Ketua KPU: Logistik Aman, Tidak Ada Alasan Pemilu Diundur

Logistik Pemilu 2009 dipastikan tidak ada masalah. KPU pun tetap konsisten menyelenggarakan pemilu pada 9 April 2009.

“Tidak ada logistik yang terbengkalai, itu hanya isu. Jika H-1 logistik tidak ada di TPS, baru dibilang terbengkalai. H-1 saja belum. Tidak ada masalah dengan pengadaan logistik. Jadi kami tidak ada alasan untuk mengundur pemilu,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary.

Hal ini disampaikan Hafiz di sela-sela acara rapat koordinasi nasional Partai Pemuda Indonesia di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2009).

Menurut dia, KPU saat ini sedang konsisten untuk melaksanakan pemilu pada 9 April 2009.

“Kalau Bawaslu mengatakan terbengkalai, tanya sama Bawaslu kapan seharusnya logistik sesuai UU. Jangan asal ngomong saja Bawaslu,” ujarnya.

Hafiz mengatakan, KPU sedang mengusulkan Keppres 80/2003 yang berisi yaitu perpendekan masa pelelangan dan penunjukkan langsung dalam hal-hal tertentu menyangkut hal yang darurat. “Kami tetap akan berusaha pemilu tanggal 9,” kata Hafiz.(Detik.com)


Prabowo dan Sultan Hadiri Rakornas PPI, SBY Tak Datang

Calon Presiden (Capres) Prabowo Subijanto dan Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Pemuda Indonesia (PPI). Walau belum menjadi keputusan, sejumlah tokoh akan dijadikan ikon capres dari PPI, termasuk kedua tokoh itu.

“Kita tetap berpandangan, masih banyak capres yang memiliki kapasitas, kualitas, integritas, bisa dijadikan ikon dan diberi kesempatan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPI Nicko Silitonga kepada wartawan di sela-sela Rakornas PPI di Hotel Sahid Sudirman, Jl Sudirman, Jakarta, Sabtu (10/10/2009).

Hal itu disampaikan Nicko Silitonga terkait kedantangan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Gerindra Prabowo Subiyanto dan Sri Sultan HBX dalam acara tersebut. Nicko juga mengatakan, sebenarnya dalam jadwa acara diundang Presiden SBY, namun hingga kini belum jelas kehadirannya.

PPI, lanjut Nicko, sebenarnya memiliki banyak tokoh yang bisa dijadikan capresnya, yaitu SBY, Prabowo, Rizal Ramli dan Sri Sultan. Selain itu, PPI juga tengah melirik tokoh lainnya, seperti Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin dan juga Ketua Umum DPP PPI sendiri, Hasanuddin Yusuf.

“Namun, pembahasan itu semua nanti akan mengerucut pada saat Rapat Pimpinan Nasional, dijadwalkan satu bulan lagi,” ungkapnya.

Terkait target perolehan suara dalam Pemilu 2009 mendatang, Nicko mengatakan, pihaknya tidak muluk-muluk tentang hal itu. “Kita realistis saja, target kita 7 persen sampai 8 persen atau setara 40-50 persen kursi di parlemen,” pungkasnya.(Detik.com)


KPU: Pemilu Tetap Digelar Sesuai Jadwal

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary memastikan, pelaksanaan pemilu akan berlangsung sesuai dengan jadwal. Meskipun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan pesimis pemilu akan berlangsung dengan maksimal pada 9 April nanti.
“Pemilu tidak boleh diundur, meski Bawaslu pesimis dengan kesiapan KPU terutama dalam hal logistik,” tegas Anshary di acara Rakornas Partai Pemuda Indonesia (PPI) di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (10/1/2009).

Anshary menambahkan, logistik pemilu tidak terbengkalai. Kabar tersebut hanya isu belaka.

