• Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Pesan Sekjen Gerindra ke Wali Kota Samarinda: Atasi Sampah, Macet, dan Banjir

Atasi Sampah, Macet, dan Banjir

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menemui pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Kalimantan Timur di Samarinda. Dalam pertemuan tersebut, Muzani mengingatkan kepala daerah terpilih dari partainya harus memberi solusi bagi permasalahan rakyat.

Muzani awalnya berbicara soal latar belakang lahirnya Gerindra. Dia menuturkan Gerindra lahir dari tekad untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi.

“Salah satu janji partai Gerindra ketika di awal adalah memberi solusi atas problem bangsa, 6 Februari 2008, ketika partai ini didirikan salah satu gagasannya adalah bagaimana mewujudkan cita-cita proklamasi 1945,” kata Muzani dalam pernyataan tertulis yang diterima, Minggu (4/4/2021).

Kenyataannya, kata Muzani, banyak terjadi masalah di bangsa ini, di antaranya adalah kemiskinan dan ketimpangan di mana-mana. Pendirian Gerindra adalah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

“Di kehidupan rakyat dan bangsa ini ada kemiskinan di mana-mana, ada kesenjangan di mana-mana ada problem di mana-mana olehnya itu kita sebagai anak bangsa merasa terpanggil untuk ikut bersama-sama menyelesaikan problem ini melalui Partai Gerindra,” ujarnya.

Lalu Muzani bicara soal capaian Gerindra di Pilkada 2020. Di Kalimantan Timur, ada dua kepala daerah jagoan Gerindra.

“Di Provinsi Kalimantan Timur, hasil pilkada ada dua kepala daerah dari Gerindra yang dinyatakan menang oleh KPU yakni Boni di Mahakam Ulu dan Andi Harun di Samarinda,” kata Muzani.

Dia berpesan agar Boni dan Andi Harun menjaga kedekatan dengan rakyat dan menjadi pemecah masalah di daerah masing-masing. Khusus di Samarinda, Muzani kembali mengingatkan ada 3 pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan.

“Problem Samarinda tadi saya dapat penjelasan dari Wakil Wali Kota, yakni sampah, kemacetan, dan banjir. Problem tiga ini yang sudah amat mendesak. Ketika Andi Harun menjadi Wali Kota yang diusung Partai Gerindra, tugas dia adalah bagaimana menyelesaikan problem ini. Dan ketika problem ini pelan-pelan sudah mulai terurai meski belum tuntas itu adalah bagian dari janji yang kita berikan kepada rakyat untuk diselesaikan. Ini adalah cara partai menyelesaikan,” ulas Muzani.

Dia mengingatkan pemimpin-pemimpin yang berasal dari Gerindra harus bertanggung jawab memenuhi janji partai ke rakyat. Kepala daerah, ataupun wakil rakyat dari Gerindra harus menjalankan amanah dengan baik.

“Andi Harun adalah wali kota yang sejak awal beliau punya ambisi untuk membangun Kalimantan Timur untuk membangun ibu kota provinsi menjadi kota metropolitan yang jauh lebih baik dari sekarang. Sebagai partai kami mendukung itu, kami mendorong beliau menjadi wali kota yang baik, berhasil di tingkat Samarinda sehingga rakyat bisa mengetahui bahwa kota yang diusung Gerindra adalah walikota yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Muzani.

 

Sumber


Gerindra Tak Setuju Anggapan Pembenci Pemerintah Mudah Direkrut Teroris

Gerindra Tak Setuju Anggapan Pembenci Pemerintah Mudah Direkrut Teroris

Mantan anggota jaringan terorisme Jamaah Islamiah,Nasir Abad menyatakan orang yang mempunyai rasa benci terhadap pemerintah cenderung lebih mudah direkrut menjadi Teroris . Partai Gerindra tidak setuju dengan pendapat itu.

“Ya itu debatable dan kasuistik, jangan digeneralisir,” kata Anggota Komisi III DPR RI fraksi Gerindra, Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (4/4/2021).

Habiburokhkam mengatakan sejak zaman orde baru (orba) banyak kelompok yang kritis dengan pemerintah. Namun mereka memilih jalan perjuangan dengan cara yang legal.

 “Sejak zaman orba, zaman reformasi hingga saat ini banyak orang yang sangat kritis terhadap pemerintah tapi memilih jalan perjuangan yang legal konstitusional,” kata dia.

