Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengkritik pemerintah atas tidak adanya koordinasi antar instansi pemerintah terkait kenaikan harga gas elpiji. Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan bahwa kebijakan harga elpiji menunjukkan bukti bahwa pemerintah tidak memiliki perencanaan yang matang.

“Kenaikan yang tiba-tiba mengagetkan semua pihak, termasuk Presiden sekalipun yang langsung menggelar rapat kabinet terbatas. Seharusnya kebijakan untuk menaikan harga LPG sudah dikoordinasikan dan diketahui oleh Presiden, melalui Menteri BUMN yang menjadi Komisaris Pertamina,” ujar Fadli. “Padahal kenaikan harga LPG menyangkut hajat hidup masyarakat,” lanjutnya.

Fadli juga mengatakan bahwa perlu ada investigasi mengenai pengelolaan migas nasional, “KPK perlu menelusuri berbagai indikasi korupsi yang menyebabkan karut marutnya pengelolaan Migas Nasional. Perlu juga adanya audit investigatif di tubuh Pertamina. Jangan sampai Pertamina yang pada 2012 memperoleh laba mencapai 26 triliun, di 2013 mencapai 30 triliun, dan proyeksi laba di 2014 sebesar 34 triliun, justru menjadi mesin uang bagi para koruptor,” tegas Fadli.

Ketua Dewan Pakar Partai Gerindra, Burhanuddin Abdullah, mengatakan bahwa harga gas elpiji yang sempat naik berdampak negatif terhadap masyarakat golongan bawah. “Golongan pertama yang telah secara langsung merasakan dampak dari kenaikan ini adalah masyarakat kelas bawah, tetapi kemudian dampak ini juga dirasakan oleh masyarakat golongan menengah, dengan adanya efek domino dengan telah naiknya harga kebutuhan pokok, ” ungkap Burhanuddin.

“Kenapa kita tidak mulai menggunakan LNG yang 80% produksinya di dalam negeri ketimbang mengedepankan penggunaan LPG yang mana produksinya mayoritas dari luar negeri sehingga sangat tergantung terhadap pasar Internasional,” tutur Burhanuddin.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI. Hingga saat ini, Gerindra adalah satu-satunya partai politik yang mempunyai program kerja yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam 6 Program Aksi Transformasi Bangsa Partai Gerindra. Dari banyaknya penghargaan yang diterima partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik.