Mustofa Nara Diciduk, Fadli Zon: Ini Abuse of Power

IMG_20190527_181445

Partai Gerindra menilai Indonesia sedang mengalami krisis penegakan hukum. Aparat dinilai arogan dan melakukan abuse of power.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi penangkapan politisi PAN Mustofa Nahrawardaya dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Saya kira di negara demokrasi sebenarnya orang yang mengkritik tidak ditangkap. Seorang Mustafa Nahra yang tiba-tiba ditangkapi seperti orang yang melakukan kejahatan berat. Ini ironi dalam demokrasi kita dan negara sedang krisis dalam menangani penegakan hukum,” kata Fadli saat ditemui awak media di Gedung Nusantara III DPR RI Senayan Jakarta, Senin (27/5).

Selain Mustofa Nahrawardaya, Fadli Zon juga kritik cara pemerintah menangani aksi massa pada Rabu (22/5) pekan lalu. Aksi tersebut dianggap hal yang lumrah sebagai hak warga menyampaikan pikiran, pendapat dan sikap.

“Kalau ada elemen-elemen yang melanggar hukum ya itu bisa ditindak lanjuti. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana masyarakat itu mendapatkan rasa keadilan. Keadilan inilah yang semakin langka. Tidak ada keadilan itu akan menujukkan ketidakpercayaan,” pungkas dia.

 

Sumber


Prabowo Berziarah ke Makam Soeharto di Karanganyar

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali

Kunjungan calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (27/5/2019), untuk berziarah ke makam mantan presiden kedua RI Soeharto.

“Iya, betul Pak Prabowo nyadran ke makamnya Pak Harto di Giribangun, Karanganyar,” kata Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Solo Kurnia Sari, dikonfirmasi Kompas.com, di Solo, Jawa Tengah, Senin.

Perempuan yang akrab disapa Nia itu mengatakan, kunjungan Prabowo ke makam Soeharto turut didampingi mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

Selesai berziarah ke makam Soeharto, lanjut dia, Prabowo dan rombongan langsung kembali ke Jakarta.

“Tidak ada perlu lain. Dari Giribangun langsung kembali ke bandara bertolak ke Jakarta,” ungkap dia.

Seperti diberitakan, Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (27/5/2019). Berdasarkan pantauan Kompas.com, Prabowo bersama rombongan menggunakan pesawat Charter Embraer 190/9HNYC dan tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedatangan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu disambut jajaran PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo.

Prabowo yang mengenakan pakaian safari dengan saku berjumlah empat berwarna coklat itu langsung menuju mobil Toyota Alphard warna putih.

Tak banyak komentar yang dilontarkan oleh Prabowo. “Acara keluarga,” ucap Prabowo singkat, langsung bergegas masuk mobil.

 

Sumber


Sandiaga: Kalau Saya dan Pak Prabowo Masih Didengar, Kami Tempuh Jalur Konstitusional

prabowo dan sandi

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menegaskan bahwa dirinya dan calon presiden Prabowo Subianto akan menempuh upaya konstitusional dalam menolak hasil Pilpres 2019.

Hal itu ia katakan saat dikonfirmasi mengenai kabar yang menyebut Prabowo-Sandiaga akan hadir dalam aksi unjuk rasa pada Jumat (24/5/2019) besok.

“Pak Prabowo sudah menyampaikan seruan tadi malam untuk masyarakat tentunya menggunakan segala jalur konstitusional,” ujar Sandiaga saat ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

“Dan percaya kepada pemimpin-pemimpinnyanya. Kalau masih Pak Prabowo dan saya didengar, bahwa kita tempuh jalur konstitusional,” ucapnya.

Sandiaga mengatakan pihaknya berkomitmen untuk merajut kembali tenun kebangsaan di tengah masyarakat pasca-pemilu.

Selain itu ia menyampaikan, dalam dua hari terakhir pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) tengah fokus dalam menyiapkan permohonan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Adapun permohonan sengketa hasil pilpres akan diajukan pada Jumat (24/5/2019) siang.

“Kita menyiapkan langkah konstitusional dan dua hari ini saya fokus untuk memastikan langkah hukum berkaitan dengan persiapan memasukan gugatan ke MK,” kata Sandiaga.