“Selama ini ada demarkasi yang jelas antara aktivis pro demokrasi yang kritis dengan mereka yang memilih melakukan teror. Para pengkritik pemerintah biasanya mengklaim pencinta demokrasi, sementara terorisme jauh dari nilai-nilai demokrasi, bahkan kerap mengorbankan orang tidak berdosa,” kata dia.

Guna mencegah aksi terorisme ini, Waketum Gerindra itu mendorong agar pemerintah memaksimalkan program deradikalisasi. Dia juga mendorong agar deteksi intelijen ditingkatkan.

“Ya kita maksimalkan deradikalisasi dan program-program edukasi kita, begitu juga deteksi intelijen,” kata dia.

Sebelumnya, Nasir Abad menilai kelompok pembenci pemerintah lebih mudah direkrut jadi teroris dibanding orang biasa. Sebab sikap dan ideologi jaringan teroris selama ini biasanya memang memusuhi pemerintah atau siapapun yang berkuasa.

“Kalau saya akan merekrut orang untuk jadi teroris, saya akan memilih mereka yang sudah punya rasa kebencian kepada pemerintah ketimbang yang masih nol. Ibaratnya tinggal menambah pupuk sedikit jadilah,” kata mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiah untuk wilayah Filipina, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan itu dalam Blak-blakan detikcom, Rabu (31/3).

 

Sumber


Jelang PSU Pilgub Kalsel, Muzani-Gus Irfan-Denny Ziarah Makam Syekh Al Banjari

denny

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama atau NU Hasyim Asyari, Gus Muhammad Irfan Hasyim, dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani serta cagub Kalsel Denny Indrayana berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Syekh Al Banjari). Mereka juga berkeliling Ponpes Tebuireng untuk memastikan kemenangan dalam pemilihan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel pada Juni 2021.

“Saya bersama calon gubernur dan calon wakil gubernur Denny Indrayana-Difriadi Darjat dipimpin oleh Gus Irfan baru saja berziarah ke makam Syekh Arsyad Al Banjari, pakunya Kalimantan Selatan, sebagai orang yang akan mendapatkan kepercayaan memimpin Kalimantan Selatan. Dan sebagai orang yang beragama, sepatutnya kita tetap berziarah ke orang-orang yang berjasa menanam kebaikan dalam kehidupan kita, dan salah satu ulama yang kita hormati adalah Syekh Arsyad Al Banjari,” kata Ahmad Muzani dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Muzani menyebut Gerindra sebagai partai pendukung Denny Indrayana-Difriadi Darjat ke depannya akan memperpendek jarak pemerintah dengan rakyat. Muzani ingin gubernur yang terpilih menjadi pelayan serta mendengarkan semua aspirasi masyarakat.

 “Tadi saya sudah menyampaikan kepada Prof Denny, bila dalam pemilihan suara ulang nanti Prof Denny jadi gubernur-H Difri jadi wakil gubernur, saya pesankan sekali-kali jangan pernah lupakan rakyat kecil di Kalimantan Selatan,” kata Muzani.
Muzani juga meminta Denny Indrayana-Difriadi Darjat, jika diberi amanah memimpin Kalimantan Selatan, seluruh masyarakat baik itu pendukung maupun bukan pendukungnya saat pilgub, harus dilayani.

“Di tangan Bapak, rakyat lemah bisa jadi kuat, di tangan Bapak yang setengah kuat bisa menjadi kuat, yang kuat bisa semakin kuat, yang belum pintar bisa menjadi rakyat yang pintar, orang yang pintar bisa menjadi lebih pintar. Di tangan Bapak, rakyat miskin bisa menjadi setengah kaya, jangan orang kaya tambah kaya, yang kaya dia-dia saja. Itulah kehidupan rakyat yang akan Bapak pimpin ke depan,” terangnya.

Muzani meminta seluruh kader Partai Gerindra dan seluruh partai koalisi untuk memenangkan Denny Indrayana-Difriadi Darjat dalam PSU mendatang.

 

Sumber


Diincar Jadi Basis Suara, Gerindra Yakin Jadi Partai Pemenang di Jatim

Diincar Jadi Basis Suara, Gerindra Yakin Jadi Partai Pemenang di Jatim12

Jawa Timur diincar DPP Gerindra sebagai basis suara dalam Pemilu Legislatif 2024 mendatang. DPD Gerindra Jatim yakin, pihaknya bisa menjadi partai pemenang.

“Dalam kegiatan konsolidasi di wilayah Mataraman, Sekjen DPP (Ahmad Muzani) memang minta khusus tugas, boleh dikatakan berat untuk melapis, selama ini basis gerindra di Jabar dan Banten, beberapa masukkan dari survei ada secercah harapan , Jatim ini bisa jadi basis Gerindra selain Banten dan Jabar,” ujar Plt Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat dikonfirmasi detikcom, Senin (29/3/2021).

Sadad yakin Gerindra bisa menjadi partai pemenang di Jatim. Dia melihat, masyarakat Jatim cenderung cair dan dinamis akan politik. Selain itu, fakta bahwa partai pemenang legislatif di Jatim selalu berubah dan dinamis.

Pemenang pemilunya gantian, PKB, Demokrat, PDIP. Sehingga itu menggambarkan sesungguhnya kultur pemilih di Jatim sangat cair dan dinamis,” terangnya.

Sadad mengaku, dirinya mendapat target 25 kursi di untuk DPRD Jatim. Saat ini, Gerindra memiliki 15 kursi di DPRD Jatim. Untuk kabupaten/kota, DPP Gerindra menargetkan setiap DPC memiliki kursi yang cukup untuk mengusung sendiri calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Sementara menanggapi survei Charta Politika terkait elektabilitas  Prabowo Subianto sebagai Capres meraih 19,6 persen dan paling tinggi, Sadad menilai hal itu merupakan realita di masyarakat.

Fakta yang berhasil dipotret dan menggambarkan realita sebenarnya akan figur Pak Prabowo. Sejak menteri, perjumpaan Pak Prabowo dengan masyarakat terbatas, tetapi faktanya hampir seluruh survei menaruh Pak Prabowo teratas,” terangnya.

Gerindra Jatim menyatakan akan mendukung Prabowo jika nantinya maju dalam Pilpres 2024.

“Kalau Pak Prabowo dalam kongres luar biasa yang diselenggarakan tahun lalu, seluruh kader minta kesediaan Pak Prabowo maju di Pilpres 2024, sudah disampaikan. Akan tetapi seluruh keinginan, usulan diterima, beliau masih fokus tugas sebagai Menteri Pertahanan, bukan fokus untuk nyapres. Belum konfirmasi kesediaan beliau, tapi beliau ucapkan terima kasih atas kepercayaan (kader),” tandasnya

 

Sumber


Gerindra Desak Aparat Tangkap Pengecut di Balik Bom Katedral Makassar

Gerindra Desak Aparat Tangkap Pengecut di Balik Bom Katedral Makassar

Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolalido – MH Thamrin, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) dikecam banyak pihak.

Aksi pengecut yang terjadi setelah ibadah Misa Palma, sekira pukul 10.30 WITA itu dinilai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani sebagai bentuk sikap intoleran atas keberagaman umat beragama. Mewakili Partai Gerindra, dirinya pun melayangkan kecaman keras terhadap para pelaku dibalik aksi bom bunuh diri tersebut.

“Aksi pengecut ini sangat kami sesalkan. Kami atas nama Partai Gerindra mengecam keras aksi teror para pelaku intoleran terhadap bangsa ini,” tegasnya dalam siaran tertulis pada Minggu (28/3/2021).

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada aparat berwajib untuk segera mengungkap tuntas sekaligus menangkap para pelaku, khususnya otak dibalik teror bom bunuh diri. Aparat berwajib pun diharapkannya dapat lebih memperketat pengawasan serta menjalankan langkah mitigasi agar aksi teror serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Aparat berwajib harus segera turun tangan, usut tuntas dan tangkap pelaku serta otak dibalik aksi terorisme ini,” ungkap Ahmad Muzani. “Mereka yang berada di balik aksi teror ini harus diganjar dengan hukuman maksimal karena sudah menodai persatuan dan kesatuan NKRI yang sangat kita cintai,” tegasnya.

Terkait aksi teror yang diketahui menewaskan seorang petugas keamanan gereja dan jemaah serta melukai sejumlah umat Kristiani yang tengah beribadah, dirinya menyampaikan bela sungkawa.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah katanya harus segera melayani seluruh pengobatan para korban, termasuk pendampingan trauma healing bagi mereka yang menjadi saksi teror bom bunuh diri