Jakarta – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) membentuk organisasi sayap partai bernama Perempuan Indonesia Raya (PIRA).

Gerindra membentuk PIRA karena data kependudukan Indonesia di 2010 menunjukkan hampir 50 persen dari penduduk Indonesia yang berjumlah 237.556.363 orang adalah perempuan.

“Jumlah yang cukup besar tersebut menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki potensi untuk berperan strategis di tengah masyarakat,” ujar penasehat PIRA Ida Sudoyo dalam rilis yang diterima INILAH.COM, Kamis (19/1/2012).

Ida menjelaskan sejarah menunjukkan di saat kritis seringkali perempuan memiliki ketangguhan dan inisiatif untuk bangkit menopang keluarga dan masyarakat untuk memperbaiki kondisi sosial, budaya, dan perekonomian, baik di tingkat pedesaan maupun perkotaan.

Visi PIRA adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui gerakan perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan, seperti ekonomi kerakyatan, pendidikan, budaya, dan kesehatan dalam rangka kemandirian bangsa.

(inilah.com)