DPD Gerindra Riau Gelar Silaturahmi dengan DPC se- Provinsi

DPD Gerindra Riau Gelar Silaturahmi dengan DPC se- Provinsi

Baru saja ditunjuk oleh DPP Gerindra, pengurus baru DPD Gerindra Riau gelar silaturrahmi dengan para pengurus DPC Gerindra se-Riau. Dalam silaturrahmi, juga dibagikan SK pengurus baru DPD Gerindra Riau periode 2015 sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Hari ini kita gelar silaturrahmi dengan seluruh pengurus baru Gerindra serta pembagian SK pengurus baru yang ditandatangani oleh Pak Prabowo selaku ketum DPP dan Pak Ahmad Muzani selaku Sekjend DPP,” kata Marwan Yohanis, Ketua baru DPD Gerindra Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Ahad (18/10/15).

Untuk pengurus baru kali ini, dari 45 jumlah struktur kepengurusan, 60 persen sebutnya masih didominasi dari pengurus lama DPD Gerinda Riau. Jika dibandingkan periode lalu, jumlah pengurus kali ini, lebih banyak dari periode sebelumnya “60 persen masih didominasi pengurus lama, 40 persennya tidak masuk, karena ada yang pindah tempat tinggal, ada yang tidak aktif dan ada juga evaluasi untuk pengurus baru, dalam artian wajah baru untuk keperluan penyegaran partai,” ungkapnya.

Di samping itu, ia menghimbau kepada pengurus baru agar senantiasa menjaga kekompakan dan kesolidan dalam membesarkan partai. Menurutnya hal ini mesti dijaga selalu, apalagi partai yang dipimpinnya, bukanlah partai biasa.

“Kita ingin partai ini bisa besar, terutama di Riau. Ingat, dalam menjalankan roda partai, ada empat O yang mesti diketahui, Otak, Otot, Ongkos dan Ontok atau jangan banyak bicara jika tidak bisa membesarkan partai dengan Otak, Otot maupun Ongkos,” ujarnya.

Sementara itu, Taufik Arrakhman, Bendahara baru DPD Gerindra Riau meyakini, dengan susunan pengurus baru kali ini, Partai Gerindra bisa besar dan lebih maju dari tahun sebelumnya. Apalagi susunan pengurusnya, tidak sembarangan orang diputuskan DPP partai.

“Tugas atau yang menjadi kewajiban kita dalam waktu dekat ini, salah satunya yakni memenangkan calon yang diusung partai pada Pilkada sembilan kabupaten/kota yang dilaksanakan Desember mendatang,” tutupnya.

Sebagai data tambahan, dalam SK DPP Nomor: 07-0121/Kpts/DPP-GERINDRA/2015 ini juga mencamtumkan nama Marjohan Hasimu selaku sekretaris baru DPD Gerindra Riau.

 

Sumber

 

 


Rina Aditya Sediakan Ambulans Gratis untuk Korban Banjir

Rina Aditya Sediakan Ambulans Gratis untuk Korban Banjir

 

Setelah menemui korban banjir di wilayah Tomang dan Grogol, Jakarta Barat, pada Selasa (10/2/2015), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Rina Aditya Sartika, kembali menyambangi korban banjir di dua lokasi, Rabu (11/2/2015).

Dalam kunjungannya itu, korban banjir mengeluh tak adanya pelayanan kesehatan gratis dari Pemda DKI. Mendengar hal tersebut Anggota Komisi B itupun mempersilahkan warga untuk menggunakan ambulans milik Rumah Peduli dan Pengabdian Rina Aditya Sartika.

Dua lokasi yang kunjungi tepatnya di Jalan Jelambar Jaya IV RT 02/03, Kelurahan, Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan dan Kampung Bali di Jalan Kali Sekretaris, RT 07, 08, 09, 10 dan 11, RW 05, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di Kedua lokasi tersebut masih tergenang banjir sekitar 40 cm.

Di Jalan Jelambar Jaya IV, Rina memberikan bantuan sembako dan susu kepada para korban banjir. Dirinya tak peduli meski harus menerobos genangan setinggi demi bertemu warga. Ia tetap memberi semangat agar korban sabar menghadapi musibah.

Rina juga memberikan pencerahan kepada warga, bahwa banjir lebih disebabkan beberapa pompa air milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI rusak saat hujan mengguyur Jakarta. “Ibu-ibu dan bapak-bapak pasti sudah tahu dari media kalau Pak Gubernur bilang pompa-pompa air ada sebagian yang rusak,” kata Rina.

Sambut gembira
Sementara itu, salah satu warga korban banjir di RT 02, Heru (45), mengapresiasi kedatangan anggota dewan ke pemukimannya. “Alhamdulillah dengan adanya bantuan sembako dari bu Rina. Meski sebelumnya ada bantuan dari Pak Lurah, itupun sudah habis. Dengan adanya bantuan dari ibu dewan dapat mengurangi beban masyarakat. Mudah-mudahan kunjungan bu Rina dan bantuan yang diberikannya bisa menjadi perhatian bagi pihak yang lain,” harap Heru.