“Jika H-1 logistik tidak ada di TPS, baru itu dibilang terbengkalai. H-1 saja belum. Karena tidak ada masalah dengan logistik jadi kami tidak punya alasan untuk mengundurkan masa Pemilu, dan KPU sekarang sedang konsentrasi untuk persiapan Pemilu 9 April,” tuturnya.

Sementara mengenai penunjukkan langsung bagi pengadaan logistik untuk Pilpres 2009, Anshary mengatakan, pihkanya memang mengusulkan perubahan Keppres nomor 80 Tahun 2003 yang ke delapan, yang isinya ada dua.

“Yaitu mengenai perpendekan masa waktu pelelangan dan kedua, penunjukkan langsung dalam hal-hal tertentu yang menyangkut hal-hal dari segi apapun. Namun hingga kini masih menunggu persetujuan,” jelasnya.

Seperti diketahui, penunjukkan langsung riskan dengan kepentingan politik dan KKN. Anshary menanggapi, hal seperti itu bisa saja terjadi tapi harus dihindari.

“Tapi dalam perjalanannya nanti siapa tahu pemborong atau rekanan yang membuat surat suara. Misalnya tiba-tiba mundur, sementara waktu pemilu sudah dekat kan bisa batal kalau tidak ada perturan penunjukkan langsung,” pungkasnya. (okezone)


Popularitas Prabowo Saingi SBY

Popularitas calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto di kalangan masyarakat Jawa Timur kini menyaingi pamor SBY. Maraknya iklan politik Gerindra di berbagai media diyakini ikut mendongkrat citra mantan Pangkostrad itu.

Riset politik yang dilakukan SSC (Surabaya Survei Center) menunjukkan di Jawa Timur, tingkat elektabilitas Prabowo terus menanjak secara signifikan. Pada bulan Desember, elektabilita Prabowo di mata masyarakat Jatim telah jauh melampaui Sri Sultan, Wiranto, Amien Rais atau Gus Dur sekalipun.

Direktur SSC, Mochtar W Oetomo menjelaskan, secara rinci, SBY masih memperoleh elektabilitas paling tinggi dengan 23,61% dukungan. Disusul Megawati dengan 15,79%, Prabowo 12,23%, Sri Sultan 6,83%, Amien Rais 4,86%, Gus Dur 4,32%, Hidayat Nur Wahid 3,51%, Wiranto 2,69% dan Jusuf Kalla 1,33%.

“Peta yang demikian tentu saja tidak permanen. Karena ketika pertanyaan dibuat berpasangan dan head to head, ternyata Sultan menjadi figur yang sangat menentukan dan mempunyai elektabilitas yang tinggi ketika diposisikan sebagai Wapres” kata Mochtar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/1).

Melejitnya Prabowo juga tak lepas dari semakin dikenalnya partai Gerindra di mata masyarakat Jatim. Gerindra dikenal oleh 70,45% masyarakat Jatim. Melampaui popularitas Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) 65,34%.

Disusul Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yakni 53,51%. Kemudian berturut-turut, Partai Patriot 27,13%, PNBK 17,83%, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) 15,7%, Partai Kedaulatan 10,34%, Partai Indonesia Baru (PIB) 9,11%, Partai Persatuan Rakyat Nasional (PPRN) 7,09% dan Partai Matahari Bangsa (PMB) 6,59%.

“Gencarnya iklan Gerindra dan Prabowo jelas adalah faktor utama menanjaknya popularitas keduannya. Sementara menyodoknya PKNU jelas adalah berkah dari ributnya PKB. Tapi keduanya masih kalah dibandingkan partai lama seperti PDIP dan Golkar,” jelasnya.
Riset SSC di 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Dengan sampel 1.067, dan margin of error kurang lebih 3% dan tingkat kepercayaan 95%. (inilah.com)


Lembaga Survei Dinilai Banci!

Ketertutupan sikap lembaga survei dalam soal sumber dana mereka dikhawatirkan akan memicu krisis kepercayaan publik terhadap hasil survei politik. Karena sikap yang abai pada etika itu, lembaga survei dinilai banci.

