Menguntungkan Kedua Negara

Partai Gerindra menyambut baik diberikannya kembali visa Amerika Serika untuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Gerindra menyebut pemberian visa itu menguntungkan bagi Indonesia dan Amerika.

“Kami menyambut baik. Kami nggak mau berasumsi, tapi yang jelas pemberian visa itu menguntungkan kedua negara,” kata juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Kamis (8/10/2020).

Habiburokhman turut gembira dengan diundangnya Ketum Gerindra itu ke Amerika setelah 20 tahun. Hal itu menurutnya juga menjadi pembuktian jika Prabowo tidak terkait dengan tuduhan pelanggaran HAM yang selama ini dialamatkan kepadanya.

 “Ya tentu bagus kalau benar begitu. Soal penghilangan paksa kan jelas putusan kasus Tim Mawar sama sekali tidak menyebut nama Pak Prabowo. Pak Prabowo clear dari kasus HAM apapun. Selama ini tuduhan pelanggaran HAM lebih merupakan permainan politik dalam negeri,” ujarnya.
Jabatan Prabowo sebagai Menhan RI menurut Habiburokhman juga berperan dalam diplomasi perdamaian. Karena itulah, anggota Komisi III DPR itu menyebut kehadiran Prabowo dibutuhkan di negara besar seperti Amerika.

“Di sisi lain sudah menjadi konvensi internasional bahwa jabatan Menhan itu mengemban tugas diplomasi dalam rangka menjaga perdamaian dunia. Tentu Pak Prabowo diperlukan kehadirannya ke negara-negara besar, seperti AS,” ujar Habiburokhman.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menjawab kabar Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mendapat visa masuk Amerika Serikat (AS). Kemenhan memastikan Prabowo diundang ke Amerika Serikat.

“Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto diundang oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper untuk berkunjung ke Amerika Serikat pada tanggal 15-19 Oktober 2020,” kata Dahnil Anzar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10).

“Undangan ini untuk melanjutkan pembicaraan detail terkait kerja sama bilateral bidang pertahanan,” ucap Dahnil.

 

Sumber