4 Poin Tanggapan Fraksi Gerindra terhadap RAPBD DKI 2018

4 Poin Tanggapan Fraksi Gerindra terhadap RAPBD DKI 2018

DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna perihal penyampaian pandangan umum fraksi pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) DKI Jakarta 2018, Kamis (16/11/2017). Dalam rapat paripurna ini, Fraksi Gerindra menyampaikan 4 poin yang perlu digaris bawahi.

Pada poin pertama Gerindra menyatakan mendukung penuh APBD 2018 sekaligus mengharapkan seluruh anggaran tepat sasaran. Kedua, Gerindra merekomendasikan anggaran untuk program di Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan agar ditingkatkan.

Poin ketiga, Gerindra berharap adanya perluasan peran terhadap BUMD/Perusahaan Daerah (PD) Sarana Jaya untuk program DP rumah nol rupiah dan PD Pasar Jaya untuk program OKE OCE.

“implementasinya harus diperjelas, pembuatan brosur serta tata cara mengikutinya sebaiknya segera dilakukan,” ujar Muhammad Fajar Sidik saat membacakan pandangan fraksinya.

Adapun poin keempat, fraksinya berpendapat pengelolaan sampah Jakarta harus menjadi prioritas. “Pemerintah harus memiliki solusi objektif komprehensif sebagai jawaban lengkap atas kewajiban pengelolaan limbah,” tandasnya.

 

Sumber


Gerindra Pertimbangkan Usung Arif Wismansyah Sebagai Calon Walikota Tangerang

Gerindra Pertimbangkan Usung Arif Wismansyah Sebagai Calon Walikota Tangerang

Partai Gerindra mempertimbangkan untuk mendukung petahana Arif R Wismansyah untuk kembali maju sebagai calon Walikota Tangerang dalam Pilkada serentak 2018.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, melalui keterangan resminya, Rabu (15/11/2017).

 Sufmi pun membeberkan beberapa alasan atau faktor pertimbangan Gerindra dalam mengusung Arif Wismansyah.

“Menurut kami pengalaman Arif yang memimpin Kota Tangerang, baik sebagai wakil walikota maupun sebagai walikota, merupakan salah satu pertimbangan penting,” ujar Sufmi, Rabu (15/11/2017).

Ia juga mengungkap bahwa banyak masukan dari pengurus partai di tingkatan akar rumput yang menyatakan elektabilitas Arif saat ini tinggi.

Menurut Sufmi, pembangunan di Kota Tangerang saat ini sudah berjalan cukup baik.

Hal itu, terang Sufmi, tak lepas dari andil Arif. Ia melihat Arif banyak melakukan terobosan, salah satunya dengan mengoptimalkan platform Kota Cerdas atau Smart City.

Untuk soal Smart City ini Arif bahkan mendapat penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2017.

Gerindra melihat di bawah kepemimpinan Arif, Kota Tangerang menjadi salah satu daerah terunggul di Provinsi Banten dan bahkan telah sejajar dengan Provinsi DKI Jakarta.

“Yang terpenting selama memegang jabatan Arif tidak terjerat kasus tindak pidana korupsi,” imbuh Sufmi.

Untuk mendampingi Arif, Gerindra diyakini akan meminta Calon Wakil Walikota yang familiar dengan partai yang diketuai Prabowo Subianto itu.

Keputusan final soal Pilkada Kota Tangerang sendiri, masih belum diputuskan oleh Gerindra.

“Iya (belum diputuskan). Nanti akan dibuat oleh Pak Prabowo selaku ketua umum dalam waktu dekat. Kami pengurus di DPP memberikan masukan sesuai dengan informasi yang kami serap dari bawah,” pungkasnya.

 

Sumber

 


Infrastruktur Tak Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

Infrastruktur Tak Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

Wakil ketua umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono mempertanyakan gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Ferry menilai gencarnya pemerintah dalam menjalankan proyek tersebut sebagai langkah yang tidak tepat. “Sebab, dampak dari pembangunannya tidak bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Rabu (15/11/17).

Dia lantas mempertanyakan langkah pemerintah yang dinilainya sangat ngotot dalam proyek infrastruktur. Kondisi itu seolah-olah menunjukkan adanya tendensi lain didalamnya.

“Infrastruktur ini dibangun untuk siapa,” cetusnya.

Ferry berpendapat semestinya pembangunan infrastruktur dilakukan ketika telah muncul pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di banyak tempat. Dia lantas menyebut Cina, yang membangun infrastruktur untuk menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan. Dengan pembangunan infrastruktur, baik berupa jembatan maupun jalan, maka pusat-pusat pertumbuhan itu akan terkoneksi.

