• Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Gerindra Soppeng Bagi-bagi Susu di SLB Botto

Gerindra Soppeng Bagi-bagi Susu di SLB Botto

Pengurus Partai Gerindra Kabupaten Soppeng bagi-bagi susu di Sekolah Luar Biasa (SLB), Jl Pakanrebete, Kelurahan Botto, Soppeng, Kamis (11/2/2016).

Beberapa jam sebelumnya, rombongan Gerindra Soppeng bagi-bagi susu di Sekolah Dasar Negeri 3  Lemba, Jl Kemakmuran, Kecamatan Lalabata.

Kegiatan Gerindra ini dalam rangka hari ulang tahun ke-8 Partai Gerindra.

“Mudah-mudah dengan pemberian susu milk dapat bermanfaat bagi anak-anak kita di SLB,” kata Ketua DPRD Soppeng, Andi Patappaunga, yang juga kader Gerindra Soppeng.

Guru SLB Soppeng, Iskandar, menyampaikan ucapan terima kasih atas sumbangan susu cair, Ultra Milk, Gerindra Soppeng.

“Mudah-mudahan SLB tetap dijadikan anjagsana berikutnya, amin,” kata Iskandar.

Ketua DPC Gerindra Sopppeng Nurul Safitry juga hadir di SLB.

Nurul turut menyuguhi siswa susu Ultra Milk.

Sumber


Alasan Fraksi Gerindra Tolak Revisi UU KPK

Alasan Fraksi Gerindra Tolak Revisi UU KPK

Dalam rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Rabu (10/2) malam kemarin, Fraksi Gerindra menjadi satu-satunya fraksi yang menolak revisi UU KPK. Menurut anggota Fraksi Gerindra, Desmond J Mahesa, salah satu alasan utama Gerindra adalah kurang detailnya alasan dilakukannya revisi tersebut.

Desmond menjelaskan, harusnya pengusul bisa lebih detail soal alasan perubahan UU KPK, terutama dalam empat poin. “Kenapa ada perubahan terhadap empat poin yang disepakati. Di sana akan ditemukan logisnya, mengapa ada revisi tersebut. Ini yang hari ini belum dipahami oleh kami di Gerindra,” ujar Desmond kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/2).

Desmond memberi contoh, untuk poin kewenangan penyadapan, Gerindra menilai belum ada naskah akademik yang secara jelas menyebutkan, KPK melakukan penyalahgunaan dalam kewenangan penyadapan. Pada poin kewenangan penyadapan ini, KPK nantinya diharapkan bisa meminta izin terlebih dahulu dengan Dewan Pengawas.

“Kalau penyadapan, harus izin ini-itu, luar biasanya KPK tidak ada lagi. Kemudian butuh pengawas, nah pengawasnya yang bagaimana, tidak ada, tidak ada penjelasan detail. Mekanisme ini yang harus terbuka,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut.

Kemudian terkait pemberian wewenang bagi KPK untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), Desmond menilai, harus ada kategorisasi yang jelas terkait hal ini. Penerbitan SP3 ini harus didukung penetapan dari bukti-bukti hukum yang ada. Jangan nantinya, ujar Desmond, SP3 ini menjadi semacam alat ATM dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu seperti yang terjadi di lembaga penegak hukum lainnya.

“Tentu KPK kan tidak seperti ini,” kata dia.

 

Sumber


Utang Indonesia Makin Meroket, Gerindra: Ini berbahaya

Utang Indonesia Makin Meroket, Gerindra,Ini berbahaya

Anggota komisi XI DPR RI, Heri Gunawan mengatakan bahwa Fraksi Partai Gerindra, khususnya di Komisi XI meminta pemerintah serius perhatikan arus utang luar negeri (ULN) yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Fraksi Partai Gerindra akan terus setia bersama rakyat untuk mengawal pemerintahan ini agar sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945” Ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (9/2).

