Ahmad Dhani Serahkan Waktunya untuk Menangkan Paslon Gubernur DKI Jakarta Ini

Ahmad Dhani Serahkan Waktunya untuk Menangkan Paslon Gubernur DKI Jakarta Ini 1

Musikus Ahmad Dhani mengatakan, hingga 19 April 2017, waktunya dipersembahkan untuk Partai Gerindra, khususnya demi memenangkan pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua mendatang.

“Pokoknya, dari hari ini sampai tanggal 19 April itu saya menyerahkan waktu saya kepada Partai Gerindra,” ujar Ahmad Dhani ketika ditemui di kediamannya di Jalan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam.

“Jadi, sampai 19 April nanti, waktu saya untuk Partai Gerindra, khususnya tentunya untuk pemenangan Anies dan Sandi. Sampai 19 April, saya nggak ke mana-mana, untuk perjuangan Jakarta lebih bermartabat,” lanjut suami penyanyi Mulan Jameela itu.

Ahmad Dhani juga mengaku siap untuk turut turun langsung ke tengah warga atau blusukan dalam rangka memenangkan Anies-Sandi.

“Iya, dong (akan terjun langsung ke tengah masyarakat). Saya tergantung perintah Mas Fadli, nih. Mas Fadli perintahkan saya blusukan, ya, saya lakukan,” ucap ahmad Dhani.

Saat itu, bersama delapan RT di wilayah tempat tinggalnya, Ahmad Dhani memang tengah menggelar acara deklarasi dukungan bagi pasangan calon Anies-Sandi.

Acara deklarasi itu dihadiri pula oleh calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon mengatakan Ahmad Dhani tentu bakal diminta untuk turun langsung ke tengah warga sebagai bentuk dukungannya terhadap Anies-Sandi.

“Mas Ahmad Dhani nanti kami akan minta turun langsung ke masyarakat, datang ke rumah-rumah, ke kampung-kampung, ke perumahan. Kemudian, kalau nanti bertemu warga dan sebagainya, kami akan minta Beliau dan kawan-kawan untuk ikut mendukung,” tutur Fadli Zon.

 

Sumber


Gerindra Berharap Dukungan Keluarga Cendana Signifikan untuk Anies

Gerindra Berharap Dukungan Keluarga Cendana Signifikan untuk Anies

Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mendukung Anies-Sandi meski partainya adalah pendukung Ahok-Djarot. Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad berharap dukungan keluarga Cendana yang diwakili Titiek Soeharto bisa signifikan untuk Anies.

“Kita harap dukungan dari (keluarga) cendana memperkaya dukungan yang ada. Karena kita tahu (keluarga) cendana punya pendukung sendiri,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Dukungan tersebut menurut Dasco bisa terlihat ketika pasangan calon nomor urut 3 itu menghadiri peringatan Supersemar, Sabtu (11/3). Dalam acara selawat dan zikir itu, Masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur yang dipilih menjadi lokasi peringatan dipenuhi oleh jamaah.

“Terutama Jakarta ini masih. Kita lihat waktu acara (peringatan Supersemar) di At-Tin itu datang melimpah ruah,” ungkap Dasco.

Gerindra berharap keluarga Cendana bisa memberi dukungan yang signifikan untuk Anies-Sandi. “Kita harapkan bahwa dengan adanya dukungan dari (keluarga) cendana, ya signifikanlah dukungan untuk Anies-Sandi,” ucap Dasco.

Gerindra juga terus mempertahankan hasil survei terhadap Anies-Sandi yang saat ini masih unggul. Dasco menjelaskan, Gerindra akan memperkuat basis dukungan.

“Kita kerja keras. Kita tetap turun ke bawah dari rumah ke rumah. Dari TPS ke TPS untuk memperkuat basis kita. Supaya apa yang sudah kita capai tetap sama,” kata Dasco.

 

Sumber


Gerindra Belum Pastikan Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Gerindra Belum Pastikan Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyatakan siap maju menjadi calon Gubernur Jawa Barat dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat pada tahun 2018.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu telah melakukan sejumlah komunikasi politik dengan partai politik seperti, PKS, Gerindra, PDIP, Hanura, NasDem, dan PPP. Namun baru NasDem yang akan mendeklarasikan dukungan untuk Ridwan Kamil.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan bahwa partainya belum tentu akan kembali mengusung Ridwan Kamil, meskipun pada Pilkada Kota Bandung tahun 2013 lalu, Gerindra bersama dengan PKS memenangkan Emil.

