Prabowo: Kader Gerindra Pro rakyat!

Bursa boleh tutup, tapi kepedulian kepada pembangunan sawah-ladang, kelautan dan sektor energi serta pemberdayaan wong cilik harus diutamakan guna mencapai swasembada pangan dan energi. Ini menjadi perhatian Partai Gerindra.

Itulah sebabnya, kata Prabowo Subianto, bagi Partai Gerindra, penutupan bursa saham di Bursa Efek Jakarta (BEI) sejak Rabu (8/10) tidak menjadi perhatian utama partainya.

“Kita tidak kenal bursa-bursaan yang hanya dinikmati segelintir orang. Biar saja bursa tutup, Tidak patheken. Kita akan mengurus sawah atau jagung. Kita akan mencapai swasembada pangan dan energi. Rakyat merindukan perubahan secara damai dan demokratis,” kata mantan Danjen Kopasus itu dalam pembekalan 1700 caleg dan kader Partai Gerindra di Jakarta, Sabtu (11/10).

Kata-kata Prabowo yang berpidato spontan, didampingi Mayjen TNI (purn) Glenny Kairupan itu, disambut teriakan para kadernya: “Siap Presiden! Baik, Presiden!”

Di Cibubur yang sejuk itu, tampak para kader Gerindra selalu memanggil ‘Presiden’ jika bertemu Prabowo, suatu isyarat dan kosmologi politik yang harus dihayati benar oleh Prabowo dan para elite Gerindra.

Indonesianis Dr Lance Castles pernah mengingatkan munculnya mitos Ratu Adil di masyarakat, dan ia melihat fenomena itu ketika SBY tampil dalam pilpres 2004.

“Harus dicamkan dan dipahami para elite politik bahwa masyarakat Jawa, Sunda dan Indonesia umumnya, niscaya merindukan Ratu Adil yang ditunggu-tunggu untuk memperbaiki nasib rakyat kecil. Dari dulu, mitos Ratu Adil itu muncul sampai kini,’’ kata Castles.

Adakah Prabowo menyadari bahwa rakyat menginginkannya menjadi Ratu Adil? Barangkali saja. Namun yang jelas, Prabowo mengusung perubahan dengan fokus ekonomi rakyat dan sektor riil sebagai strategi pembangunannya di masa depan.

Setelah kegagalan SBY jadi Ratu Adil, dimana ekonomi rakyat kian memburuk, orang-orang kecil menoleh ke Prabowo, dan ia memberi harapan. “Tampaknya, Prabowo adalah harapan,” kata Direktur Reform Institute Yudi Latif PhD.

Setelah namanya kian melejit, Prabowo bikin gebrakan lagi. Kali ini ia mengumpulkan 1.700 kader Gerindra untuk digembleng dalam program Candradimuka I, di Cibubur, Jakarta agar memiliki bekal mental, fisik dan spiritual menghadapi medan laga pemilu 2009.

Prabowo diingatkan para analis agar memperluas jaringan relawan, selain memperkuat partainya. Hanya dengan keterlibatan besar-besaran dari para relawan, maka Prabowo bisa meraih suara yang meyakinkan dalam pemilu nanti.

“Prabowo harus didukung kaum relawan, tetap rendah hati, konsisten dan konsekuen memberdayakan rakyat kecil agar kredibilitas dan nama baiknya tetap terjaga. Bagaimanapun ia membawa nama baik keluarga Prof Dr Sumitro Djojohadikusumo, begawan ekonomi kita,” kata Nehemia Lawalata, mantan Sekretaris Politik Prof Sumitro dan kini Ketua PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ) pimpinan Meutia Hatta.

Gerindra, partai baru yang masih muda ini juga akan mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 15-16 Oktober di Jakarta Convention Center (JCC). Menghadapi pemilu tahun depan, partai ini tidak menargetkan jumlah kursi namun akan berjuang maksimal. “Kita akan raih sebesar-besarnya. Pokoknya kita akan bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat dan berpolitik haruslah untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, kehidupan ekonomi dan sosial rakyat,” tegasnya.

Dalam persepsi Prabowo, politik justru dapat menentukan kebijakan mengenai arah kehidupan rakyat menuju kemakmuran. “Karena itu jangan sampai alergi terhadap politik. Hadirnya puluhan partai politik diharapkan menjadi wadah politisi yang jujur dan ikhlas mengabdi kepada rakyat,” katanya. (inilah.com)


Bahas Pemilu 2009, Gerindra Gelar Rapimnas

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terus merapatkan barisan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2009. Untuk memenangkan Pemilu, Gerindra akan menggelar Rapimnas dan kongres luar biasa yang akan digelar 14-16 Oktober mendatang.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan, dalam Rapimnas yang akan digelar di Jakarta Convention Centre (JCC) tersebut akan membahas tiga agenda penting.

“Pertama, kesiapan Gerinda menghadapi pemilu. Kedua, pembahasan tentang program aksi pemenang pemilu. Dan ketiga, rekomendasi politik tentang suatu hal untuk pemenangan pemilu,” kata Ahmad dalam jumpa persnya di DPP Gerindra, Jalan Brawijaya IX nomor I, Jakarta, Senin (13/10/2008).