ULN terus naik semenjak pemerintahan Jokowi berkuasa, terutama utang swasta yaitu sebesar 167,5 miliar dollar AS yang jauh lebih tinggi tinggi dari utang luar negeri pemerintah. Menurut Heri, utang itu memberi tekanan berat pada nilai tukar rupiah ketika The Fed menaikkan suku bunganya.

Untuk itu katanya, pemerintah harus serius dan berhati-hati terhadap aliran modal asing sebagai jalur masuknya utang, baik di pasar maupun di pasar obligasi. Bahkan, aliran modal itu jauh lebih tinggi dari aliran modal asing yang masuk di negara-negara tetangga seperti Philipina dan Thailand.

Politisi Gerindra ini berharap, BI juga harus berhati-hati melakukan intervensi pasar. mengingat cadangan devisa yang terus menipis dan adanya potensi distorsi di pasar uang. Dan  pemerintah untuk tidak jor-joran menerbitkan Surat Berharga Negara (SUN) yang menjadi pintu masuk kepemilikan asing atas kekayaan nasional.

“Saat ini, kepemilikan asing atas Surat Berharga Negara (SBN), meningkat dari Rp 558,65 triliun pada 4 Januari 2016 menjadi Rp 576,58 triliun pada 28 Januari 2016. Ini berbahaya jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, dalam rapat-rapat ke depan, Fraksi Partai Gerindra akan terus menyampaikan poin-poin krusial tersebut,” pungkasnya.

 

Sumber


GERINDRA AKAN SELALU BERSAMA RAKYAT

GERINDRA AKAN SELALU BERSAMA RAKYAT

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) merayakan hari jadinya yang ke-8 pada hari ini (8 Februari 2008 – 8 Februari 2016).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan di hari jadinya yang ke-8 ini, pihaknya bersyukur Gerindra sudah berhasil menjadi partai ketiga terbesar di Indonesia.

Lompatan peningkatan dukungan masyarakat, menjadi energi besar bagi perjuangan Gerindra. Capaian ini terwujud berkait kerja keras seluruh kader partai dari pusat hingga daerah.

“Momen hari ini juga kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaannya kepada Gerindra. Suara konstituen adalah suara rakyat yang sangat penting bagi kami untuk terus konsisten berjuang,” kata Fadli Zon kepada redaksi, Sabtu (6/2).

Wakil Ketua DPR ini mengungkapkan, Gerindra akan selalu berada bersama rakyat. Berada di luar pemerintahan bukan berarti membuat Gerindra lemah, justru semakin kuat dan bukti kekonsistenan untuk tetap berjuang membela kepentingan rakyat.

“Gerindra akan semakin mengkonsolidasikan dirinya sebagai partai yang modern, terbuka, profesional, dan konsisten dalam memperjuangkan agenda agenda kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, Gerindra juga mengajak seluruh elemen bangsa, terutama yang duduk sebagai eksekutif, legislatif dan yudikatif, untuk bahu membahu berkerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Tantangan dan kesulitan ekonomi yang rakyat rasakan saat ini, pasti dapat diatasi jika ada keseriusan dan keberpihakan perjuangan kepada kepentingan rakyat,” demikian Fadli Zon.

 

Sumber


Setia Berjuang Untuk Indonesia!

Setia Berjuang Untuk Indonesia

Menjelang HUT Gerindra ke-8: “Setia Berjuang Untuk Indonesia!”

Menjelang HUT Gerindra ke-8 yang akan jatuh pada tanggal 6 Februari 2016 mendatang, kami segenap keluarga besar Partai Gerindra ingin mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh para kader Gerindra khususnya serta para pendukung, simpatisan dan relawan yang telah membesarkan Gerindra.

Kami akan terus berusaha mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa, yaitu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahwa bangsa ini dapat berdaulat sepenuhnya, tidak ada lagi kesenjangan antara si kaya dan si miskin serta kekayaan alam Indonesia, dapat digunakan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat.

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas perjuangan, kesetiaan dan jerih payah para kader, relawan, pendukung dan simpatisan yang telah berjuang bersama kami untuk terus menjadi benteng terakhir menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


703 Pages123...10...Last »