Kepada Rina, Heru yang mewakili warga korban banjir mengeluhkan tidak adanya posko pengobatan gratis di wilayahnya. Rina pun menanggapi keluhan dari warga itu dan berjanji akan mendorong Pemprov DKI khususnya, dan rekan sesama anggota dewan agar memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan korban banjir. “Seharusnya Pemprov DKI sigap di hari pertama banjir. Pengobatan gratis seharusnya sudah ada,” kata Rina seraya berjanji akan berkoordinasi dengan rekan-rekannya yang duduk di Komisi E dan Palang Merah Indonesia (PMI) supaya pengobatan gratis tersedia.

Dalam kesempatan terpisah, Rina juga menyalurkan bantuan berupa sembako bagi warga Kampung Bali di Jalan Kali Sekretaris, RT  07, 08, 09, 10 dan 11, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di pemukiman penduduk ini, banjir masih belum surut.

Eli (40), warga RT 09/05, salah satu korban banjir mengungkapkan, rumahnya yang berlantai dua masih tergenang air di lantai dasarnya. Di rumahnya dihuni 3 Kepala Keluarga (KK). Ibu beranak tiga ini mengaku, bersyukur mendapat bantuan sembako dari Rina Aditya Sartika. “Karena banjir, kemana-mana susah. Bersyukur sekali dikasih sembako oleh bu Rina. Bersyukur banget, terbantu sekali bisa meringankan beban,”ujar Eli.

Siapkan Ambulans Gratis

Sementara Parno (50), ketua RT 08/05, menyayangkan tidak adanya pengobatan gratis dan layanan kesehatan di wilayahnya. “Pengobatan gratis belum ada,” ucapnya. Mendengar keluhan itu, Rina mempersilahkan warga untuk tak segan-segan memakai ambulans milik Rumah Peduli dan Pengabdian Rina Aditya Sartika. “Catat nomor saya pak. Ambulancs stand by 24 jam,” kata Rina.


Pentingnya Inklusi Ekonomi Pancasila dan Produktivitas Berkelanjutan Dalam Sistem Pendidikan Nasional

Jakarta, (22/9/2013). Pukul 10:00

Ini

Prof.Ir. Suhardi menyampaikan kuliah umum dalam acara penyambutan mahasiswa baru di STKIP Kusuma Bangsa dengan tema “Wajah Pendidikan Indonesia”. Dalam kesempatan ini, Prof. Ir. Suhardi di depan 1.300 mahasiswa-mahasiswi baru STKIP Kusuma Bangsa menyampaikan orasi mengenai pentingnya perubahan kurikulum pendidikan Indonesia yang berbasis kapitalistik dan konsumerisme menuju pembangunan ekonomi yang berbasis produktivitas berkelanjutan (sustainable) dan sadar akan pentingnya ekonomi Pancasila.

Ini 2Prof. Suhardi menyampaikan bagaimana salah satu penyebab rusaknya alam serta eksploitasi besar-besaran sumber daya alam Indonesia tanpa berimplikasi langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat adalah kuatnya paradigma ekonomi kapitalistik yang asal dicomot dari budaya Barat yang menonjolkan pandangan-pandangan kepentingan pribadi dan prinsip profit maximizing. Prof. Ir. Suhardi kemudian menyampaikan pentingnya pendidikan tidak hanya sebagai proses transfer ilmu namun juga sebagai media utama pembentukan karakter bangsa. “Oleh karenanya, unsur-unsur ekonomi Pancasila yang berlandaskan keadilan sosial, kemandirian ekonomi, dan moralitas harus dibentuk sejak dini sebagai upaya pembangunan ekonomi khas Indonesia”, papar beliau. Beliau mencontohkan bagaimana kegiatan produksi berkelanjutan dapat dimulai dari diri sendiri dengan memulai menanam pohon dan mengkonsumsi bahan pangan alternatif sebagai upaya untuk memulai usaha ketahanan pangan nasional.


Kesira DPC Gerindra Lebak Bantu Korban Banjir

Kesira-DPC-Gerindra-Lebak-Bantu-Korban-Banjir

Rangkasbitung – Badan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kabupaten Lebak, turut prihatin atas terjadinya musibah bencana banjir dan longsor yang terjadi di sekitar 11 kecamatan yang berada di kabupaten Lebak-Banten.

Untuk meringankan beban para korban, Kesira bersama pengurus DPC Partai Gerindra Lebak, langsung terjun ke beberapa titik lokasi banjir dan longsor. Selain membantu evakuasi para korban tim Kesira dan DPC juga memberikan bantuan sembako, berbagai makananan, nasi bungkus, minuman, kopi siap santap kesejumlah warga di lokasi banjir diseputar, kampung Lebak Sambel, Kalimati dan Kadu Agung yang berada di sepanjang bibir sungai Ciujung.

Selain itu, Kesira DPC Partai Gerindra juga secara mobile terus lakukan pemantauan ke beberapa titik lokasi banjir dan longsor dengan menyiapkan 2 kendaraan operasional termasuk menyediakan mobil ambulance gratis yang dilengkapi obat-obatan.

