Gerindra Puji Anies-Sandi yang Tetap Senyum Saat Disoraki

Partai Gerindra memuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno yang tetap senyum meski disoraki warga. Menurut Gerindra, hal itu merupakan contoh sikap negarawan.

“Yang paling kami senangi peristiwa kemarin itu bagaimana kenegarawanan dan jiwa besar Mas Anies dan Bang Sandi menghadapi sorakan itu. Beliau berdua tetap tersenyum, menyalami dan tidak membesar-besarkan masalah. Itu contoh pemimpin,” kata Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada¬†detikcom, Sabtu (16/6/2018).

Andre menilai sorakan itu masih terkait dengan belum move on-nya para pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purmana (Ahok) yang kalah saat pilkada 2017 lalu. Menurutnya, para pendukung Ahok kerap mengeluarkan nyinyiran di media sosial untuk Anies-Sandi.

“Kalau kita baca nyinyiran di medsos ya dari netizen-netizen yang selama ini mendukung Pak Ahok masih terlihat bahwa pendukung Pak Ahok belum move on. Pendukung Pak Ahok ini kan pendukung Pak Jokowi. Ya jadi mereka pendukung Pak Ahok dan Pak Jokowi ini kan kecewa dengan kekalahan Pak Ahok. Kekalahan Pak Ahok kan berimbas kepada Pak Jokowi juga karenanya wajar masuk tahun politik nyinyiran masih ada,” ucapnya.

“Di lihat saja di medsos orang-orang yang selama ini suka mem-bully Mas Anies dan Bang Sandi apapun kebijakan pasti di-bully mulai Anies belum dilantik saja di-bully, pidato pribumi di-bully, anies menutup Alexis di-bully, dampak (pilgub DKI) masih ada,” sambungnya.

Sebelumnya, Anies dan Sandi disoraki warga saat hendak memasuki Istana Bogor untuk bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi saat lebaran kemarin. Peristiwa itu kemudian dinilai politikus PKS Nasir Djamil sebagai bentuk belum move on-nya para pendukung Ahok.

“Sepertinya masih ada pendukung Ahok yang belum move on dari Pilkada DKI. Seharusnya mereka tetap menghormati Anies dan Sandi yang datang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Apalagi kehadiran mereka berdua ingin bersilaturahmi di hari yang baik ini,” kata Nasir kepada detikcom, Jumat (15/6) kemarin.

 

Sumber