Poyuono Tak Datang, Gerindra Tetap Gelar Sidang

Ucapan Waketum Gerindra Arief Puyono soal ‘isu PKI dimainkan kadrun’ berbuntut panjang. Mahkamah Kehormatan (MK) Gerindra menyidangkan Poyuono tapi dia menolak hadir.

MK Gerindra Panggil Arief Poyuono

 Sidang pertama untuk Poyuono berlangsung pada Selasa (23/6) secara fisik dan virtual. Gerindra mengharapkan kehadiran Poyuono.

“Kami berharap Saudara Teradu Arief Poyuono bisa hadir tepat waktu sehingga bisa mendapatkan kesempatan membela diri,” kata Pimpinan Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra, Habiburokhman.

Poyuono mengaku tak akan menghadiri sidang Majelis Kehormatan (MK) DPP terkait ‘isu PKI dimainkan kadrun’ yang akan digelar hari ini. Poyuono mengatakan tetap pada pendiriannya.

“Tidak akan pernah saya menghadiri sidang MK itu. Sebab, saya tetap pada pendirian saya. Saya menyatakan PKI bangkit itu isu bohong, dibuat oleh kadrun-kadrun dan para pengacau negara yang tujuannya untuk mendelegitimasi dan memakzulkan Jokowi,” kata Poyuono.

Pendirian Poyuono, yakni rekaman video yang beredar soal ‘PKI dimainkan kadrun’, bahwa dia tak membawa nama Gerindra. Puyono mengatakan dia membawa nama pimpinan buruh.

Pada akhirnya, sidang tetap berlanjut tanpa kehadiran Poyuono. Agenda sidang adalah mendengarkan aduan terhadap Poyuono.

 Sidang bakal dilanjutkan pekan depan. Para saksi terkait kasus Poyuono bakal dipanggil.

“Setelah mendengar penjelasan poin-poin pengaduan, sebagian Majelis Kehormatan telah memberikan pendalaman. Sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda lanjutan pendalaman oleh anggota majelis dan mendengar keterangan saksi-saksi,” kata Habiburokhman

Meskipun sidang dilanjutkan pekan depan, Poyuono tetap tak akan hadir. Poyuono mengaku akan menjelaskan perihal pernyataan ‘PKI dimunculkan kadrun’ itu langsung ke Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

“Ya, aku tetap nggak akan pernah datang. Biar saja mereka bersidang untuk memeriksa wawancara saya di YouTube Kanal Bangsa, saya memakai jabatan Waketum Gerindra atau Ketum FSP BUMN Bersatu? Begitu aja kok repot,” kata Poyuono kepada wartawan.

 

Sumber