Poros Maritim Jokowi Hanya Visi Kosong 2

Visi Presiden Joko Widodo soal poros maritim dunia yang didengungkan pada Pilpres 2014 silam dipertanyakan. Anggota Banggar DPR Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono memandang, apa yang jadi bahan kampanye Jokowi itu belum juga nampak.

Mana itu visi poros maritim dunia yang digagas oleh pemerintahan Pak Jokowi? Sampai sekarang tidak terlihat,” kata Bambang saat rapat Banggar bersama Dirjen Anggaran Kemenkeu di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (4/7).

Dia menyayangkan posisi silang Indonesia yang berada di antara Samudra Hindia dan Pasifik serta memiliki Selat Malaka, sebagai selat teramai di dunia tidak mampu dimanfaatkan sehingga banyak potensi ekonomi yang terbuang.

“Di mana poros maritim dunia itu di posisi yang kita memang seharusnya sudah poros maritim berdasarkan posisinya. Kita lihat di Selat Malaka, itu miliaran dolar Pak nilai ekonominya, kalau kita bisa manfaatkan itu kan baik sekali,” bebernya.

Menurutnya, visi Jokowi yang begitu menjanjikan itu kini tinggal sebuah visi kosong, mengingat banyak permasalahan maritim yang tak kunjung selesai. Begitu juga dengan nilai ekonomi dari sektor maritim yang ditaksir sebesar Rp 7200 triliun per tahun atau setara dengan tiga kali APBN tahun 2018.

 

Sumber