Jelang Pilkada Kota Tangerang Pileg dan Pilpres, Gerindra Gelar Konsolidasi

Jelang Pilkada Kota Tangerang Pileg dan Pilpres, Gerindra Gelar Konsolidasi

DPC Partai Gerindra Kota Tangerang mengelar acara konsolidasi jelang Pilkada Kota Tangerang 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung bersamaan yakni pada tahun 2019.

Dalam kesempatan acara yang berlangsung di Daerah Pemilihan (Dapil) V tersebut hadir Ketua dan sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Kota Tangerang, ranting dan anak ranting di tiga kecamatan, tokoh masyarakat, Ketua PAC Kecamatan Larangan, Ketua PAC Kecamatan Ciledug, Ketua PAC Kecamatan Karang Tengah.

Sementara untuk anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Tangerang dan juga tercatat selaku pengurus DPC hadir Turidi Susanto, Solihin dan Pontjo Parayogo serta Amarno Y Wiyono selaku tuan rumah yang beralamat di Perumahan Taman Asri, Larangan, Kota Tangerang, Sabtu (25/3) malam.

Andra Soni, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang mengatakan, kegiatan konsolidasi ini sekaligus untuk mempersiapkan verifikasi partai menjelang Pemilu. Jadi selain jelang Pilkada Kota Tangerang memperkokoh sistem kami juga sudah merangkaikan program persiapan kegiatan lainnya dengan Pileg dan Pilpres 2019.

Maka itu harus dipersiapkan, saat ini partai Gerindra juga sudah memulai Verifikasi anggota, dimulai dari tingakatan ranting dan PAC. Semua program ditargerkan akan rampung pada May 2017. Kedepan diharapkan Andra konsolidasi ini adalah untuk mendukung program Partai Gerindra menjadi partai yang memang bisa menyatu dengan rakyat.

“Nanti diusahakan semua anggota harus mengantongi kartu anggota partai Gerindra. Setelah perekrutan dan anggota sudah mengantongi KTA dan SK akan ada pelantikan yang berjengjang dari pengurus ranting hingga PAC. Makanya kedepan program Gerindra salah satunya adalah mempersiapkan kader loyalis jelang Pilkada Kota Tangerang, Pileg serta yang nanti secara bersamaan mengusung bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI. ” ucapnya.

Kedepan harus dibuatkan banyak program termasuk persiapan menjelang Pilkada Kota 2018 nanti. Tetapi yang terpenting kata Andra dibangun bukan hanya dengan pola pencitraan. Makanya semua pengurus harus bisa menciptakan anggota anggota baru sesuai dengan perintah partai.

“Program konsolidasi ini bukan hanya di wilayah Dapil V saja. Kedepan jelang Pilkada Kota Tangerang dan persiapan Pileg dan Pilpres akan ada konsolidasi di wilayah lain di Kota Tangerang biar mesin partai bisa berjalan sesuai dengan amanat pimpinan pusat,” tandas Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang ini menjelaskan.

 

Sumber


Rapimcab Partai Gerindra Garut Putuskan Kembali Usung Rudy di Pilkada 2018

Rapimcab Partai Gerindra Garut Putuskan Kembali Usung Rudy di Pilkada 2018

Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Garut, akhirnya memutuskan akan kembali mengusung Rudy Gunawan dalam Piilkada serentak 2018 untuk Kabupaten Garut mendatang.

Rapimcab yang berlangsung di Hotel Sabda Alam Garut, Sabtu (25/3/2017) secara bulat memutuskan Petahana Rudy Gunawan akan kembali diusung oleh partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Rapimcab DPC Partai Gerindra Kabupaten Garut merekomendasikan beberapa poin penting sebagai rekomendasi politiknya antara lain mendukung penuh Prabowo Subianto untuk kembali menjadi bakal calon Presiden R 2019 mendatang serta mendukung ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi untuk maju dalam bursa Pemilihan Gubenur Jawa Barat tahun 2018. Serta salah satu rekomendasi penting bagi kabupaten Garut adaah memutuskan kembali mendukung Rudy Gunawan untuk bakal calon Bupati Garut 2018 mendatang.

“Hasil dari Rapimcab ada tiga point yang dihasilkan, yang akan segera di laporkan pada DPD Jabar dan DPP,” Kata Enan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Garut kepada wartawan, Sabtu (25/3/2017).

Dengan keputusan Rapimcab tersebut Partai Gerindra Garut tidak akan lagi melakukan penjaringan bakal calon Bupati dengan melakukan konvensi karena rapat sudah memutusakan kembali mengusung Rudy Gunawan, meskpun ada beberapa kader yang sempat menyampaikan penolakan untuk mengusung kembali petahana Rudy Gunawan.

“Sesuai dengan AD/ART Partai tidak ada istilah konvensi di Gerindra, hanya saja akan membuka pendaftaran calon saja,” ungkapnya.

Enan menegasakan Rudy Gunawan, masih salah satu kader terbaik partai Gerindra, sehingga patut diakui keberhasilannya dalam membesarkan partai.

