Caleg Gerindra Cetak Rekor Suara Terbanyak dan Termuda se Jatim

muhammad fawait

Jargon populer “Saatnya Yang Muda Memimpin” nampaknya terbukti pada perhelatan Pileg 2019 di Jatim. Terbukti seorang politisi muda asal Partai Gerindra yang maju menjadi caleg DPRD Jatim dari dapil Lumajang-Jember berhasil mengukir rekor mendapat suara terbanyak di Jatim untuk sementara waktu.

Politisi muda yang memiliki bobot dan bebet tak perlu diragukan masyarakat itu bernamma Muhammad Fawait. Gus Fawait sapaan akrabnya merupakan putera angkat dari KH Achmad Muzakki Syah pengasuh Ponpes Al Qodiri Jember yang dikenal memiliki jutaan pengikut dan santri.

Caleg petahana DPRD Jatim dapil 5 Jatim asal Partai Gerindra tersebut berhasil mendapatkan suara sebanyak 226.643 untuk coblos nama. “Alhamdulillah berkat dukungan dan kepercayaan dari masyarakat saya untuk sementara sudah meraih sebanyak 226.643 untuk coblos nama. Mudah-mudahan bisa menjadi rekor yang terbesar di Jatim,” jelas Muhammad Fawait saat dikonfirmasi Minggu (28/4/2019)

Diakui Gus Fawaid, mayoritas suara yang diperoleh itu berasal dari konstituen kalangan emak-emak dan kaum millenial yang terus dirawat sehingga bisa mengantarkan kembali dirinya duduk menjadi anggota DPRD Jatim periode 2019-2024.

“Suara emak-emak dan suara kaum millenial sebagai penyumbang suara terbanyak buat saya. Di Jember saya mendapat 184.352 suara dan di Lumajang 42.291 suara. Jadi kalau ditotal coblos nama saya ada 226.643 suara tapi untuk total suara partai di dapil 5 belum saya cek,” beber Gus Fawait.

Ia juga optimis perolehan kursi Partai Gerindra di Dapil Lumajang-Jember bisa meningkat dari yang semula hanya 1 kursi bisa menjadi 2 kursi untuk DPRD Jatim. “Mudah-mudahan Partai Gerindra di Dapil 5 Lumajang-Jember minimal bisa mendapat 2 kursi DPRD Jatim,” harap anggota Komisi A DPRD Jatim.

Disinggung soal kunci keberhasilan mendapatkan suara terbanyak. Dengan diplomatis alumnus magister Unair Surabaya ini menyatakan, “Kuncinya kerja keras dan terus melakukan penyapaan ke masyarakat. Hampir setiap minggu saya luangkan waktu untuk menyapa masyarakat dan menyerap aspirasi serta keluhan yang mereka hadapi untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif,” tutur Gus Fawait.

Sekedar mengingatkan, pada Pileg 2014 silam, Mohammad Fawait terpilih menjadi anggota DPRD Jatim dari Partai Gerindra saat dilantik baru berusia 26 tahun sehingga menjadi anggota DPRD Jatim termuda. Jika terpilih kembali di Pileg 2019, rekor termuda kemungkinan besar masih dipertahankan ditambah rekor terbanyak untuk suara caleg.

 

Sumber


Sebut di Urutan Kedua Hasil Pileg 2019, Gerindra Berharap dapat 100 Kursi di DPR

sebut-di-urutan-kedua-hasil-pileg-2019-gerindra-berharap-dapat-100-kursi-di-dpr

Berdasarkan hitungan internal, Partai Gerindra menyatakan berada di posisi kedua perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2019. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria berharap angka partainya terus meningkat. Dia menargetkan 100 kursi di DPR untuk periode mendatang.

“Kami tetap bersyukur dan senang karena Gerindra telah memperoleh suara terbanyak kedua menurut perhitungan sementara yang kami miliki di internal. Mudah-mudahan dalam waktu yang tersisa, kita bisa meningkatkan persentase dari perolehan suara secara nasional dan menambah kursi di parlemen,” kata Riza di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/4) malam.

Wakil Ketua Komisi II DPR tersebut belum menghitung berapa kursi yang didapat Gerindra. Namun, ia berharap partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini bisa menempati 100 kursi di parlemen.

“Kalau kemarin kita 73, kalau sekarang tambah 10 kan paling tidak 83. Mudah-mudahan bisa mendekati 100, tentu harapan kami setidaknya. Memang target kami setidaknya kami bisa menembus 20 persen suara, tapi ternyata ini berbeda,” kata Riza.

Riza menjelaskan, efek ekor jas (coattail effect) dari Capres Prabowo Subianto berdampak bagi Gerindra dan partai pengusungnya di Pilpres 2019.

“Jadi memang Pak Prabowo itu memberikan suara atau dampak bagi Partai Gerindra, namun dinikmati oleh partai lain, seperti PKS juga ikut menikmati, PAN juga ikut menikmati. Jadi partai-partai yang berkoalisi ikut menikmatinya. Saya kira itu juga salah satu penyebab,” pungkasnya.