Geger lembaga survei meninggalkan tanda tanya besar. Pada akhirnya muncul gugatan, relasi lembaga survei dengan partai politik tak ubahnya hubungan patron-klien, antara buruh dan majikan. Gugatan terhadap lembaga survei ini akibat tidak jelasnya jenis kelamin lembaga survei, apakah independen atau bagian dari kampanye partai politik tertentu.

Identifikasi lembaga survei apakah independen atau memihak, cukup penting agar tidak membuat bingung publik pemilih. Setidaknya, begitu pandangan Direktur Eksekutif Indonesian Political Marketing Research (IPMR), Taufik.

Menurutnya, bedanya tradisi lembaga survei antara di Amerika dengan di Indonesia, terletak pada tak transparannya status lembaga. “Di Amerika dideklarasikan jika lembaga survei menjadi bagaian tim kampanye calon atau partai tertentu. Beda dengan di Indonesia,” cetusnya kepada INILAH.COM.

Menjelaskan status lembaga survei ke publik seperti menjadi hak bagi publik untuk mengetahui status hasil surveinya. Hak menerima informasi secara benar bagi pemilih menjadi keniscayaan dalam sistem demokrasi yang saat ini berjalan. Hal ini pula, tentunya juga berlaku bagi lembaga-lembaga survei.

Apalagi, populasi lembaga survei dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan. Menurut M Qodari, Direktur Ekskeutif Indo Barometer, jika dibandingkan saat Pemilu 2004 dengan Pemilu 2009 mendatang, lembaga survei tumbuh subur dan signifikan.

“Tantangan bagi lembaga survei saat ini adalah bagaimana publik bisa mempercayai hasil survei,” cetusnya di Gedung DPR RI Jakarta.

Menurut Qodari, di tengah kontroversi hasil survei lembaga riset politik, dia dan beberapa lembaga survei sedang merancang asosiasi lembaga survei. Menurut dia, selain sebagai media jejaring antar lembaga survei, asosiasi dapat mengatur antar lembaga.

“Pada akhirnya akan kita buat kode etik di asosiasi. Yang penting pemerintah tidak boleh mengatur kita,” cetusnya.

Karut-marut lembaga survei inilah yang membuat Indo Barometer dalam rencana peluncuran hasil survei nasionalnya pada Minggu (11/1) mendatang tidak menyinggung partai politik atau capres yang populer dan memiliki elektabilitas tinggi. “Nanti kami akan ungkap soal perilaku pemilih. Jika mengungkap parpol atau capres yang populer nanti dianggap pro kanan atau pro kiri,” akunya.

Langkah cari aman Indo Barometer tampak cukup beralasan. Tapi, bisa pula dipandang sebagai berlebihan. Kenapa harus takut jika memang hasil survei berpijak pada metodologi yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Apalagi, jika survei memang bukan pesanan klien, baik partai politik maupun tokoh tertentu.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah menilai kesimpangsiuran hasil survei saat ini selain karena persoalan metodologi yang belum kuat dan masih linier, juga disebabkan tidak jelas hasil lembaga survei mana yang objektif dan mana yang bagian dari kampanye.

“Ada survei yang sengaja diluncurkan dengan kampanye partai politik tertentu. Seperti diungkapkan bahwa karena iklan sembako maka popularitasnya meningkat. Ini kan aneh. Lha yang bikin iklannya juga sama,” ungkapnya seolah menyindir lembaga survei dan partai politik tertentu.

Kondisi demikian, bagi Fahri, menunjukkan harus adanya dewan etik yang independen dengan pijakan kaidah-kaidah ilmiah. Selain upaya tersebut, politisi asal NTB tersebut berharap dimulainya tradisi transparansi lembaga survei atas order partai politik tertentu. “Harus dibuka jika ada partai yang mengorder,” tegas mantan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini. (okezone)

765 Pages« First...10...731732733...740...Last »