Caleg DPR RI Dapil 6 Jawa Timur Abdul Salam,SH Peduli Kelud

Image-1

Image-1(1)

Pada kegiatan Peduli Kelud , Calon Legislatif DPR RI Nomer Urut 8  Partai

Gerindra Dapil 6 Abdul Salam sekaligus Ketua GRIB Jawa Timur , Pasca

terjadinya ledakan Gunung Kelud , selama 3 ( tiga ) hari bersama garda

pasukannya melakukan penyisiran di lokasi gempa untuk membantu masyarakat

yang mendapatkan musibah gempa, Kepedulian Calon anggota DPR RI Abdul Salam

patut dicontoh , karena secara langsung peduli turun di masyarakat berupa

pertolongan dengan mengungsikan beberapa masyarakat ke tempat penampungan

darurat, selain itu Abdul Salam juga memberikan bantuan langsung berupa : Mie,

Beras, Susu, Kue kering dan air minum kepada beberapa kelompok pengungsi di

tempat penampungan.

” Sebelum terjadinya Cobaan ini, kami setiap minggu selalu turun ke masyarakat

untuk membantu masyarakat, apalagi saat ini dalam kondisi masyarakat sedang

mendapatkan musibah ” : ujar Abdul Salam , ” ini adalah program kami dan ini

adalah implementasi dari Gerakan Indonesia Raya tambahnya.

Dengan adanya bencana ini Abdul Salam tengah menyiapkan beberapa agenda

yang akan dikerjakan langsung karena ini kondisi darurat dan ini merupakan aksi

peduli  yg harus jalan, ” Kita jangan bicara program, tapi kita harus buktikan ”

demikian komentarnya.


Dua Srikandi Kabupaten Bogor Turut Hadir Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Dua Srikandi Kabupaten Bogor Turut Hadir Memperingati

Dua Srikandi Kabupaten Bogor Turut Hadir Memperingati2

Setelah resmi di lantik sebagai wakil DPD Jabar, Hj. Juliana Wahid, SE, M.Pd

(caleg DPR RI Jabar V, Kab. Bogor, No. 7) beserta tandemnya Yanti Hasbian,

SE, M.Pd (caleg DPRD Dapil V, Kab. Bogor) terus melakukan sosialisasi dan turun

ke masyarakat guna melihat dan menampug aspirasi masyarakat. Kali ini (16-

02-2014) kedua srikandi ini turut hadir dalam acara peringatan maulid nabi saw

di Kp. Cilame, desa sukamaju, kecamatan cigudeg. kegiatan ini dihadiri ratusan

pserta ibu-ibu majlis ta’lim setempat dan dari majlis ta’lim desa lainnya, desa

nanggung, cikasungka dan lain sebagainya.

“kegitan ini rutin dilakukan oleh warga kami, selain untuk mempererat tali

silaturahmi, juga merupakan sunah rasulullah saw. Yang perlu kita jaga. Karna

sudah banyak orng yg luput dalam hal kegiatan seperti ini” ungkap ketua panitia

Ustadzah Rodiah

Dalam acara tersebut terdapat beberapa kegiatan unik dan menarik. Selain

membacakan shalawat, dalam kegitan tersebut dilakukan pula potong rambut

kepada anak kecil dan mendoakan ibu yang sedang hamil oleh tokoh masyarakat

setempat dan ustadzah setempat. tradisi ini sering dilakukan saat sedang

memperingati acara maulid Nabi SAW seperti kali ini. Warga yang hadir sangat

antusias dan merasa senang. Acara berjalan dengan sangat lancar dan khidmat.


Gaet Pemilih Muda, Caleg Gerindra Ini Adakan Lomba Karya Tulis

Gaet Pemilih Muda, Caleg Gerindra Ini Adakan Lomba Karya Tulis

Depok, Seruu.com – Dalam rangka menyerap aspirasi dan mencari ide-ide kreatif dari masyarakat dan stakeholder di daerah Depok dan Bekasi, Calon Legislatif DPR RI Termuda dari daerah pemilihan Bekasi dan Depok asal Partai Gerindra, Anggawira mengadakan sebuah lomba karya tulis.

Sebagai rasa syukur telah dilaksanakannya lomba esai yang diselenggarakan Anggawira, akhirnya pengumuman pemenang lomba karya tulis diumumkan pada Kamis (13/02/2014) di Posko Sentra Informasi Anggawira, Depok.

Dengan jumlah 36 karya tulis yang masuk, maka terpilihlah tiga besar sebagai pemenangnya. Lomba karya tulis ini berhadiah uang total Rp 2,3 juta bagi tiga besar pemenangnya.

Pemenang pertama diraih oleh Andrianna Bella dengan judul “Peran Kota Depok dan Bekasi dalam Menopang Jakarta pada Era Bonus Demografi”, pemenang kedua diraih oleh Fiud Khodriah “Strategi Pembangunan Pariwisata di Bekasi” dan pada pemenang ketiga diraih oleh Niken Ari Setyowati dengan judul karya tulis “Depok Butuh Taman Kota, Bukan Keinginan Semata”.

“Selamat kepada para pemenang,ini adalah awal langkah yang baim bagi Depok dan Bekasi” Kata Anggawira saat ditemui Seruu.com, Jumat (14/02/2014).

Angga, sapaan akrab Anggawira, menilai bahwa konstituen terutama konstituen muda sangat mempunyai andil bagi dirinya untuk bisa lebih mengembangkan Kota Depok dan Bekasi.

Karenanya, lanjut Angga, caleg dan para konstituennya harus saling bersinergi, dan lomba esai ini merupakan salah satu cara untuk mendengar aspirasi langsung dari mereka.