Namun, lanjut Ahmad, dalam pembahasan tersebut tidak menutup kemungkinan untuk membahas nama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

“Tentang cawapres juga akan bicarakan. Namun pembahasan paling tinggi hanya menyebutkan nama saja,” tandasnya. (okezone.com)


DPP Gerindra Siap Capreskan Prabowo

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) siap menetapkan secara resmi Prabowo Subianto sebagai calon presiden jika ada desakan atau permintaan dari para pengurus partai di daerah.

“DPP Gerindra secara formal belum menyebut siapa calon presiden mendatang, tetapi sesungguhnya sudah jelas, tidak ada figur lain selain Prabowo Subianto,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani di Jakarta, Senin.

Partai Gerindra akan menggelar Kongres Luar Biasa selama sehari, Selasa (14/10), dan akan dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) hingga Kamis (16/10).

Menurut Ahmad Muzani, DPP akan menunggu aspirasi daerah dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Dalam rapimnas, setiap DPD diberikan kesempatan menyampaikan pandangan berdasarkan aspirasi masyarakat di daerahnya.

“Tidak tertutup kemungkinan daerah mengusulkan soal pencalonan presiden itu dan DPP akan bersikap setelah ada permintaan dari DPD-DPD.  Saya rasa Rapimnas ini ajang yang tepat untuk meresmikan nama Prabowo Subianto sebagai calon presiden,” katanya yang didampingi Ketua Umum DPP Gerindra Suhardi.

Namun, soal deklarasi pencalonan menjadi hak Prabowo. “Tentu nanti Pak Prabowo akan menanggapinya, apakah akan menerima atau menunggu. Rapimnas ini paling tinggi hanya menyebut nama, bukan deklarasi,” katanya.

Ketika ditanya soal calon wakil presiden (cawapres) yang akan dipilih untuk mendampingi Prabowo, Ahmad Muzani mengatakan, penentuan soal cawapres akan sangat tergantung dari parpol yang mengusulkan nama dan kesediaan Prabowo Subianto.

“Yang jelas, cawapres yang akan mendampingi Prabowo berasal dari luar Partai Gerindra. Tidak tertutup kemungkinan dalam rapimnas nanti DPD juga menyebut nama-nama cawapres,” katanya. (kompas.com)


Ribuan Kader Ikuti Orientasi Partai Gerindra

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto membuka pembekalan kader partai bertajuk  Orientasi Candradimuka 1 di Lapangan Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (11/10).

Pembukaan orientasi ini lebih mirip dengan apel gaya militer. Ribuan orang dengan dipimpin oleh komandan batalyon berbaris rapi. Dengan menggunakan topi dan seragam putih tampak memenuhi lapangan utama. Lagu Indonesia Raya mengawali rentetan upacara.

Masa Orientasi Candradimuka 1 diikuti oleh 1.349 caleg dan kader dari seluruh Indonesia. Mereka datang sejak Jumat (10/10) kemarin, dengan menggunakan bus maupun mobil pribadi. Menurut Komandan Resimen yang memberikan pelatihan, Asril H Tanjung, kegiatan ini berfungsi memberikan “bekal psikologi lapangan” agar nantinya mereka lebih tajam menyerap aspirasi dari rakyat.

Dari pantauan Kompas.com terdapat puluhan tenda di lapangan belakang. Tenda-tenda ini seharusnya dipakai oleh para peserta Orientasi, Namun kenyataannya tenda yang mirip barak militer ini kosong ditinggal penghuninya. “Mereka pada ngungsi tadi malem, soalnya hujan deras, tanah jadi becek. Mereka pada tidur di Hotel Maharaja dan Kaisar di daerah Warung Buncit,” kata anggota keamanan, Sholeh. Kejadian ini membuat acara yang seharusnya dimulai pukul 9.00 WIB diundur hingga pukul  13.00 WIB. (kompas.com)


Prabowo : Kita Tak Butuh Bursa-bursaan

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mentatakan penutupan bursa saham di Bursa Efek Jakarta sejak Rabu (8/10) tidak menjadi perhatian partainya.  “Kita tidak kenal bursa-bursaan, Biar saja bursa tutup, Tidak pateken, Kita hanya akan mengurus sawah, kita hanya akan mengurus jagung. Kita akan capai swasembada pangan dan energi,” kata mantan Danjen Kopasus semasa Presiden Soeharto itu dalam pembekalan caleg dan kader Partai Gerindra di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (11/10).

Partai baru yang masih muda ini juga akan mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 15-16 Oktober di Jakarta Convention Center (JCC). Menghadapi pemilu tahun depan Partai ini tidak menargetkan jumlah kursi namun akan berjuang maksimal. “Kita akan raih sebesar-besarnya. Pokoknya kita akan bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat,” tegasnya. (kompas.com)


735 Pages« First...10...726727728...730...Last »