Menurut ketua badan Kesira DPC Gerindra Lebak, Isbat Bachtiar dan ketua OKK DPC Gerindra Lebak, H Oong Syahroni, apa yang dilakukan pihaknya, adalah bagian dari kepedulian Partai Gerindra terhadap warga, khususnya yang sedang dilanda musibah korban banjir dan longsor.”Kalaupun bantuan yang kita berikan tidak seberapa,namun mudah-mudahan mampu meringankan beban warga yang sedang alami musibah,” ungkap keduanya, seusai membantu evakuasi warga di kp Lebak Sambel, Rabu (9/1).

Beberapa warga mengaku sangat menyambut baik, bantuan dan peran serta Kesira DPC Gerindra Lebak yang secara langsung telah membantu warga korban banjir.”Bukti inilah yang kami harapkan dalam situasi seperti ini. Dan Insya Allah kami siap mendukung Gerindra dan pak Prabowo untuk menjadi Presiden 2014 mendatang,”ungkap puluhan warga kampung Lebak Sambel sambil yel…yel hidup Gerindra….hidup Pak Prabowo.

Sebelumnya hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lebak yang berlangsung sejak, dua hari lalu menyebabkan sejumlah sungai di Kabupaten Lebak meluap, dan mengakibatkan sedikitnya 1.897 rumah warga yang berada di 11 kecamatan di wilayah Lebak terendam banjir. Selain rumah dan ribuan hektar sawah,banjir juga sempat menghambat jalur utama Rangkasbitung-Pandeglang yang terendam setinggi 1 meter termasuk melumpuhkan areal terminal bus antar kota Mandala yang digenangi banjir setinggi 75 cm akibat meluapnya sungai Ciujung.

Longsoran juga terjadi di jalur kereta api Rangkasbitung- Jakarta, tepatnya disekitar KM,75 plus 500-600 di seputar Ciawi Rangkasbitung, yang sempat menghambat perjalanan kereta api dari Jakarta-Rangkasbitung dan sebaliknya.

Informasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, banjir terjadi di 11 Kecamatan yaitu, Kecamatan Rangkasbitung,
Cibadak, Kalanganyar, Cimarga, Cikulur, Banjarsari, Gunung Kencana, Pangarangan, Wanasalam, Lebak Gedong, Cilograng dan Muncang. Yang terbanyak jumlah rumah warga yang terendam banjir , adalah di Kecamatan Rangkasbitung, yaitu sebanyak 866 rumah, satu Rumah terkena longsor, disusul Kecamatan Wanasalam berjumlah 346 rumah, Banjarsari 196 rumah, Cibadak 184 rumah, Kalanganyar 149, Gunung Kencana 28 rumah, Cikulur 48 rumah satu diantaranya terkena longsor, dan 24 terncam longsor, Muncang 6 rumah terkena longsor, Panggarangan 4 rumah terkena longsor, dan Cilograng 1 rumah terkena longsor.

Korban banjir yang terendam rumahnya atau terkena longsor dievakuasi ditempat yang aman dibeberapa posko bencana BPBD di antaranya adalah posko Masjid Leuwijamang, posko Vihara Sunan Kalijaga, posko gedung juang 45, posko Lebak Saninten, dan posko Salahaur. (isbat bachtiar/Kesira Lebak)


Gerindra Padang Pariaman Helat Lomba Layang-layang

Gerindra Padang Pariaman Helat Lomba Layang-layang

PADANG PARIAMAN, SO–Ketua Partai Gerindra kabupaten Padang Pariaman, Happy Neldy, SE, MM secara resmi membuka turnamen lomba layang layang yang dihelat di Tapakis Ulakan.

Iven lomba layang layang ini merupakan permainan anak nagari yang selalu dilaksanakan setelah musim panen padi. Biasanya para generasi muda dan para tetua kampung berpesta pora dengan melaksanakan lomba layang layang.

“Tradisi mainan layang layang ini merupakan kebudayaan kita di Minangkabau yang harus tetap kita lestarikan sebagai permainan anak nagari. Untuk itulah kita dari partai Gerindra Padang Pariaman mendukung diadakanya lomba layang layang ini,” ucap Happy Neldy pada www.sumbaronline.com sore ini.

Lomba yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah seperti kecamatan Ulakan Tapakis, Sintoga, Nan Sabaris dan Lubuk Alung ini, sebut mantan anggota DPRD Padang Pariaman ini, memperebutkan hadiah berupa kerbau, serta kambing dan banyak lagi hadiah menarik lainnya.

“Semoga apa yang telah kita lakukan sebagai wujud partisipasi dan kepedulian kita terhadap pelestarian budaya anak nagari ini, hendaknya dapat menjalin tali silahturahmi antara generasi muda dan tuo tuo kampung,” ungkap Happy Neldy sambil melafaskan yel-yel “Gerindra Menang, Prabowo Presiden..”

Dilaporkan : bima

Sumber: sumbaronline.com


23 Pages« First...91011...20...Last »