“Oleh karena itu kita bekerja bersama untuk Bekasi-Depok yang lebih baik, tegasnya”

Penjurian lomba kaya tulis ini sendiri, Anggawira menggandeng sebuah portal berita politik yang mengajak kaum muda untuk partisipasi dalam pemilih sebagai tim penilai untuk lomba karya tulis tersebut.

Pada sesi pemberian hadiah oleh Anggawira, juga di dihadiri oleh Co-Founder PemilihMuda.com, M. Chusnul. (Cesare)

Sumber: seruu.com


Caleg Gerindra Prihatin Atas Temuan Penderita Gizi Buruk di BTS Ulu

Caleg Gerindra Prihatin Atas Temuan Penderita Gizi Buruk di BTS Ulu

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Adanya temuan penyakit gizi buruk, sangat mengejutkan bagi kita semua. Kasus ini bisa jadi tidak hanya momok bagi para balita namun juga bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas, yang selalu mencanangkan Musirawas Sehat pilar dari Musirawas Darussalam.

Semestinya Pemkab Musirawas cepat tanggap terhadap permasalahan ini, karena bila didapati ada penderita penyakit gizi buruk merupakan cerminan buruknya performa dalam menyejahterakan masyarakatnya. Ini juga merupakan bukti lemahnya infrastruktur kesehatan dan pangan.

Seperti disampaikan Calong Anggota Legislatif (Caleg) Partai Gerindra, No. urut 1 Dapil 1 Musirawas, Ramandha Dwi Putra bin H Achmad Murtin kepada wartawan, Sabtu (08/02/2014) bahwa bisa jadi hanya sedikit yang memikirkan dampak jangka panjang yang ditimbulkan gizi buruk, jika hal ini tidak ditangani dengan serius maka dapat menyerang masa depan bangsa ini, karena kelainan ini menyerang anak-anak , generasi penerus, yang sedang dalam ‘golden period’ pertumbuhan otaknya.

“Gizi buruk adalah bentuk terparah dari proses terjadinya kekurangan gizi menahun. Status gizi anak balita secara sederhana dapat diketahui dengan membandingkan antara berat badan menurut umur maupun menurut panjang badannya dengan rujukan (standar) yang telah ditetapkan.

Dalam penelusuran kami di lapangan ketika sosialisasi sebagai Caleg, ditemui penderita gizi buruk di Desa Raksa Budi, SP 6 Kecamatan BTS Ulu yakni Muji Mulyono bin Mindarto.

Kami tidak mengetahui pasti berat badan yang bersangkutan namun bila dibandingkan dengan betisa saya ini masih kalah besarnya, padahal dari tanggal lahirnya, 16 September 2002 berarti sudah hampir berumur 12 tahun,” ungkap Caleg berbadan besar ini.

Salah satu tim sosialisasi Caleg, Wasikin menyampaikan bahwa orang tua bersangkutan berkeluh kesah dan menjerit dengan penderitaannya, terlebih rumahnya didatangi Caleg yang masih peduli dengan keluarganya, sangat berterima kasih sekali.

“Terima kasih Bapak Caleg dapat mampir ke gubuk kami dan memberikan bantuan, masih peduli dengan penderitaan kami, anak kami ini (Muji Mulyono) telah terserang syaraf nya dan kekurangan gizi sejak umur 7 bulan. Kami sendiri tak mampu mengobatinya, karena untuk makan saja kami susah,” ungkap Mindarto, Bapak dari Muji Mulyono, warga RT. 13 Dusun 3 Desa Raksa Budi yang ditirukan Wasikin kepada wartawan.

Selain itu, Caleg Ramandha dalam sosialisasinya menemukan juga penderita lumpuh sejak lahir, Afrindika Pratama bin Susanto. Menurut Ramandha dari keterangan Ibu Afrindika (Muntini), sudah lumpuh sejak lahir karena Ibunya terkena penyakit malaria, pernah beberapakali dilakukan pengobatan namun tidak ada perubahan.

“Ada hikmahnya kita sosialisasi kelapangan, termasuk dapat merasakan penderitaan warga. Dari pengalaman ini kita dapat menumbuhkan rasa empati dan berupaya memikirkan dan membantu mereka. Kepedulian inilah yang mesti kita pupuk terus agar kesejahteraan masyarakat kita dapat tercapai,” katanya dengan rasa prihatin.

Ramandha melanjutkan, penderita gizi buruk biasanya disebabkan dua faktor. Pertama, anak memang murni kekurangan asupan gaizi dan kedua, adanya penyakit penyerta seperti jantung dan pencernaan atau yang lainnya. Hal ini dapat terjadi karena faktor ekonomi yang lemah, mereka jangankan untuk makan makanan yang bergizi, untuk sekedar nasi saja susah. Ha ini mesti jadi perhatian pemerintah.
Sementara itu, Tim Sosialiasi Caleg yang lain, Darwin juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Musirawas, khususnya agar lebih peduli memperhatikan kesejahteraan rakyat.

“Mungkin penemuan penderita gizi buruk bukan hanya disini, bisa jadi masih banyak penderita gizi buruk lainnya di Kabupaten Musirawas yang mesti kita bantu dan perhatikan,” ungkap Darwin. (faisol


Singgah Makan Coto

Singgah Makan Coto

MAKASSAR, FAJAR–Caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Deniary Alwi Hamu menyempatkan diri menyantap semangkuk coto di Kabupaten Gowa, Selasa, 4 Februari. Di Gowa, Deniary melakukan silaturahmi bertemu Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.

Ichsan menyambut kedatangan Deniary yang datang bersama Ketua DPC Gerindra Gowa, Darmawansyah. Gowa termasuk dalam Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I, selain Makassar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar. (yuk)

Sumber: fajar.co.id


7 Pages123...Last »