Jakarta - Meskipun belum ada hasil resmi KPUD, Partai Gerindra sesumbar bahwa calonnya, Herman Daru-Maphilinda akan memenangi Pilgub Sumatera Selatan. Keyakinan itu ditekankan walau ada sejumlah hasil quick count yang menampilkan hasil unggul untuk pasangan lain, Alex-Mekki yang diusung Partai Golkar.

Sebagai pengusung Herman Deru-Maphilinda, Gerindra menyatakan tak terpengaruh hasil quick count yang bisa berbeda dengan hasil perhitungan riil count.

“Gerindra yakin Herman Deru menang. Real count harus dijaga jangan sampai ada kecurangan dan intervensi dari berbagai pihak,” tegas Waketum Gerindra, Fadli Zon, di Jakarta, Sabtu (8/6).

Menurut Fadli Zon, pihaknya akan tetap menunggu hasil resmi KPUD. Walau demikian, pihaknya merasa yakin menang di Sumsel karena beberapa pilkada kabupaten terbukti terdapat perbedaan hasil perhitungan real count dan quick count.

Tanpa berpretensi mencurigai hasil survei yang mengungguli Alex-Mekki, dia mengaku pihaknya melihat terdapat kejanggalan. Ketika suara terkumpul 60 persen, pasangan Herman Deru dan Maphilinda berada pada posisi 39 persen, sementara pasangan Alex Nurdin dan Ishak Mekki berada pada posisi 30 persen.

Namun pada suara terkumpul berikutnya terjadi pembalikan suara yang signifikan sehingga pasangan Alex Nurdin mengungguli pasangan Herman Deru diposisi 35 persen dengan 33 persen.

“Biasanya dalam quick count, ketika data sudah masuk 60 persen, posisi tak akan berubah. Dan hasil pengumpulan form C1 oleh tim kami, menunjukkan pasangan Herman Deru-Maphilinda unggul sementara,” tandas dia.

Pada kesempatan itu, dia menekankan Partai Gerindra menghimbau semua pihak untuk tak terpengaruh dengan perhitungan hasil quick count kemarin dan menghormati hasil perhitungan sebenarnya dari KPU.

Partai Gerindra juga menginstruksikan agar jajaran pengurus partai Gerindra tetap melakukan fungsi pengawasan hasil rekapitulasi suara dari desa, kecamatan hingga di propinsi.

“Untuk itu semua struktur partai di seluruh jenjang tersebut tetap bekerja keras melakukan fungsi tersebut. Kami juga meminta seluruh jajaran aparat untuk bersikap netral dan membantu mengawal agar proses ini berjalan dengan baik dan aman,” tandasnya.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/ARD

Sumber: beritasatu.com