“Jadi di banyak negara yang merangsang pertumbuhan ekonomi, yang merangsang daya beli sebenarnya bukanlah infrastruktur,” ujarnya.

Kemajuan ekonomi, lanjut Ferry lebih dipengaaruhi oleh kebijakan dan program negara. Karenanya dia meminta pemerintah harus lebih teliti dalam pembangunan infrastruktur. Sehingga dapat memberikan manfaat kepada negara dan rakyat.

Untuk diketahui, pembangunan infrastruktur di tanah air yang tengah digencarkan pemerintah memerlukan anggaran dalam lima tahun (2014 – 2019) mencapai Rp 5.500 triliun. Sebagian dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

Sumber


Partai Gerindra Jawa Tengah Solid Menghadapi Pilgub 2018

Partai Gerindra Jawa Tengah Solid Menghadapi Pilgub 2018

Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 Ferry Juliantono diminta untuk terus bergerak melakukan sosialisasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat propinsi tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua DPD Gerindra Jawa tengah Abdul Wachid di Joglo Aspirasi Jl. Raya Kudus Gotri, Margoyoso, Jepara (10/11/2017).

“Mas Ferry harus terus bergerak dalam sosialisasi Bakal Calon Gubermur untuk memanaskan mesin partai kita. Silahkan mengkonsolidasikan DPC dan PAC sampai secara keseluruhan,” jelas Wachid dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com.

Wachid juga menyampaikan pesan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto kepada Ferry untuk menjalin komunikasi dengan partai lain agar tercipta koalisi.

“Dan ini ada pesan dari Pak Prabowo, karena kursi kita tidak mencukupi untuk mengusung sendirian (Calon Gubernur- Red), maka Mas Ferry perlu melakukan komunikasi dengan partai-partai lain untuk berkoalisi. Nanti saya akan bantu mas Ferry’,” papar Wachid.

Pertemuan Ferry yang juga Wakil Ketua Umum Gerindra Dengan Abdul Wachid berlangsung lebih dari dua jam.

Pada kesempatan itu Ferry juga melaporkan aktofitasnya selama empat bulan berkeliling di Jawa Tengah.

Pria asal Kudus dan Kebumen ini, menjadi satu-satunya Bacagub yang rajin menyambangi warga, DPC dan PAC Gerindra, tokoh dan selurih lapisan masyarakat di daerah yang akan dilayaninya itu.

“Alhamdulillah saya menyampaikan kepada Pak Wachid kegiatan yang sidah saya lakukan selama melakukan sosialisasi di Jawa Tengah. Dari perjalanan itu warga yang sama temui dengan tegas menyatakan Jawa Tengah perlu pemimpin baru,” kata Ferry.

 

Sumber


Gerindra pertimbangkan Achsanul Qosasih maju Pilgub Jatim 2018

Gerindra pertimbangkan Achsanul Qosasih maju Pilgub Jatim 2018

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya mempertimbangkan mantan anggota DPR Achsanul Qosasi untuk dicalonkan sebagai gubernur Jawa Timur dalam Pilkada Jawa Timur 2018.

“Nama tersebut masuk ‘radar’ Gerindra setelah mendengar masukan dari berbagai pihak termasuk kader di tingkat ‘akar rumput’,” kata Dasco dikutip dari Antara, Kamis (9/11).

Dia mengatakan, partainya membaca bahwa warga Jatim masih terbuka terhadap opsi-opsi baru calon gubernur. Selain itu, dirinya meyakini nama Achsanul bisa juga bersaing dengan dua calon lain yang sudah muncul saat ini yakni Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf.

“Pak Achsanul cukup berhasil dalam kiprah politiknya di Jakarta, selain sukses sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur, beliau juga terpilih sebagai anggota BPK. Kesimpulannya beliau memiliki basis pendukung yang kuat dan punya kemampuan menangani persoalan ekonomi makro dan mikro,” ujarnya.

Dalam wacana itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani telah melakukan pertemuan dengan Achsanul. Gerindra, PAN dan PKS pun tengah menimbang calon alternatif Pilgub Jatim di luar nama Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.

Dasco menilai, pemimpin ideal untuk Jatim adalah sosok yang lengkap atau komplit seperti Achsanul sehingga tidak sekadar memiliki basis massa kuat, tapi harus juga memiliki kemampuan ketika diberi kesempatan memimpin.

Namun dia menegaskan, penentuan final bakal calon gubernur Jatim akan dilakukan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Tapi para kader diberi kesempatan untuk memberikan masukan mengenai siapa sosok yang tepat, lengkap dengan pertimbangan-pertimbangnnya.

 

Sumber


746 Pages123...10...Last »