672446_720

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan Partai Gerindra bakal mengumumkan calon presiden 2019 pada 11 April 2018 saat Rapat Koordinasi Nasional digelar. Gerindra bakal mencalonkan Ketua Umumnya Prabowo Subianto.

Sohibul bercerita Prabowo telah menyampaikan kepada Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri, bahwa dirinya akan mencalonkan diri sebagai presiden. “Iya, beliau yang bicara ke ustad Salim,” kata dia seusai menghadiri acara Pelatihan Perempuan Siaga Dasar (Latansa) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta pada Ahad, 8 April 2018.

Menurut Sohibul, saat itu Prabowo menyampaikan dirinya yang bakal maju sebagai calon presiden, bukan nama-nama lain seperti mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. “Pak Prabowo sebagai capres,” ujarnya.

Sohibul juga mengatakan rencana deklarasi Prabowo sempat diundur sebanyak dua kali. Awalnya Prabowo berencana deklarasi sebagai calon presiden pada 28 Maret 2018. Gerindra berubah pikiran dan menjadwalkan ulang pada 3 April 2018, namun lagi-lagi batal. “Komunikasi terakhir insya Allah 11 April 2018,” kata dia.

Namun, Prabowo pada 5 April lalu mengatakan tidak akan ada deklarasi pada 11 April 2018. Menurut dia, rapat koordinasi itu untuk konsolidasi kader menjelang pemilihan umum 2019.

Rapat koordinasi, kata Prabowo, berfokus pada persiapan partainya menghadapi pemilihan legislatif. Dalam rapat itu, Prabowo mengumumkan persyaratan dan prosedur pencalonan kadernya yang bakal maju melalui Partai Gerindra.

Saat ditanya awak media apakah dia akan mendeklarasikan diri sebagai calon presiden, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu menjawab, “Saya kira belum,” ujarnya. Namun Prabowo enggan membicarakan alasan mengapa tak kunjung mendeklarasikan diri sebagai capres.

 

Sumber