• Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra
  • Slide Partai Gerindra

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?

Setia Berjuang Untuk Indonesia!

Setia Berjuang Untuk Indonesia

Menjelang HUT Gerindra ke-8: “Setia Berjuang Untuk Indonesia!”

Menjelang HUT Gerindra ke-8 yang akan jatuh pada tanggal 6 Februari 2016 mendatang, kami segenap keluarga besar Partai Gerindra ingin mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh para kader Gerindra khususnya serta para pendukung, simpatisan dan relawan yang telah membesarkan Gerindra.

Kami akan terus berusaha mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa, yaitu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahwa bangsa ini dapat berdaulat sepenuhnya, tidak ada lagi kesenjangan antara si kaya dan si miskin serta kekayaan alam Indonesia, dapat digunakan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat.

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas perjuangan, kesetiaan dan jerih payah para kader, relawan, pendukung dan simpatisan yang telah berjuang bersama kami untuk terus menjadi benteng terakhir menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Tolak Revisi UU KPK, Fadli Zon: Di Paripurna Kami Sendirian

Tolak Revisi UU KPK, Fadli Zon,Di Paripurna Kami Sendirian

Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengakatan bahwa Gerindra menolak revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Di dalam paripurna kami sendirian, jadi akhirnya diambil keputusan untuk revisi UU itu. Kita lihat UU itu akan memperkuat atau memperlemah KPK,” ujar Fadli, Senin (2/1/2016).

Meski begitu, Fadli mengakui ada beberapa hal yang perlu direvisi terkait kewenangan KPK dalam pemberantasan korupsi. Misalnya tentang penambahan kewenangan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Hal tersebut menurut Fadli harus ada demi keadilan.

“Bisa saja KPK salah kan. Terbukti pada beberapa pra peradilan KPK dikalahkan,” katanya.

Selain itu dia juga menyoroti masalah kewenangan KPK dalam penyadapan. Ia mengatakan bahwa perlu ada Standard Operating Procedure (SOP) yang mengatur masalah penyadapan.

Seharusnya KPK hanya menyadap orang-orang tertentu yang sudah memiliki indikasi melakukan tindak pidana korupsi atau KPK sudah mengantongi surat perintah penyidikan (sprindik) atas orang tersebut.

Hari ini, Senin (2/1/2016), Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat memulai tahapan awal pembahasan revisi UU KPK.

Ada empat hal utama yang diusulkan, yakni pembentukan dewan pengawas KPK, penambahan kewenangan SP3, pengaturan tentang penyadapan, dan kewenangan bagi KPK untuk mengangkat penyidik sendiri.

 

Sumber


Fadli Zon Minta Gerindra Usung Kader Internal untuk Pilkada DKI Jakarta

Fadli Zon Minta Gerindra Usung Kader Internal untuk Pilkada DKI Jakarta

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra,Fadli Zon menyebutkan pada gelaran Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017, dia berharap partainya mengusung kader internal.

“Kami maunya (mengusung) dari kader Gerindra,” kata Fadli Zon usai acara peluncuran buku Mochtar Riady di Hotel Aryaduta Prapatan, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Namun, ketika ditanya lebih detail nama calon kader yang hendak diusung untuk melawan Basuki Tjahaja Purnama, Fadli Zon masih belum mau menyebutkan.

Menurutnya, saat ini partai pimpinan Prabowo Subianto itu tengah menyaring bakal calon untuk maju pada 2017 mendatang.

“Nanti kita lihat saja. Ini masih tahap awal, masih jauh, mudah-mudahan akan lebih mengerucut,” kata Fadli.

Saat ini, sudah muncul beberapa nama yang rencananya maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017, beberapa di antaranya adalah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan pengusaha muda, Sandiag Uno.

 

Sumber


Pemerintah Mampu Enggak Konsolidasi Kekuatan?

Pemerintah Mampu Enggak Konsolidasi Kekuatan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku, partainya tak mempersoalkan keputusan politik yang diambil Partai Golkar dalam Rapat Pimpinan Nasional, Senin (25/1/2016).

Salah satu keputusan Rapimnas yaitu Golkar mendukung pemerintahan Joko Widodo- Jusuf Kalla.

“Setiap parpol memiliki kewenangan memposisikan sendiri, saya kira tidak ada masalah toh selama ini kita tidak ada kaitan dengan positioning itu,” kata Fadli, di Kompleks Parlemen, Selasa (26/1/2016).

Menurut dia, yang menjadi persoalan saat ini bukanlah sikap politik yang diambil Golkar tersebut.

Melainkan, kepiawaian pemerintah dalam mengelola dukungan politik yang diberikan parpol.

“Ini masalah leadership, bukan jumlah parpol yang mendukung. Pemerintah mampu tidak konsolidasi kekuasaannya menjalankan agenda-agenda yang sudah menjadi program?” ujar dia.

Wakil Ketua DPR itu, menegaskan, dukungan politik yang diberikan Golkar tidak serta merta akan membuat Koalisi Merah Putih akan hilang.

Sebab, meski mendukung pemerintah, Golkar telah menyatakan diri tetap berada berada di KMP.

“Kalau Gerindra sendiri sejak awal tetap di luar pemerintah,” kata Fadli.

 

Sumber


Kontrol ke Pemerintah Makin Lemah

Kontrol ke Pemerintah Makin Lemah

Partai Gerindra menghormati perubahan sikap politik Partai Golkar yang menjadi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Namun, bergabungnya Golkar ke kubu pemerintahan ini disayangkan Koalisi Merah Putih (KMP).

“Kontrol terhadap pemerintah makin lemah,” ujar Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (26/1).

Perubahan arah politik Partai Golkar membuat partai pendukung KMP hanya menyisakan Gerindra dan PKS. Muzani mengatakan, ia tidak bisa memperkirakan efektivitas kontrol terhadap pemerintah jika hanya dua parpol yang menjadi oposisi.

Menurut dia, sebagus apa pun kinerja pemerintahan, seharusnya tetap memerlukan kontrol yang kuat dan baik. “Tanpa kontrol, pemerintah bisa semena-mena,” katanya.

Ketua Fraksi Gerindra di DPR ini menambahkan, Gerindra tidak akan mengikuti manuver politik yang dilakukan oleh Golkar. Gerindra dan PKS menegaskan tetap loyal berada di KMP. Dua partai ini akan menjalankan fungsinya sebagai penyeimbang pemerintah, memerankan fungsi check and balance.

 

Sumber


702 Pages123...10...Last »