Jl Raya Industri Bekasi Rusak, Anggota Gerinda Minta Pemkab Galang CSR

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan perbaikan Jl Raya Industri di Kabupaten Bekasi harus menunggu sampai 2022. Wakil rakyat Kabupaten Bekasi dari PartaiGerindra meminta perbaikan harus segera dilakukan. Ada cara lain yang bisa ditempuh ketimbang harus menunggu anggaran tahun depan.

“Janganlah menunggu sampai 2022, kelamaan. Belum lagi kalau hujan lagi, ini bisa tambah hancur,” kata anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat, Syahrir, kepada detikcom, Senin (9/3/2021).

Syahrir berasal dari Daerah Pemilihan 9 Jawa Barat, yakni Kabupaten Bekasi. Dia mengetahui kerusakan jalan itu. Usulan di masa reses terkait perbaikan jalan itu sudah dia dapatkan dan bakal disampaikan ke Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.

 Dia memahami, Pemprov Jawa Barat melakukan efisiensi anggaran (refocusing) demi menangani pandemi COVID-19. Akibatnya, anggaran untuk peningkatan jalan menjadi terganggu. Namun demikian, bukan berarti Jl Raya Industri di Cikaran Selatan itu boleh dibiarkan hancur terbengkalai. Bagaimana caranya?
“Kita dorong Pemerintah Kabupaten Bekasi menggalang CSR (Corporate Social Responsibility) sekian ribu pabrik di wilayahnya untuk bareng-bareng memperbaiki jalan. Formulasinya harus dicarikan,” kata Syahrir.

Dia optimistis, perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Bekasi tidak berkeberatan untuk bergotong royong memperbaiki Jl Raya Industri di Cikarang Selatan itu. Apalagi, jalan itu juga digunakan kendaraan-kendaraan operasional pabrik-pabrik. Ini adalah kepentingan bersama.

“Soalnya mereka menggunakan jalan itu kan. Mudah-mudahan. Masa pabrik-pabrik berkeberatan? Saya rasa nggak lah,” kata Syahrir.

Selanjutnya, menunggu APBD P 2021 juga terlalu lama:

Menunggu APBD Perubahan 2021 dinilainya juga terlalu lama, karena diperkirakan APBD P 2021 baru selesai November. Akan lebih baik lagi bila Pemkab Bekasi turut mengucurkan anggaran bila masih mempunyai Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun 2020 ke perbaikan Jl Raya Industri ini.

“Ayo bareng-bareng untuk perbaikan sementara dulu, yang penting kerusakan jalan tidak menimbulkan korban, warga bisa merasa nyaman, hak warga bisa terpenuhi karena mereka sudah membayar pajak,” kata Syahrir.

Lokasi kerusakan Jl Raya Industri Bekasi berada setelah flyover Jl Raya Cikarang-Cibarusah. Jalan ini adalah akses utama menuju Kawasan Industri Jababeka, bisa pula ke arah Kalimalang dan selanjutnya mengarah ke Jakarta.

 

Sumber