Rencana pembentukan Panitia Khusus Pilpres akan segera digulirkan pada rapat Paripurna DPR RI yang diselenggarakan pada hari Jumat besok (13/08/2014). Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Tim Perjuangan Merah Putih Untuk Kebenaran dan Keadilan pendukung Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya.

“Pansus Pilpres akan segera dibentuk pada sidang paripurna DPR pertama setelah sebelumnya DPR sempat melalui masa reses. Tim Koalisi Merah Putih telah melakukan koordinasi terkait dengan pembentukan Pansus tersebut.” ujar Tantowi.

Tantowi mengatakan bahwa dibentuknya Pansus bertujuan untuk melakukan investigasi terhadap masalah-masalah yang terjadi dalam penyelenggaraan Pilpres, “Pansus ini adalah salah satu instrumen untuk melakukan investigasi dan pendalaman terhadap masalah-masalah kecurangan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pilpres kemarin. Saya rasa hal tak perlu dipermasalahkan.”

“Kami sejak awal telah menyatakan siap menang atau kalah dengan proses penyelenggaraan proses demokrasi yang jujur dan adil. Adanya kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres menunjukkan proses demokrasi telah dicederai. Pembentukan Pansus ini bukan bertujuan untuk memenangkan salah satu pihak yang bertarung dalam Pilpres, namun bertujuan untuk mewujudkan proses demokrasi di Indonesia yang lebih baik.” tutup Tantowi.

Prabowo – Hatta

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa adalah pasangan yang saling melengkapi dengan kelebihan serta pengalaman yang telah dimiliki oleh masing-masing. Pasangan Prabowo – Hatta yang didukung oleh koalisi Partai Gerindra, PAN, Golkar, PPP, PKS dan PBB ini mempunyai visi yang sepenuh-penuhnya menjadi maksud dan tujuan dari para Pendiri Bangsa, yaitu: Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat. Untuk itu, Prabowo Hatta mengemban misi:

1. Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman dan damai, bermartabat, demokratis, berperan aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 45

2. Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan percaya diri menghadapi globalisasi.

3. Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak berbudaya luhur; berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif dan trampil.