“sudah terbukti kinerjanya  sangat membantu partai, dimana yang tadinya hanya memiliki satu  kursi di DPRD Garut, saat ini jumlahnya menjadi 4 kursi,” Tandasnya

 

Sumber


Bawaslu dan KPU DKI Harus Junjung Tinggi Netralitas

Bawaslu dan KPU DKI Harus Junjung Tinggi Netralitas

Bawaslu DKI dan KPU DKI diingatkan untuk tetap netral dalam gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Hal itu seperti ditegaskan Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandi, Syarif.

“Bawaslu dan KPU harus junjung tinggi netralitas jangan mau disetir-setir oleh siapa pun dan jangan ngaco,” kata Syarif saat ditemui di rapat pleno KPU DKI di di Hotel Oasis Amir, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017).

Ia mengungkapkan hal tersebut terkait maraknya berita hoax dalam Pilgub DKI putaran kedua kali ini. Ia pun mengingatkan penyelenggara pemilu untuk melakukan pengawasan lebih terhadap adanya berita hoax.

Sekadar diketahui, berita hoax marak menimpa dua pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam pemilihan kepala daerah di Ibu Kota, yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Meski begitu, Syarif mengatakan, pihaknya akan tetap tenang dalam menghadapi terpaan berita hoax yang menimpa Anies-Sandi.

“Tetap senyum tak kepancing emosi dan demokrasi sejuk tetap kita junjung,” ujar Syarif.

Ia menekankan, dengan banyaknya fitnah yang menuju ke Anies-Sandi, justru akan semakin mendapat respons positif di mata masyarakat dan akan mendapatkan hikmah ke depannya.

 

Sumber


PAN resmi merapat ke Anies-Sandi

Pan

Partai Amanat Nasional (PAN) deklarasikan dukungan kepada Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan – Sandiaga Uno pada putaran kedua pilkada DKI Jakarta.

Deklarasi dukungan dipimpin Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Kantor DPP PAN di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu.

Zulkifli mengatakan kader PAN menitipkan pesan agar mendukung pasangan calon nomor urut tiga, Anies-Sandi. Semua bulat mendukung calon nomor tiga.

“Memilih pemimpin, bagi PAN pemimpin yang berwawasan kebangsaan. Tugas gubernur dan wakil melayani rakyat dan negara dengan kasih sayang dan cinta kasih. Bukan kami mengabaikan yang lain, tapi Anies-Sandi luar biasa,” kata Zulkifli.

Selain akademisi, Anies adalah negarawan dan teknokrat. Jadi jelas Anies dapat membawa Jakarta maju ke depannya, demikian pula dengan Sandiaga juga memiliki latar belakang pendidikan luar biasa, katanya.

“Selain membawa kemajuan, kami juga yakin bisa membawa kesejukan, sehingga bisa fokus memajukan. Kita butuh pemimpin yang bisa merekatkan bukan meretakan, karena itu tak mungkin kita bisa memajukan. Kita perlu pemimpin yang bisa maju tapi juga merekatkan, itulah perintah Pancasila,” Zulkifli.

Dia yakin Anies – Sandi bisa merekatkan, membawa kestabilan, sehingga dapat memajukan. Zulkifli berpesan keduanya menjadi matahari karena matahari selalu memberi dan tidak pernah ingkar janji.

Pada putaran kedua pilkada DKI Jakarta pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno lolos ke putaran kedua bersama pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat.

 

Sumber


Usut tuntas hilangnya dokumen Pilkada Dogiyai

Usut tuntas hilangnya dokumen Pilkada Dogiyai

Hilangnya berkas dokumen sengketa Pilkada Dogiyai di MK bukanlah hal sepele, Jangan menyederhanakan masalah tersebut hanya merupakan pencurian biasa.

Harus ada pengusutan yang tuntas baik oleh internal MK maupun oleh kepolisian. Bukan hanya pelakunya yang harus ditangkap, namun motif pencurian dokumen tersebut juga harus diusut tuntas.

Menurut Anggota Komisi III Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Secara logika tidak mungkin pencurian dokumen tersebut merupakan pencurian biasa karena yang dicuri hanya kertas yang nlai ekonomisnya rendah dan tidak sebanding dengan resiko dan tingkat kesulitan pegambilannya.Tidak tertutup kemungkinan pencurian tersebut merupakan bagian dari praktek mafia peradilan di lingkungan MK., Rabu (22/3).

Lebih lanjut Dasco yang juga Ketua MKD DPR RI itu mengungkapkan, Dokumen yang dijadikan sebagai bukti dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilhan Umum (PHPU) di MK biasanya adalah dokumen C1 atau bukti rekapitulasi suara yang jumlahnnya bisa ribuan lembar. Dokumen tersebut akan menjadi rujukan utama bagi MK untuk membuat putusan.

Kalau dokumen tersebut hilang atau dicuri, maka proses pembuktian dalam persidangan MK akan sangat terganggu dan pada akhirnya putusan MK pun akan bermasalah. Padahal kita tahu putusan MK itu bersifat final, jadi kalau sudah diputus tidak bisa dikoreksi lagi.

Jika kasus ini tidak diusut tuntas maka kami khawatir persepsi masyarakat akan macam-macam dan kepercayan pada MK bisa menurun, tutupnya

 

Sumber


729 Pages123...10...Last »