 

Sumber


Gerindra Setuju Sistem Pemilu Dievaluasi Total

anggota-bpn-ahmad-riza-patria

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, partainya setuju dilakukannya evaluasi total sistem pemilu. Khususnya, pelaksanaan Pemilu 2019 yang berjalan serentak dan ditemukan banyak permasalahan.

“Jadi kita harus lakukan evaluasi total. Nanti kita akan buat formatnya agar tetap efisien meskipun dilakukan dalam tahapan yang berbeda,” kata Riza Patria di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Kamis (25/4) malam.

Dia mengatakan, sebenarnya dasar pemikiran pileg dan pilpres dibuat serentak memilik maksud yang baik yaitu menghemat waktu, energi, biaya, dan mengurangi kegaduhan. Namun menurut dia, pada kenyataannya pemilu malah tambah gaduh, biaya tidak murah bahkan menimbulkan korban jiwa penyelenggara pemilu karena beban kerja yang berat.

Riza mengakui, banyak masukan dan keinginan pimpinan partai politik, MPR, DPR agar ke depan pileg dan pilpres tidak dibuat serentak. “Nanti kita akan lakukan evaluasi di Komisi II DPR bersama pemerintah, KPU, dan Bawaslu, agar pileg dan pilpres bisa dipisahkan,” ujarnya.

 

Sumber


Optimis Raup Suara Terbanyak, Gerindra Kabupaten Bekasi: Rakyat Inginkan Kesejahteraan

gerindra

Partai Gerindra pada Pemilihan Legislatif (Pileg) di Pemilu serentak 2019 dipastikan unggul di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Bekasi.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin mengatakan bahwa dari hasil penghitungan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS), perolehan suara Partai Gerindra unggul.

“Sejauh ini dari rekapan hasil dari setiap TPS di Kabupaten Bekasi, kita (Partai Gerindra-red) menang di bandingkan partai lain,” kata Ridwan Arifin, Rabu (24/04) kemarin.

Menurutnya, keunggulan perolehan suara bagi Partai Gerindra disebebakan banyaknya rakyat yang sudah mulai menginginkan adanya perubahan dan adanya kepercayaan masyarakat terhadap komitmen Partai Gerindra untuk dapat mensejahterakan rakyat.

“Kita melihat karena kepercayaan rakyat terhadap Partai Gerindra yang bisa membawa perubahan terhadap kehidupan mereka yang jauh lebih baik,” ungkapnya.

Namun demikian, Ridwan masih menunggu hasil keputusan akhir mengenai perolehan suara bagi Partai Gerindra yang akan dikeluarkan Komisi Pemiilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi pada tanggall 22 Mei 2019.

“Walaupun pertarungan dalam perolehan suara sangat ketat, tapi kita sangat optimis dan yakin kalau suara partai Gerindra di Kabupaten Bekasi menang karena rakyat inginkan kesejahteraan dan adanya perubahan dengan kebutuhan yang terus naik harganya,” kata dia.

 

Sumber


Prabowo Minta Pendukungnya tak Lengah Kawal Suara

wapres 02

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali menemui relawan dan pendukungnya pada acara syukuran, dan konsolidasi relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4). Ia meminta agar seluruh masyarakat dan para relawan untuk tetap waspada dan siaga dalam proses rekapitulasi suara.

Menurut dia, kewaspadaan penting agar potensi kecurangan dapat diminimalisasi. “Alhamdulillah kita sudah menang, tetapi saya tetap menghimbau kepada seluruh relawan dan masyarakat untuk jangan lengah,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Prabowo mengatakan pendukungnya harus mengawal perolehan suara agar jangan sampai berubah karena itu adalah perjuangan bersama. “Kita ingin pemilu kita ini bersih, dan demokrasi kita tidak dinodai oleh kepentingan yang ingin menghancurkan bangsa kita,” ujar Prabowo.

Ia juga tidak lupa mengapresiasi langkah masyarakat dan para relawan yang penuh semangat mengawal proses penghitungan suara pemilu 2019 ini dari segala potensi kecurangan. “Terimakasih atas dukunganmu, terima kasih atas semangatmu, kalian adalah pelopor penggerak perubahan, terima kasih atas pengawalan kalian dalam perolehan suara kita,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, juga mengapresiasi semangat  para relawan dan masyarakat Indonesia yang telah berkorban untuk memenangkan Prabowo dan Sandiaga sebagai presiden dan wakil presiden. “Hari ini saudara-saudara sekalian kita bersyukur atas kemenangan Prabowo-Sandi, saudara-saudara telah menyumbangkan pikiran tenaga pada tanggal 17 April, dan hasilnya memang Prabowo-Sandi menang,” tutur Djoko.

Mantan panglima TNI ini juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi proses rekapitulasi suara yang tengah dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Dengan demikian, sistem demokrasi di Indonesia tidak tercederai oleh oknum-oknum yang ingin berbuat curang.

Menurut dia, ada pihak-pihak yang melakukan kecurangan sebelum dan setelah pencoblosan pada 17 April lalu. “Karena itu, kita harus berjuang bersama mengawal kemenangan kita jangan sampai dibajak oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa dan negara Indonesia,” ucapnya.

 

Sumber