,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Dukungan tersebut menurut Dasco bisa terlihat ketika pasangan calon nomor urut 3 itu menghadiri peringatan Supersemar, Sabtu (11/3). Dalam acara selawat dan zikir itu, Masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur yang dipilih menjadi lokasi peringatan dipenuhi oleh jamaah.

“Terutama Jakarta ini masih. Kita lihat waktu acara (peringatan Supersemar) di At-Tin itu datang melimpah ruah,” ungkap Dasco.

Gerindra berharap keluarga Cendana bisa memberi dukungan yang signifikan untuk Anies-Sandi. “Kita harapkan bahwa dengan adanya dukungan dari (keluarga) cendana, ya signifikanlah dukungan untuk Anies-Sandi,” ucap Dasco.

Gerindra juga terus mempertahankan hasil survei terhadap Anies-Sandi yang saat ini masih unggul. Dasco menjelaskan, Gerindra akan memperkuat basis dukungan.

“Kita kerja keras. Kita tetap turun ke bawah dari rumah ke rumah. Dari TPS ke TPS untuk memperkuat basis kita. Supaya apa yang sudah kita capai tetap sama,” kata Dasco.

 

Sumber


Gerindra Belum Pastikan Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Gerindra Belum Pastikan Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyatakan siap maju menjadi calon Gubernur Jawa Barat dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat pada tahun 2018.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu telah melakukan sejumlah komunikasi politik dengan partai politik seperti, PKS, Gerindra, PDIP, Hanura, NasDem, dan PPP. Namun baru NasDem yang akan mendeklarasikan dukungan untuk Ridwan Kamil.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan bahwa partainya belum tentu akan kembali mengusung Ridwan Kamil, meskipun pada Pilkada Kota Bandung tahun 2013 lalu, Gerindra bersama dengan PKS memenangkan Emil.

“Belum tahu juga sih, karena masih terlalu dini,” ujar Fadli di DPR RI, Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017.

Fadli mengaku, partainya saat ini baru membuka pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung Gerindra di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Kami masih godok, di daerah terus buka kesempatan bagi calon-calon. Kemudian kami lakukan fit and proper test. Usai itu dibawa ke pusat (DPP),” kata Fadli.

Wakil Ketua DPR RI itu juga menyebut, masih cukup waktu untuk mencari sosok yang tepat untuk maju Pilkada di Tanah Sunda tersebut. “Saya kira masih banyak waktu, kurang lebih setahun. Fit and proper test belum tahu kapan. Yang jelas sekarang baru pembukaan penjaringan calon,” ujar Fadli.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengaku sulit untuk maju sebagai calon independen dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Emil memilih berkomunikasi dengan partai politik untuk mengusungnya.

“Berat, karena sekian persen dikali populasi yang wah luar biasa paling banyak. Tidak sesederhana itu,” ujar Ridwan, Sabtu, 11 Maret 2017.

Sejauh ini, komunikasi politik untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018 terus dibangunnya. Di antaranya dengan PKS, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, Hanura, Nasdem dan PPP

 

Sumber


75 Pages« First...91011...20...Last »