Pemilu 2009 Bisa Jadi Puncak Pertarungan Kekuatan Modal

Politik uang kemungkinan besar masih akan terjadi pada Pemilu 2009 mendatang. Bahkan bukan tidak mungkin, pesta demokrasi tersebut akan menjadi titik puncak bertarungnya kekuatan modal.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pakar ICMI, Muslimin Nasution, dalam pidato sambutannya saat membuka acara Silaturahmi ICMI di Menara Bank Mega, Jl Kapten Tendean, Jakarta, Sabtu (6/9/2008).

“Pemilu 2009 bisa menjadi puncak kekuaran modal yang memang sudah disiapkan. Politik kita belum mampu menghilangkan politik uang, ini berimbas pada elit politik yang terlibat pada rentenir politik,” kata Muslimin.

Muslimin juga mengatakan dirinya belum bisa melihat manfaat reformasi yang sudah bergulir sejak 10 tahun lalu. Menurutnya, hal ini disebabkan berbagai hal.

“Pertama kita tidak mempunyai pemimpin yang kuat. Kedua kita tidak mempunyai arsitektur pembangunan sehingga reformasi tidak bisa kita nikmati,” ujar Muslimin. (detik.com)


Rachel Maryam Caleg Gerindra Nomor Urut 1

Pemain sinetron dan film layar lebar, Rachel Maryam, menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan nomor urut satu di Daerah Pemilihan Jawa Barat 2 yang meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

“Ini akan menjadi pengalaman pertama politik saya,” kata pemilik nama lengkap Rachel Maryam Sayidina itu di Kantor DPP Partai Gerindra, Jl Brawijaya, Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

Istri Mohammad Akbar Perdana atau Ebes itu mengaku masih sangat awam dengan dunia politik karena baru kali ini masuk partai dan langsung mendapat peluang besar menjadi anggota DPR RI.

Wanita kelahiran Bandung pada 20 April 1980 itu bertekad mempersiapkan mental dan segala sesuatunya yang terkait pengetahuan tentang dunia politik, seperti mempelajari aturan perundangan dan AD/ART Partai.

“Sebenarnya dunia politik dan seni peran itu tidak terlalu jauh berbeda. Kalau seni peran itu berdasarkan naskah cerita, kalau politik itu kan berdasarkan aturan perundang-undangan,” ujar wanita beranak satu itu.

Rachel mengaku mendapat tawaran dari pimpinan Partai Gerindra untuk menjadi caleg, setelah dirinya secara sukarela masuk menjadi anggota partai yang dibidani Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Prabowo Subianto itu.

Ketika ditanya alasannya masuk partai politik, Rachel mengatakan, dirinya ingin negara Indonesia berubah menjadi lebih baik dan untuk itu ia ingin menjadi bagian yang ikut terlibat langsung dalam perubahan itu.   ( gatra.com )


Caleg Gerindra Bebas Biaya, dapat Perlindungan Asuransi

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyatakan tidak akan memungut biaya dalam proses rekrutmen calon legislatifnya. Selain itu, Gerindra juga menjanjikan memberikan asuransi jiwa dan kesehatan untuk semua anggotanya. Dari 2,3 juta anggotanya, 50 di antaranya sudah mendapat santunan kematian.

“Partai Gerindra tidak akan pungut biaya bagi siapa saja yang ingin menjadi caleg. Untuk menjadi caleg yang kami utamakan adalah kaum muda,” kata Wakil Ketua Umum Parta Gerindra Fadli Zon dalam diskusi ‘Parpol Baru, Bisa Apa?” di Gedung DPR, Jakarta.

Untuk menarik kader-kader partai yang baru, menurut Fadli Zon, Gerindra juga menjanjikan partai akan memberi asuransi jiwa dan kesehatan untuk seluruh anggota partai. Sebanyak 2,3 juta anggota Partai Gerindra, kata dia, telah memiliki asuransi di Bumiputera.

“Bukti konkretnya, kemarin 50 orang anggota kami yang meninggal sudah disantuni,” ujar Fadli, tepat dekat Prabowo Subianto ini. ( indonesiaontime.com ).


Prabowo Subianto: Saya akan maju jika rakyat menghendaki.

Meskipun telah dinyatakan lolos verifikasi faktual, kepengurusan DPD dan DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kalsel baru dilantik secara resmi pukul 10.00 Wita, Selasa (26/8). Pelantikan dilakukan di rumah pendiri Gerindra Kalsel, H Abidin HH di KM 7 Banjarmasin.

Tidak cuma Ketua Umum Gerindra, Prof DR Suhardi yang hadir tapi juga sosok yang malah lekat sebagai ikon Gerindra yakni mantan Pangkostrad TNI AD, Letjen (purn) Prabowo Subianto.

Selain melantik kepengurusan di tingkat I dan II se-Kalsel, kemarin juga jadi ajang orasi Prabowo yang diajukan menjadi calon presiden RI dari Partai Gerindra dalam pemilu mendatang.

“Saya akan maju apabila rakyat menghendaki. Saya akan maju apabila rakyat memerlukan dan saya akan maju apabila rakyat membutuhkan,” katanya.

Dukungan terhadap Prabowo juga mengalir dari Kalsel. H Abidin HH dalam sambutannya menyampaikan aspirasi kader di Kalsel yang seluruhnya menginginkan agar Prabowo maju sebagai calon presiden.

Selain kehadiran Prabowo, kemarin aktor ganteng Steve Imanuel yang telah mualaf dan berganti nama menjadi Muhammad Yusuf Iman juga menjadi daya tarik. Kehadiran Steve bukan tanpa alasan. Dia dicalonkan menjadi caleg Gerindra dari daerah Sulawesi Selatan. (Banjarmasinpost.co.id/MAM)


Ziarah Pengurus DPP Partai Gerindra

Sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa kepada bangsa dan negara, seluruh jajaran DPP Partai Gerindra, siang tadi melakukan ziarah ke makam Bung Hatta di Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Acara yang dilakukan pada Hari Selasa, 12 Agustus 2008, yang bertepatan dengan hari lahirnya Bung Hatta itu diikuti oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prof.Dr Suhardi, Wakil Ketua Umum Fadli Zon, anak mendiang Bung Hatta yang sekaligus juga salah satu Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Halida Hatta, Ketua Bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga M. Asrian Mirza, para Ketua serta puluhan kader lainnya. Dalam acara yang penuh khidmat itu selain diisi tabur bunga juga dilakukan doa untuk Bung Hatta. Dalam agama Islam, doa bagi orang yang sudah meninggal merupakan hadiah yang paling baik dibandingkan kekayaan dan harta yang ada di dunia.

Selepas melakukan penghormatan di makam proklamator itu, seluruh peziarah melanjutkan ziarahnya ke Makam Begawan Ekonomi Sumitro Djojohadikusumo di Pemakaman Umum Karet, Jakarta Pusat. Dalam ziarah di makam orang tua Letjen (Pur) H. Prabowo Subianto itu juga dilakukan acara penghormatan yang sama, tabur bunga dan memanjatkan doa agar arwahnya diterima di sisi Allah SWT. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 63, yang dilaksanakan oleh DPP Partai Gerindra. (Ardi)