Maaf Ahok Tak Cukup Obati Luka Hati Umat Islam

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyatakan permintaan maaf saja tak cukup untuk mengobati rasa luka hati umat Islam pasca beredarnya Video kampanye Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Di dalam video tersebut tampak sekumpulan warga yang mengenakan peci berbaju muslim. Dibagian belakangnya tampak pula spandung bertuliskan ‘Ganyang China’. Sehingga, Video tersebut dianggap sebagai sebuah upaya menyudutkan umat Islam.

“Saya rasa tidak cukup minta maaf. Ini menurut saya sudah pelanggaran, ini suatu bisa dikategorikan sebagai menyebarkan rasa permusuhan, rasa kebencian,” kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/4).

Wakil Ketua DPR RI ini pun mengamini jika persoalan video kampanye eyang menuai hujatan tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian. Selain itu, ia juga meminta KPI mengusut video tersebut. “Ya mestinya juga dilaporkan kepada pihak kepolisian, dan juga KPI bisa menilai kampanye atau video yang semacam itu kan jelas tidak sesuai dengan aturan yang ada,” pungkas Fadli.

Sebelumnya, Advokad Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan dugaan pelanggaran kampanye Basuki-Djarot ke Bareskrim Mabes Polri, JakartaPusat, Senin (10/4). Tim ACTA datang sekitar pukul 18.04 WIB.

Wakil Ketua ACTA Hendarsam Marantoko mengatakan video tersebut lebih parah dari kasus penodaan agama oleh sebelumnya juga dilakukan oleh Ahok di Pulau Seribu. “Menurut kami, kasus ini lebih parah dari kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok di Pulau Seribu atau yang dikenal dengan kasus Al-Maidah,” kata Hendarsam.

 

Sumber