“Belum tahu juga sih, karena masih terlalu dini,” ujar Fadli di DPR RI, Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017.

Fadli mengaku, partainya saat ini baru membuka pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung Gerindra di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Kami masih godok, di daerah terus buka kesempatan bagi calon-calon. Kemudian kami lakukan fit and proper test. Usai itu dibawa ke pusat (DPP),” kata Fadli.

Wakil Ketua DPR RI itu juga menyebut, masih cukup waktu untuk mencari sosok yang tepat untuk maju Pilkada di Tanah Sunda tersebut. “Saya kira masih banyak waktu, kurang lebih setahun. Fit and proper test belum tahu kapan. Yang jelas sekarang baru pembukaan penjaringan calon,” ujar Fadli.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengaku sulit untuk maju sebagai calon independen dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Emil memilih berkomunikasi dengan partai politik untuk mengusungnya.

“Berat, karena sekian persen dikali populasi yang wah luar biasa paling banyak. Tidak sesederhana itu,” ujar Ridwan, Sabtu, 11 Maret 2017.

Sejauh ini, komunikasi politik untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018 terus dibangunnya. Di antaranya dengan PKS, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, Hanura, Nasdem dan PPP

 

Sumber


Hary Tanoe Dukung Anies-Sandi, Fadli Zon: Tidak Ada Urusan SARA

Tidak Ada Urusan SARA

Ketua Umum DPP PerindoHary Tanoesoedibjo tegas memberikan dukungan kepada pasangan calon Pilkada DKI Anies Baswedan -Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai dukungan Harry Tanoe tidak menimbulkan isu SARA.

Karena Gerindra sepenuhnya membuka kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung Anies-Sandi.

“Saya kira enggak ada urusan SARA di situ,” ujar Fadli di komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Menurut Fadli dukungan Perindo secara penuh sangat berpengaruh terhadap elektabilitas Anies-Sandi di putaran kedua Pilkada DKI.

Karena hal tersebut Fadli menegaskan tidak ada hubungannya isu SARA dengan dukungan dari Harry Tanoe.

“Pasti berpengaruh ya dan membuktikan pilkada Jakarta bukan persoalan SARA,” kata Fadli.

Fadli menambahkan tidak hanya Harry Tanoe saja yang mendukung Anies-Sandi.

Ada banyak elemen masyarakat agama muslim yang ikut mendukung paslon nomor tiga di Pilkada DKI.

“Artinya pak Harry Tanoe dengan tokoh yang mendukung Anies Sandi enggak ada kaitan dengan agama. Itu sah sah aja,” ujar Fadli.

 

Sumber


Pilkada DKI Bukan Perang Suku, Etnis, dan Agama

Pilkada DKI Bukan Perang Suku, Etnis, dan Agama 2

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edy Prabowo menegaskan Pilkada DKI bukan sebagai ajang peperangan.

Edy tidak ingin Pilkada tahun ini diisi oleh isu-isu SARA.

“Yang harus kita ingat Pilkada DKI bukan perang antar suku, etnis dan agama,” ujar Edy di komplek parlemen RI, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Edy memaparkan saat ini warga Jakarta butuh pemimpin baru.

Dalam hal ini Edy berharap Gubernur berikutnya bisa lebih santun dalam memimpin ibukota.

“Kita bicara masalah keyakinan bahwa kita mencari pemimpin yang lebih baik, santun, sopan dan tidak korupsi,” ujar Edy.

Saat ini Gerindra masih terus mencari banyak dukungan untuk memenangkan Anies-Sandi dalam putaran kedua Pilkada.

Setiap ada relawan dari partai lain akan diterima dengan tangan terbuka.

“Kita terus berusaha untuk memenangkan pasangan kita, kita alhamdulilah mendapatkan dukungan tersebut mengalir dari setiap elemen,” ujar Edy.

 

Sumber


75 Pages« First...91011...20...Last »