Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Gerakan Indonesia Raya. (Gerindra) mendeklarasikan perang terhadap perbudakan modern dan perdagangan orang.

“Perempuan dan anak adalah kelompok paling banyak menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. Tidak hanya untuk tujuan pelacuran, tapi juga eksploitasi lain seperti kerja paksa, pelayanan paksa, perbudakan atau praktik serupa perbudakan,” ujar Anggota DPR FP-Gerindra Sumarjati Arjoso melalui siaran persnya, Jakarta, Kamis (13/6).

Sumarjati, yang juga menjabat Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA), mengatakan Indonesia tak sekedar menjadi lokasi transit dan negara tujuan perdagangan orang, tapi juga sumber pemasok obyek praktik ilegal tersebut.

Karena itulah, Fraksi Partai Gerindra mengajak seluruh elemen bangsa untuk mencegah dan menanggulangi tindak pidana perdagangan orang demi meningkatkan harkat dan martabat rakyat Indonesia.

Editor: Willy Haryono

Sumber: metrotvnews.com