Novela Nawipa yang merupakan saksi Tim Prabowo – Hatta dalam sidang sengketa Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi buah bibir karena keberaniannya dalam bersaksi di hadapan Hakim MK.

Dalam kesaksiannya, Novela mengungkapkan bahwa di kampungnya tidak ada pelaksanaan Pemilu. Ia mempertanyakan bagaimana mungkin ada pemungutan suara jika di kampungnya sama sekali tidak ada aktivitas Pemilu. Kesaksian Novela tersebut mendapatkan apresiasi dari banyak pihak, termasuk calon presiden Prabowo Subianto.

Prabowo melalui akun Twitter resminya @Prabowo08 menyatakan apresiasinya dengan mengatakan sikap Novela dalam kesaksiannya di persidangan merupakan hal yang luar biasa. Prabowo salut akan sikap Novela yang berani, jujur, tanpa pamrih dalam membela keadilan dan kebenaran.

Anggota Tim Perjuangan Merah Putih Untuk Kebenaran dan Keadilan, Marwah Daud Ibrahim menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas kesaksian Novela, “Saya melihat ini sebagai hal yang sangat luar biasa. Mungkin ini adalah cara Tuhan untuk membantu perjuangan kami. Novela datang jauh-jauh dari ujung timur Indonesia untuk menyampaikan kebenaran tanpa rasa takut pada siapapun kecuali pada Tuhan. Hal ini sungguh menggugah hati nurani.”

“Adanya kesaksian seperti yang diungkapkan oleh Novela semakin menguatkan fakta bahwa telah terjadi kecurangan yang masif, terstruktur, dan sistematis dalam pelaksanaan Pemilu kali ini. Sejak awal kami telah menyatakan bahwa tujuan utama dari pengajuan gugatan ke MK ini bukan untuk memenangkan salah satu pihak, namun demi terwujudnya demokrasi yang lebih baik dengan kedaulatan yang benar-benar berada ditangan rakyat.

Prabowo – Hatta

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa adalah pasangan yang saling melengkapi dengan kelebihan serta pengalaman yang telah dimiliki oleh masing-masing. Pasangan Prabowo – Hatta yang didukung oleh koalisi Partai Gerindra, PAN, Golkar, PPP, PKS dan PBB ini mempunyai visi yang sepenuh-penuhnya menjadi maksud dan tujuan dari para Pendiri Bangsa, yaitu: Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat. Untuk itu, Prabowo Hatta mengemban misi:

1. Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman dan damai, bermartabat, demokratis, berperan aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 45

2. Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan percaya diri menghadapi globalisasi.

3. Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak berbudaya luhur; berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif dan trampil.