 

Sumber


Prabowo ke Pendukung: Kadang Kita Harus Mundur tapi Tak Berarti Menyerah

prabowo menjenguk korban aksi

Capres Prabowo Subianto semalam bertemu dengan para pengunjuk rasa aksi 22 Mei di Rumah Perjuangan Rakyat, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan mundur bukan berarti menyerah.

Kunjungan Prabowo itu dibagikan melalui YouTube oleh Media Center Prabowo-Sandi, Kamis (23/5/2019). Prabowo menemui para pendukungnya itu usai menyambangi korban demo di Rumah Aspirasi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam.

Prabowo mulanya meminta para pendukung berjuang di jalan damai. Eks Danjen Kopassus itu juga meminta para pendukung percaya kepadanya.

“Jalan tanpa kekerasan ini sangat berat tapi harus kita lakukan, mengerti? Masih mau percaya sama saya?” kata Prabowo.

“Saya orang yang dilantik untuk perang, tapi saya memilih jalan tidak pakai kekerasan dan percayalah kemenangan pasti datang kepada mereka yang di jalan yang benar,” sambung dia.

Prabowo mengatakan saat ini tengah berada di jalan yang benar. Dia meminta pendukungnya legawa dan tidak melakukan kekerasan.

“Kita berada di jalan yang benar kita harus menang secara moral yang tinggi. Kita mulia, kita mulia kita tidak akan membalas kau kalau mau menzalimi kami kamu lebih kuat dan kami semakin hari semakin kuat,” kata Prabowo.

“Dan kadang-kadang dalam perjuangan ada taktik dan ada strategi kadang-kadang kita harus kiri, kadang-kadang kita harus kanan. Kadang-kadang kita harus mundur, mundur tidak berarti kita menyerah betul? Sanggup?” sambung dia.

“Maju terus, Pak, maju terus,” timpal massa.

Lohhh katanya sami’na wa atho’na?” kata Prabowo lagi.

Ketum Partai Gerindra itu menjelaskan, mundur bukan berarti menyerah. Terkadang, kata Prabowo, memutuskan mundur adalah untuk meraih hal yang lebih besar.

“Menyerah tidak pernah menyerah tapi kadang-kadang mundur satu langkah untuk nanti maju dua langkah. Katanya sami’na wa atho’na jadi kadang-kadang ya saya harus ke kiri ya ke kiri,” ujar Prabowo.

“Tapi sudah kelewatan Pak,” timpal massa lagi.

“Tenang, sabar, sudah sakit hati, sabar ini ya berat, saya katakan berat. Tapi itu harus kita lakukan. Kalau saudara percaya sama saya sabar. Ingat sabar sejuk damai tidak pakai kekerasan itu pendekar itu pendekar. Bersatu terus kita sangat kuat bersatu kita teguh,” kata Prabowo lagi.

 

Sumber


DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya Akui Kirim Ambulans ke Jakarta Untuk Ini

tanah-abang-jakarta-rusuh

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tasikmalaya mengaku terkejut adanya informasi di media sosial yang menyebut bahwa ambulans mereka kedapatan membawa batu-batu saat kerusuhan terjadi di Tanah Abang, Jakarta.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya, Andi Warsandi, mengakui memang pihaknya mengirimkan ambulans ke Jakarta untuk memfasilitasi massa yang aksi pada 22 Mei.

Dia menekankan ambulans dikirim bukan untuk memfasilitasi kerusuhan.

“Tujuannya untuk mengantisipasi kelelahan para peserta aksi di Jakarta. Untuk kepentingan bantuan kemanusiaan,” kata dia saat ditemui di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya, Rabu (22/5/2019).

Dia menjelaskan, pengiriman satu unit ambulans dilakukan atas instruksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat (Jabar).

Melalui intruksi dari DPD Partai Gerindra Jabar, lanjut Andi, pihaknya diminta mengirimkan ambulans ke Sekretariat Nasional partainya di Jakarta.

“Ambulans kami berangkatkan selepas tarawih, ada tiga orang yang berangkat di antaranya sopir dan dua pengurus kami,” kata Andi.

Di satu sisi, ujar Andi, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan bahwa kabar yang beredar sudah terkonfirmasi.

Pasalnya hingga kini sopir ambulans dan dua pengurus yang berangkat ke Jakarta itu masih belum dapat dihubungi.

Sebelumnya, di tengah suasana massa aksi di Jakarta, beredar foto-foto polisi mengamankan satu unit mobil ambulans berlogo Partai Gerindra DPC Kota Tasikmalaya.

 

Sumber